Apakah orang ateis bisa jatuh cinta?

Dilihat 474 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Ada angggapan yang salah dalam pertanyaan ini. Seorang ateis tidak percaya pada Tuhan karena mereka membutuhkan bukti. Seorang ateis, sama seperti orang - orang lainnya, tidak mempercayai sesuatu yang tidak ada buktinya. Ini mencakup berbagai hal, seperti peri, unicorn, dewa, malaikat, dajjal, dll.


Jadi kamu bukannya tidak percaya Tuhan karena kami membutuhkan bukti. Kami memang tidak percaya pada Tuhan. Kalau seseorang ingin agar kami percaya pada Tuhan, maka ya, kami akan meminta sebuah bukti yang meyakinkan bahwa ada sesuatu yang harus dipercaya. 


Apakah orang ateis bisa jatuh cinta? Yang benar saja! Apa hubungannya ini dengan tidak percaya pada Tuhan? Ini sama saja seperti menanyakan, "Kalau seorang ateis tidak percaya pada Tuhan, apakah mereka dapat menikmati makanan yang enak?" atau "Kalau seorang ateis tidak percaya pada Tuhan, menurut mereka darimana mimpi itu berasal?" atau "Kalau seorang ateis tidak percaya pada Tuhan, apakah mereka percaya pada kutub utara?" atau "Kalau seorang ateis tidak percaya pada Tuhan, dapatkah mereka menghargai puisi yang indah?". Sesuatu yang abstrak bukannya tidak ada.


Emosi bukannya tidak ada. Sebuah tempat yang belum pernah dikunjungi oleh seorangpun bukanny tidak ada. Di sisi lain, mitos dianggap sebagai sesuatu yang tidak ada karena tidak adanya bukti akan keberadannya. Inilah kenapa orang ateis tidak percaya pda Tuhan, tapi tidak memiliki masalah dengan hal yang abstrak seperti cinta, dimana terdapat beberapa bukti, atau bahkan hal yang tidak terlihat seperti atom, yang juga terdapat beberapa bukti.


Kalau seorang ateis bisa jatuh cinta, bagaimana mereka mengetahuinya? Bagaimana seorang ateis mengetahui bahwa dia sedang jatuh cinta? Apakah dia harus mempercayai jiwa untuk mengetahui bahwa dia sedang jatuh cinta? Menurut saya ini pertanyaan yang konyol. 


Intinya: Saya berusia hampir 80 tahun. Saya sudah menjadi seorang ateis sejak saya berusia 9 atau 10 tahun. Saya jatuh cinta dengan seorang wanita yang menjadi istri saya ketika saya pertama kali bertemu dengannya. Kamu sudah menikah selama 56 tahun dan akan terus berlanjut.

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang