Apakah yang melatarbelakangi seseorang pergi ke tempat dugem?

Dilihat 867 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1



Dunia Gemerlap. Ya, dunia gemerlap atau dugem, tidak asing lagi bukan kata ini di telinga Anda? Aktivitas yang satu ini kerap dilakukan oleh kalangan muda atau anak-anak muda sekarang. Pastinya kegiatan ini dilakukan di malam hari ya ;) dan jika ditanya alasan yang melatarbelakanginya… waah sudah pasti jawabannya sungguh beragam. 


Kehidupan malam dan segala aktivitasnya bukan hal yang asing lagi di tengah masyarakat kita, apalagi di jantung ibukota Jakarta, banyak spot atau tempat dugem yang kerap bisa dikunjungi dan tetap menggeliat ramai walaupun waktu telah beranjak larut. 


Seperti tidak peduli dengan gelapnya malam, tempat-tempat seperti ini tetap berdenyut dengan kencang mengikuti pergerakan orang-orang yang ada di dalamnya, bahkan bisa dikatakan semakin malam akan semakin ramai. Semakin seru, semakin fun! Begitulah kira-kira yang mereka katakan untuk mengekspresikan perasaan mereka ketika sedang menikmati dugem.


Dugem identik dengan pesta. Hentakan musik yang dimainkan para Disc Jokey (DJ) memiliki peran yang penting untuk ikut membangun dan menghidupkan susasana di dalamnya. Musik yang asyik pastinya harus dapat membuat para pengunjung mengikuti “dentumannya”. 


Party Goers, yaitu salah satu sebutan yang biasa disematkan untuk mereka yang senang dengan kegiatan ini. Lampu berwarna-warni, pencahayaan yang unik, botol-botol minum, dentuman musik yang keras, dan tentunya keramaian orang atau yang biasa disebut dengan crowd, tentunya bukan hal yang asing lagi ya bagi Anda yang senang dugem, hal-hal itu yang akan kita temui ketika berdugem ria. 


Lalu, sebenarnya apa sih motivasi atau yang melatarbelakangi seseorang untuk ikut dugem? Nah... jika ditilik satu persatu, jawabannya memang beragam. Berbeda orang akan berbeda alasan. Untuk lebih jelasnya, simak yuk uraian di bawah ini hingga tuntas..




Kehidupan Malam Di Kota


Kehidupan malam dan segala hingar bingar di dalamnya termasuk dugem tentunya selalu menjadi sebuah hal yang menarik untuk diperbincangkan. Apalagi di kota metropolitan seperti Jakarta, geliat kehidupan tak pernah surut meski terang sudah berganti gelap. 


Tidak pernah ada habisnya jika kita membahas dunia malam di jantung ibu kota ini. Jakarta menawarkan banyak sekali tempat hiburan malam yang ramai dikunjungi oleh berbagai macam kalangan dengan beragam usia mulai dari mahasiswa sampai mereka pekerja kantoran, bahkan para pengunjung bisa berasal dari luar daerah Jakarta. 


Kota ini merupakan kota yang tidak pernah tidur, 24 jam terus menerus menjalankan berbagai aktifitasnya, termasuk pekerjaan di tempat hiburan malam. Harus diakui wisata malam di Jakarta menjadi tempat atraksi yang memiliki banyak peminat, salah satu wisata malam tersebut adalah dugem.




Dugem merupakan “kegiatan” yang tidak pernah sepi peminat dari berbagai kalangan. Dugem bisa dikatakan sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan menjadi konsumsi sebagian besar masyarakat yang disebut kehidupan malam di Jakarta. 


Dugem biasanya dilakukan di berbagai tempat hiburan malam seperti bar, klub, diskotik yang dimulai dari malam hingga dini hari. Banyak hal yang dapat dinikmati oleh para party goers atau clubbers (sebutan untuk mereka yang senang menjelajah ke klub-klub malam). Musik yang dimainkan DJ, penampilan dancer, live music, penampilan para musisi hingga menikmati alkhohol dan ikut turun ke floor (lantai dansa) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas hiburan malam. 


Tidak dapat dipungkiri, biaya yang harus dikeluarkan untuk dapat masuk ke tempat-tempat hiburan ini memang terbilang cukup mahal, namun tetap saja tempat seperti ini tidak pernah sepi pengunjung. Seseorang rela mengeluarkan uang cukup banyak dalam semalam untuk menikmati hiburan seperti ini, bagi mereka uang bukanlah perkara utama, yang terpenting mereka dapat merasakan nikmat dan kesenangan terbebas dari kepenatan sehari-hari.


Ada beberapa tempat dugem di Jakarta yang selalu ramai dikunjungi, tidak hanya di akhir pekan, namun di hari biasa pun tempat-tempat ini kerap tidak kehabisan pengunjung. Sebut saja: Exodus di Bilangan Kuningan city, Colosseum Club, Immigrant di Plaza Indonesia, Dragonfly di Graha BIP, X2 di bilangan Plaza Senayan, Blowfish di Wisma Mulia dan masih sangat banyak lagi. 


Seperti yang telah disebutkan di atas, untuk dapat masuk dan menikmati berbagai sajian di dalamnya, Anda harus merogoh kocek yang tidak sedikit. Dan jika ditelusuri alasan mengapa seseorang rela menghabiskan waktu dan biaya untuk pergi mencari hiburan malam seperti ini, akan kita temukan beragam jawaban. Satu hal yang pasti, melepas penat, lelah dan mencari kesenangan adalah jawaban yang mendominasi sebagian besar pengunjung. 


Namun apakah benar kesenangan dan kebahagiaan yang didapat setelah pergi ke tempat-tempat seperti ini akan sungguh bisa dirasakan?



Tujuan Dugem


Sebenarnya untuk memberikan jawaban pasti mengenai tujuan seseorang pergi ke tempat dugem tidak bisa di generalisasikan secara umum. Manfaat yang didapat dengan seringnya dugem ke tempat-tempat seperti itu memang tidak bisa terlihat secara kasat mata. 


Namun, berbeda orang pasti berbeda pendapat. Hingar-bingarnya musik, turun ke lantai dansa, bersentuhan dengan alkohol, dan bertemu dengan kerumunan orang, mungkin memberikan sensasi tersendiri untuk sebagian orang. Namun, bertanyalah pada diri sendiri, benarkah semua ini memberikan kebahagiaan atau ini hanya kesenangan sesaat?.


Tidak dapat dipungkiri, sebagian besar orang mungkin mengikuti gaya hidup malam seperti ini berawal dari mengikuti kebiasaan teman-teman sekitar. Di masyarakat kita masih terdapat semacam persepsi bahwa jika pergi dugem itu akan terkesan keren, gaul dan “kekinian”. 


Oleh karenanya, jika ditelisik lebih lanjut, sebenarnya banyak diantara mereka yang pergi ke tempat ini hanya karena ingin mengikuti “gengsi” dan karena adanya tekanan ingin diterima di suatu kelompok pertemanan tertentu. Alasan yang satu ini paling sering ditemukan pada kelompok usia remaja tertentu atau mahasiswa. Karena memang pada usia tersebut ikatan pertemanan dan berkelompok merupakan salah satu motivasi utama dalam pergaulan, sehingga berawal dari sekedar mengikut teman dan melepas penat dari tugas perkuliahan, maka pergi dugem dapat menjadi candu tersendiri bagi mereka.


Di sisi lain, sebagian besar para clubbers ini menyatakan bahwa motivasi atau tujuan utama pergi dugem adalah hanya untuk sekedar bersenang-senang, untuk melepas rasa jenuh dan penat, untuk menyeimbangkan diri dengan tekanan dan rutinitas pekerjaan yang padat. Dengan menikmati alunan music DJ, bergoyang, berkumpul dengan kawan-kawan dan dilengkapi dengan aneka minuman, maka kepuasan akan didapatkan. 


Faktanya, mereka yang sudah merasakan kecanduan akan hiburan malam, akan rela menghabiskan banyak uang dan menyita waktu istirahat hanya demi bersenang-senang Ya, sekali lagi, berbeda orang akan berbeda alasan dan berbeda tujuan.





Satu hal yang pasti, pilihan hiburan apapun yang Anda inginkan sangat bergantung pada diri Anda sendiri. Jangan terbawa dengan apa yang orang lain lakukan dan pilihkan untuk Anda. Kita tidak dapat menutup mata bahwa kini hiburan dunia malam semakin marak dan semakin menggoda, banyak cara dilakukan untuk menarik minat pengunjung, bahkan tidak dapat dipungkiri segala hingar bingar dan aktivitas yang ada didalamnya dilakukan dengan bebas tanpa adanya rasa takut dan juga rasa malu. 


Pikirkan ulang dan tanyakan pada diri sendiri apakah benar kebahagian dapat dirasakan dan banyak manfaat yang didapatkan dengan sering berwisata malam? Nah, Anda sendiri yang tahu pasti jawabannya!


Pada faktanya lingkungan dan teman memang sangat memberikan pengaruh besar terhadap diri Anda, oleh karenanya kecerdasan dan kepercayaan diri yang kuat dibutuhkan untuk memagari diri agar tidak terjebak pada sesuatu yang terlihat membahagiakan namun sebenarnya palsu. Saya yakin Anda cukup cerdas dan memiliki keyakinan yang kuat untuk memilih sesuatu yang benar-benar bermanfaat untuk diri Anda sendiri. Selamat Mencoba!


Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang