Apakah penderita artrosis leher atau osteoartritis diperbolehkan berenang? Apakah dampaknya bagus atau berbahaya karena gerakan memutar yang berulang pada leher?

Dilihat 1,05 rb • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Jika anda muda dan sehat, dan tidak berhalangan untuk berenang, mungkin tidak masalah. Tergantung pada status osteoartritis anda. Terlebih lagi, itu bergantung pada status peradangan osteoartritis anda. Status ini dipengaruhi oleh interaksi mikrobiota dengan tubuh di dalam pencernaan. Status osteoartritis dihubungkan dengan daya tahan insulin. Statusnya juga dipengaruhi oleh penuaan. Banyak informasi yang diterbitkan terkait masalah ini setiap harinya.


Pertama-tama saya akan berbicara tentang bagaimana sistem imun anda bekerja. Tidak ada ilmu kimia yang sulit disini, hanya prinsip-prinsip umum. Sistem ini bekerja seperti pembelahan nuklir ala bola ping-pong. Tapi dalam biokimia, mereka menyebutnya “biochemical cascades


Youtube: https://youtu.be/XIvHd76EdQ4


Satu area peradangan yang kecil, dan satu saja molekul mediator peradangan, kemudian semuanya terjadi. Pada awal demonstrasi ini, semuanya nampak teratur dan biasa. Di akhir, semuanya berantakan. Semacam inilah rasanya peradangan artritis. Banyak lagi yang masih mencoba menengahi dan mengurangi proses aliran ini. Mediator (penengah) mencoba melambatkan proses ini dan mengatur sekelilingnya. Pemicunya kemudian menggerakkan alirannya. Pemicu ini bekerja berlawanan arah dari apa yang saya sebut 'inhibitor'. Jika anda ingat video di atas, bola pertama yang dilempar ke dalam tangki tidak melakukan apa-apa. Seperti inilah inhibitor saat bekerja. Bola kedua bertindak sebagai pemicu. Bola kedua ini memicu aliran biokimianya. Dalam artritis, di suatu tempat, terdapat pemogokan. Regulatornya rusak. Inhibitor biokimia ini gagal menghentikan alirannya. Dan keadaan pun kacau. Cedera jaringan kecil juga dapat memicu. Saat ini terjadi, alirannya pun dimulai. Peradangannya mulai dengan kencang. Dan rasa sakit adalah indikasi pertama dimana ada sesuatu yang salah. Rasa sakit adalah kuncinya. Rasa sakit adalah satu-satunya sinyal yang anda miliki untuk memberitahu apa yang terjadi. Semua teori dari artritis berputar pada aliran biokimia dan inhibitor peradangan yang mencoba melambatkan aliran (atau lebih baik - mematikan benda yang tidak perlu menyala). Kompleksitas ini adalah tugas bagi ilmuwan medis untuk dipecahkan.


Disini, yang ingin kita ketahui adalah: "Apakah anda bisa berenang? Dengan aman?" Selanjutnya, pahamilah ini: rasa sakit adalah teman anda (hal ini akan masuk akal nantinya). Cytokin yang mengendalikan pengalaman rasa sakit di tubuh anda terhubung dengan cedera jaringan. Peradangan adalah langkah pertama dalam menyembuhkannya, namun semuanya tidak seimbang, tidak bekerja dengan benar. Rasa sakit sendirilah yang membuat anda sadar bahwa cedera telah terjadi. Rasa sakit dihubungkan dengan inhibitor biokimia dan ini memicunya. 


Ada dua macam rasa sakit pada osteoartritis. Keduanya muncul dari peradangan subklinis. Pertama adalah rasa sakit menetap yang anda rasakan saat pertama kali mencoba bergerak. Jika anda bangun dari tidur dan mencoba berdiri rasanya sakit. Jika anda duduk di kursi terlalu lama mencoba berdiri, sakit juga. Kuncinya disini adalah bahwa rasa sakit ini bisa pergi. Rasa sakit ini hanyalah dasar yang berlaku bersama peradangan subklinis. Anda bisa memutar bahu dan melakukan gerakan sederhana lainnya untuk mengusir rasa sakitnya. Anda bisa mengeluarkan rasa sakitnya dari tubuh anda. Bahkan jika anda cukup aktif, anda mengetahuinya dan sudah melakukannya. Anda bisa mengeluarkan sakitnya dari tubuh anda. Jenis rasa sakit kedua datang belakangan, saat beraktivitas. Ini adalah rasa sakit kinetik, dari cedera kinetik subklinik yang terjadi pada jaringan. Dengan pergerakan ada gesekan, gosokan, dan seringkali getaran memantul pada sendi. Ini terjadi pada lutut anda selagi berlari. Hal ini memicu cedera lokal yang kecil pada sendi. Pada sendi normal tanpa artritis, cedera kecil ini akan sembuh tanpa masalah. Cederanya akan sembuh secara alami dan tanpa rasa sakit. Bahkan, mungkin tidak terasa. Tetapi efek olahraganya-lah yang mengkhawatirkan. Pada artritis, cedera kinetik kecil ini menyebabkan aktifnya pemicu biokimia, yang mengaktifkan aliran artritis biokimia yang tidak teratur dan terlalu aktif. Dan hasilnya adalah lutut yang panas meradang.


Pada leher, ada banyak tulang dan sendi. Bahkan cedera kinetik kecil sekalipun dapat menyebabkan rasa sakit yang kuat. Jika sendi di leher anda menjadi panas terlalu lama, tulang dan sendinya akan merapuh. Dan inilah saat dimana masalah yang sebenarnya dimulai.


Poin kunci: jika anda membuat merasakan sakitnya, sebaiknya anda lebih siap dalam mengatasi artritis anda. Pertama, atur rasa sakit yang menetap. Apakah anda memperhatikan jika sendi anda lebih tidak sakit saat cuaca lebih hangat? Jika ya, tetaplah menghangatkan diri. Saat anda tidur, bungkus diri anda supaya suhu tubuh anda naik setidaknya setengah derajat. Jangan sampai kedinginan. Sel-sel macrophage dan dendritic diketahui berfungsi lebih baik saat 'udara hangat'. Sel-sel ini nampaknya melambatkan aliran biokimia dalam cara tertentu. Jadi tetaplah hangat saat anda duduk atau beristirahat. Jika ini berfungsi bagi anda, terus lakukan. Jika tidak, dengarkan dokter anda dan cobalah cara yang lain. Ini hal yang amat sederhana, tetapi berfungsi bagi beberapa orang. Jika sendi anda panas dan meradang, anda tidak punya pilihan kecuali menemui dokter dan menyembuhkan sakitnya secara medis. Rencana ini BUKANLAH untuk sendi yang sudah memanas dan radang. Jika artritis anda sudah seburuk itu, pengobatan medis hanyalah satu-satunya pilihan. Kedua, atur rasa sakit kinetik yang muncul dengan beraktivitas. Jika anda bisa berjalan tanpa kesakitan, lanjutkan. Jika ya, berhenti! Sederhana sekali. Jika lutut anda sakit, tidak masalah untuk menggosoknya. Gosokan akan meningkatkan sirkulasi dan meredakan sakit. Tetapi tidak usah melakukannya jika lutut anda sudah merah dan meradang. Menggosoknya akan membuatnya lebih buruk, juga membuatnya semakin sakit.


Kuncinya adalah waspada dan moderasi. Jika anda bebas dari rasa sakit dan sendi anda bergerak tanpa sedikitpun rasa sakit kinetik, perbanyak bergerak! Tingkatkan level aktivitas anda secara perlahan dan aman. Tetapi jika sendi mulai sakit, berhentilah. Bahkan sedikit rasa sakit saja sudah keterlaluan. Stop! Urusi dulu rasa sakitnya. Lakukan peregangan atau pijatan apapun yang bisa meredakan rasa sakit anda. Biasanya hanya dengan meningkatkan sirkulasi darah di area tersebut, sakit yang sedikit bisa hilang. Tidak perlu banyak waktu. Kemudian teruskan bergerak. Kalau sakit lagi, berhentilah, lakukan lagi. Kegiatan ini hanya berlaku bagi orang yang memiliki masa bebas dari rasa sakit. Tidak ada rasa sakit yang kronis dan konstan, tanpa sendi yang panas, dan tanpa penggunaan obat anti-radang.


Sayangnya, beberapa orang terus-terusan kesakitan. Kegiatan ini mungkin bukanlah untuk mereka. Tetapi anda bisa mencoba sekali atau dua kali saat mulai bebas dari rasa sakit. Jangan coba ini jika anda sudah terlanjur merasakan sakit yang kronis dan terus membutuhkan pengobatan. Hanya dokter anda yang bisa mengatasi rasa sakit dan peradangan kronis yang menjadi  sangat kritis. Kegiatan ini bagus bagi yang masih muda. Tetapi tidak ada jaminan. Tidak ada bagian dari aktivitas ini yang dapat ditolak dokter anda, terutama karena aktivitas ini mengasumsikan anda, sang pasien, bebas dari rasa sakit dan relatif sehat sejak awal. Dan aktivitas ini belum dibuktikan dengan kepastian medis yang tinggi. Jadi, selalu ikuti saran dokter anda terlebih dulu. Jadi, saat aktivitasnya berfungsi, cobalah. Jika terus berfungsi, jangan berhenti. Jika anda memiliki rasa sakit kronis yang membutuhkan pengobatan, lakukan hanya yang dikatakan dokter hingga kekebalan tubuh anda stabil. Tidak ada pergerakan atau pijatan apapun yang dapat membantu jika sistem imun anda terlalu berantakan.


Ikuti saran dokter anda. Hal ini hanyalah catatan sampingan yang melibatkan intervesi non-provokatif dan tidak penting. Jika lutut atau tumit anda bebas dari rasa sakit, dan jika anda berjalan sejauh 30 meter dan merasakan sakit, berhenti! Duduklah sejenak untuk memijat sakitnya. Jika sakitnya dapat reda dengan cepat, teruslah berjalan. Selama rasa sakitnya dapat hilang secepat ia datang, anda dapat meningkatkan aktivitas secara perlahan. Ini mungkin dapat memberi ukuran bagi orang dalam meningkatkan aktivitas bebas rasa sakit mereka.


Soal berenang: aturannya sama, kegiatannya sama. Tetapi berkonsultasilah pada dokter anda. Berenang bisa jadi lebih berbahaya dari berjalan kaki atau gerakan ringan lainnya. Berenang membutuhkan banyak gerakan leher, jadi mungkin berenang tidak diperuntukkan bagi semua orang. Jika sekarang anda bisa berenang tanpa rasa sakit, anda bisa memikirkannya. Tetapi diskusikan semuanya dengan dokter anda terlebih dahulu! Ingat: SELALU ikuti nasehat dokter anda.

Terjawab 12 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang