Apakah penghitungan kalori benar - benar bekerja?

Dilihat 1,93 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Saya membaca pada banyak blog - blog dan situs - situs bahwa menurunkan berat badang itu hanya tentang mengkonsumsi lebih sedikit kalori dibanding yang kamu bakar. Kalau kita mengacu pada hal itu, tidak menjadi masalah apa yang kamu makan, selama kamu memperhatikan jumlah kalori yang kamu konsumsi. 


Banyak orang yang mengatakan bahwa kunci dari menurunkan berat badan adalah dengan mengukur jumlah kalori yang kamu makan setiap hari lalu konsumsilah kalori lebih rendah dari itu. Menurut saya, ini adalah saran yang sangat buruk. Penghitungan kalori tanpa mempertimbangkan jenis makanan yang kamu makan tidak akan berhasil membantumu menurunkan berat badan.


Saya yakin kamu juga tahu bahwa saat ini banyak orang yang melakukan penghitugan kalori. Kamu dapat mengenali mereka dengan mudah karena mereka terus - menerus kelaparan, terobsesi dengan makanan, kelelahan dan gampang tersinggung. Hadiah yang mereka dapatkan dari menjalani hidup mereka adalah kondisi - kondisi tersebut, kalau mereka beruntung, mungkin juga penurunan berat badan secara perlahan, atau mungkin penurunan sebanyak 1 kg setiap dua minggu. Tapi kebanyakan dari berat badan yang turun tersebut akan naik kembali, saat mereka makan secara berlebihan, setiap minggunya.


Saya belum pernah bertemu seorangpun yang mengalami kesuksesan jangka panjang dalam mengelola berat badannya, hanya dengan memperhatikan konsumsi kalori mereka, tanpa mempertimbangkan jenis makanan yang mereka makan. 


kalori - empat sehat lima sempurna


Ada banyak alasan kenapa penghitungan kalori tidak berhasil dan ada banyak penjelasan yang rumit dan teknis yang dapat kamu temukan di situs ini. Coba cari diskusi mengenai indeks glikemik, toleransi insulin, dan penurunan metabolisme.


Dalam jawaban ini, saya tidak akan mengguanakan istilah - istilah di atas. Tapi saya akan menjelaskan kenapa penghitungan kalori bukan metode yang baik untuk menurunkan berat badan dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti dan beberapa contoh sederhana.


Beberapa jenis makanan yang kamu konsumsi membuatmu kenyang dan memberimu energi untuk waktu yang lebih lama meskipun mengandung lebih sedikit kalori dibanding jenis makanan lainnya. Biasanya, makanan yang mengandung banyak gula atau karbohidrat olahan tidak cepat membuatmu kenyang dan rasa kenyangnya pun tidak bertahan lama. 


Salah satu contoh yang ekstrim dan sering diikuti, misalnya kamu sarapan di restoran Donat Krispy Kreme. Untuk mulai merasa kenyang setelah melewati malam yang berlalu dengan cepat, kamu harus makan 3 buah donat dan secangkir kopi dengan gula untuk mengkonsumsi sekitar 800 kalori. Kalau target kalori per harimu adalah 2300 kalori, kamu sudah mengkonsumsi lebih dari sepertiga bagian konsumsi kalori harianmu. Sebenarnya itu bukan hal yang buruk jika makanan lezat tersebut dapat membuatmu merasa nyaman sampai makan siang.




Tapi sayangnya tidak demikian. Kalau sarapan manismu itu berakhir pada jam 7 pagi, kamu akan mulai merasa lapar lagi pada jam setengah 10 atau jam 10. Sedangkan waktu makan siang masih 2 jam lagi. Jadi pilihanmu adalah mulai ngemil atau menahan lapaar selama 2 jam. Kamu pekerjaanmu membutuhkan fokus, mungkin tidak banyak pekerjaan yang bisa kamu selesaikan antara jam 10 - 12. Kamu akan menjalani hidupmu dengan merasa seperti itu sampai akhirnya kamu akan mulai makan secara berlebihan dan beratmu naik kembali. 


Di sisi lain, kalau sarapanmu terdiri dari telur, daging tanpa lemak, dan gandum utuh, kamu akan merasa kenyang dengan mengkonsumsi 600 kalori. Yang lebih penting lagi, 600 kalori tersebut tidak akan membuatmu harus menahan lapar sampai dengan siang hari. Jadi kamu bisa menghindari diri dari mengemil dan tetap memiliki energi yang cukup unttuk bekerja sampai siang hari. 


penghitungan kalori


Masalah lainnya terkait dengan berusaha menurunkan berat badan hanya dengan mengurangi asupan kalori adalah, tubuhmu akan merespon terhadap penurunan kalori yang kamu konsumsi dengan memperlambat metabolismemu sehingga kalori yang terbakar semakin sedikit. Hal tersebut akan membuat kamu merasa lelah dan lemah.


Orang - orang yang memperhatikan asupan kalori mereka dengan mengesampingkan jenis makanan yang mereka makan seringkali menghindari aktifitas fisik sebisa mungkin. Sekalipun mereka berolahraga, mereka tidak akan melakukannya ketika mereka merasa terlalu lapar dan banyak menonton TV untuk mengalihkan pikiran mereka dari rasa lapar. Jadi semakin sedikit mereka makan, semakin sedikit kalori yang terbakar. Jadi, jenis makanan yang kamu makan itu penting.


Orang - orang yang mengatakan bahwa kamu bisa menurunkan berat badan hanya dengan makan kacang jelly, selama kamu tidak makan terlalu banyak salah besar. Ada banyak sekali pola makan yang dapat kamu ikut yang didasarkan pada memakan jenis makanan yang tepat dan mengkonsumsi kombinasi karbohidrat, protein dan lemak yang benar. Masing - masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri - sendiri. Kamu bisa membaca salah satu artikel yang bagus di sini


Jadi intinya, hanya melakukan penghitungan kalori saja tidak bisa membantumu menurunkan berat badan.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang