Apakah pernikahan tidak perlu lagi dalam masyarakat modern ?

Dilihat 1,13 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Terus terang saja, pernikahan tidak lagi penting, setidaknya untuk sebagian orang

Maksud saya, dalam arti luas, pernikahan adalah salah satu, atau dua-duanya dari dari hal di bawah ini :


  • Sebuah pernyataan cinta dan komitmen dengan seseorang 
  • Sekumpulan peraturan dari harta warisan 

Pertama  (pernyataan cinta) tidak membutuhkan pengakuan secara resmi. Bahkan suatu komitmen (perjanjian/tanggung jawab) yang resmi dapat hancur, sehingga hal itu bukanlah merupakan suatu perlindungan, dan orang-orang yang berkomitmen satu sama lain umumnya akan tetap memenuhi janjinya 

Kedua  (aturan harta warisan) tidak menjadi masalah kecuali kalau anda kaya atau berkuasa dan (oleh karena itu) banyak yang khawatir tentang berapa banyak anak laki-laki (serta istri anda) mewarisi jumlah dari harta anda. Dan bahkan aturan tersebut  benar-benar tidak menjadi masalah jika anda kaya dan berkuasa, karena mereka tidak akan mendapatkan apapun sampai anda mati.

Dalam beberapa hal, saya berpikir pernikahan semacam mentalitas Cargo Cult / Kultus kargo (yaitu praktik religious yang muncul dalam masyarakat tradisional pra-industri sebagai akibat interaksi dengan peradaban yang teknologinya lebih maju). Para raja khawatir tentang istri –istri dan pangeran-pangeran (anak lelakinya) untuk menjamin kelangsungan tahtanya/mahkotanya, sehingga orang lain menganggap hal itu penting. Mayoritas orang tidak peduli tentang harta warisan, dan tidak pernah melihat perbedaan dalam hidup mereka.

Tentu saja, pertanyaan yang sedang ditanyakan ini mungkin bukan sesuatu abstrak dan filosofis, malahan pertanyaan tersebut rasional (masuk akal) dan sosialistis. Dalam hal ini, pertanyaan tersebut penting untuk komunitas anda. Sangat menyenangkan merayakan sebuah hubungan, dan hal tersebut masih diharapkan di sebagian besar budaya masyarakat. Dan sebagian besar pemerintahan menganggap pernikahan adalah penting , mereka membuat aturan dan hukum-hukum yang sah untuk mendukungnya dengan cara yang berlebih-lebihan ( termasuk peraturan pembagian ) harta warisan. Jadi, dukungan tersebut  pasti berguna dan kemungkinan besar menyenangkan, terlepas penting atau tidak nya pernikahan.

 

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang