Apakah saya akan terkena infeksi saluran kencing kalau menggunakan celana sepeda yang sudah pernah digunakan sebelumnya?

Dilihat 644 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Infeksi saluran kencing atau infeksi saluran kemih adalah sebuah kondisi di mana saluran kemih mengalami infeksi oleh bakteri. Biasanya jika menyerang kemih bagian bawak akan disebut sebagai sistitis sederhana (infeksi kandung kemih), sementara jika menyerang saluran kemih bagian atas disebut sebagai pielonefritis (infeksi ginjal). Gejala yang pada umumnya terjadi kepada penderita infeksi kandung kemih adalah sering buanga air kecil atau merasakan desakan untuk buang air kecil berkali-kali dan juga rasa sakit saat buang air kecil. Sementara gejala untuk infeksi ginjal sama dengan gejala sistitis namun juga diikuti demam dan nyeri panggul. Penyebab infeksi saluran kencing yang paling umum adalah bakteri Escherichia coli atau E. coli, meski infeksi virus atau jamur juga bisa terjadi, hal ini sangat jarang terjadi.


Di bawah ini saya akan membahas mengenai penyebab dan obat infeksi saluran kencing.



Penyebab Infeksi Saluran Kencing dan Obatnya


Hampir sebagian besar penyebab infeksi saluran kencing di berbagai kasus adalah bakteri Escherichia coli atau E. coli yang biasanya hidup di dalam saluran pencernaan di tubuh manusia. Bagaimana bakteri ini bisa masuk ke dalam saluran kencing diduga karena seseorang kurang baik ketika membersihkan tubuhnya setelah buang air kecil atapun buang air besar. Sebagai contoh, seseorang membasuh organ tubuhnya dengan kertas tisu toiler setelah buang air dan tanpa sengaja sisi tisu yang ia gunakan untuk membersihkan anus menyentuh organ kelaminnya. Dari sini, bakteri E. coli dapat masuk ke saluran kencing. 

Pada kasus ini, wanita lebih rentan terserang infeksi saluran kencing karena jarak uretra dengan anus pada tubuh wanita sangat dekat dan pintu uretra juga amat dekat dengan kandung kemih, sehingga bakteri dapat dengan lebih mudah masuk ke saluran kencing.




Selain itu, penyebab infeksi saluran kencing lainnya adalah iritasi yang terjadi setelah melakukan hubungan seksual dan juga adanya gangguan pada kinerja pengosongan urin karena alasan tertentu seperti adanya penyumbatan saluran kemih karena batu ginjal dan sebagainya. 

Pada orang yang mengalami penyakit lain dan mengalami kesulitan buang air kecil, sehingga melakukan kateter, dalam kasus ini infeksi saluran kencing juga bisa terjadi karena adanya benda yang dimasukkan ke dalam saluran kencing yang bisa saja turut membawa bakteri, virus, ataupun jamur. Selain itu, karena benda tersebut saluran kencing menjadi lebih terbuka dan hal ini menyebabkan bakteri lebih mudah masuk kedalam saluran kemih.




Infeksi saluran kencing biasanya merupakan akibat dari adanya bakteri dalam urin. Ketika ditangani menggunakan obat-obatan, gejala dari infeksi saluran kencing biasanya akan hilang dalam beberapa hari, tapi Anda mungkin harus terus menggunakan obat infeksi saluran kencing tersebut selama seminggu atau lebih, tergantung bagaimana tubuh anda merespon obat-obatan tersebut. Kelihatannya cara pengobatan paling alami yang dikenal adalah dengan menggunakan obat herbal untuk melawan infeksi saluran kencing yang disebut dengan diuretic dan pil anti radang. Diuretic dan pil anti radang sepenuhnya terbuat dari bahan alami. Bahan-bahan tersebut berfungsi untuk meningkatkan jumlah urin yang dikeluarkan. Obat tersebut juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi.


Untuk mengobati infeksi saluran kencing secara tradisional Anda bisa menggunakan bahan alami seperti bawang putih. Karena mengandung senyawa allicilin, bawang putih memiliki sifat anti bakteri, anti jamur, dan anti radang. Selain itu, bawang putih juga dipercaya dapat mengobati berbagai macam penyakit karena kandungan anti oksidan di dalamnya.

Dengan memakan bawang putih mentah, dipercaya dapat mengatasi infeksi saluran kencing. Selain bawang putih, jahe juga diyakini mampu mengobati penyakit ini. Dengan meminum wedang jahe secara rutin, infeksi saluran kencing yang Anda alami bisa diobati. Hal ini disebabkan oleh kandungan anti bakteri yang kuat di dalam jahe yang dapat melawan bakteri, virus, dan jamur di dalam ginjal.


Air rebusan peterseli juga dipercaya dapat mengobati infeksi saluran kemih. Peterseli merupakan sayuran yang kaya akan vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Konsumsi air rebusan peterseli mampu membersihkan racun dalam ginjal, sehingga infeksi ginjal dapat diobati dengan cara ini. 


Buah jeruk juga efektif untuk mengobati penyakit ini. Buah yang kaya akan vitamin C ini mampu meningkatkan kadar asam di dalam ginjal dan hal ini sangat baik untuk mengobati infeksi oleh bakteri. Karena dengan tingkat asam yang tinggi, bakteri dan virus akan sulit bertumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menkonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C terutama setelah sarapan. 


Selain itu, konsumsi cuka apel dan madu juga dapat mengatasi infeksi pada saluran kemih. Dengan meminum campuran satu sendok cuka apek dan dua sendok madu, ini dapat membantu untuk membersihkan racun-racun di dalam tubuh terutama ginjal.


Bahan alami lainnya yang mampu mengobati infeksi saluran kemih adalah lidah buaya. Konsumsi jus lidah buaya sebanyak dua kali sehari mampu membantu proses pengobatan infeksi kandung kemih. Hal ini karena lidah buaya mampu mengeluarkan racun dari dalam tubuh melalui proses pembersihan yang sangat efektif. 


Kunyit juga terkenal sebagai obat yang ampuh untuk infeksi saluran kemih. Kukurmin adalah senyawa aktif yang dapat ditemukan dalam kunyit yang memiliki sifat anti bakteri, anti inflamasi, dan anti jamur yang kuat, sehingga membantu menghambat pertumbuhan dan penyebaran segala jenis bakteri di dalam tubuh termasuk E. coli. Oleh karena itu, kunyit mampu mempercepat penyembuhan infeksi saluran kencing. 


Walaupun ada bakteri yang jahat dan membuat tubuh sakit, tubuh Anda memerlukan juga bakter-bakteri baik seperti probiotik di dalam usus Anda. Mikroorganisme ini dibutuhkan tubuh karena mampu meningkatkan sistem pencernaan dan juga dapat mencegah batu ginjal. Konsumsi minuman yang mengandung probiotik untuk mendapatkan bakteri baik ini di dalam tubuh Anda. Dan Anda juga perlu memperhatikan kebiasaan Anda, apakah anda memiliki kecenderungan menahan kencing atau tidak. Kebiasaan yang terlihat sepele ini bisa membahayakan hidup Anda. Karena urin mengandung banyak sekali bakteri dan dengan menahan buang air kecil, anda memberikan kesempatan bagi bakteri ini untuk bertumbuh dan berkembang biak di dalam tubuh Anda. Selain itu, biasakan untuk bang air kecil setiap kali setelah melakukan hubungan seksual untuk mencegah bakteri yang ada di saluran kencing Anda untuk masuk lebih dalam.



Untuk menjawab pertanyaan Anda, bisa saja Anda mengalami infeksi saluran kencing jika Anda memakai celana sepeda yang sebelumnya sudah pernah Anda pakai. 

Namun, apakah mungkin untuk mencegah infeksi saluran kencing itu? Para wanita harus membersihkan kemaluannya dari depan ke belakang (bukan dari belakang ke depan) setelah buang air besar. Hal ini akan membantu mencegah masuknya bakteri dari anus ke saluran kencing. Kosongkan kandung kemih secara berkala sepenuhnya, terutama setelah berhubungan seksual. Minumlah yang banyak. Jus cranberi, terbukti mampu mencegah infeksi saluran kensing. Jus cranberi dapat menurunkan resiko melekatnya bakteri ke sel kandung kemih. Semoga bermanfaat!

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang