Apakah sebagian orang imun pada virus herpes simplex?

Dilihat 309 • Ditanyakan 10 bulan lalu
1 Jawaban 1

Ini mungki bisa saja terjadi, tapi ini adalah pertanyaan yang sangat, sangat rumit. Kebanyakan orang terinfeksi HSV (Virus Herpes Simpleks); Diperkirakan bekisar dari 20% sampai 80% orang, tergantung pada populasi, dengan perkiraan yang masuk akal menjadi sekitar 60% di dunia yang terinfeksi. Kebanyakan orang tidak atau sangat jarang merasakan gejalanya, tetapi karena begitu umunya gejala yang jarang itu muncul berarti bahwa banyak orang yang mungkin terinfeksi, jadi ada banyaknya kepentingan vaksinasi. Namun, sudah sangat sulit untuk membuat vaksin efektif untuk melawan virus herpes apapun (ada puluhan ribu dari mereka, menginfeksi segala sesuatu mulai dari kerang sampai gajah); manusia memiliki delapan jenis virus herpes yang berbeda dan hanya ada satu vaksin yang efektif (cacar air).

Jadi, tidak mungkin memiliki kekebalan yang efektif melawan HSV. Dan juga kurangnya vaksin, argumen lain dengan melawan kekebalan efektif adalah virus itu sendiri. Orang yang terinfeksi menunjukan apa yang tampaknya kekebalan kuat terhadap virus, dengan pengukuran di laboratorium, ada banyak antibodi, sel-sel T, dalam tabung tes tampaknya kekebalan cukup menganggumkan.

Namun virus membuat infeksi seumur hidup. Meskipun kekebalan tampaknya kuat, virus ini tidak dapat dihilangkan, dan bahkan berhasil aktif kembali dan menyebar lagi secara interval. Tapi ada argumen bahwa kekebalan efektif juga. Contohnya, ketika sesuatu sangat umum untur terinfeksi HSV, akan sangat jarang untuk terinfeksi dua strain HSV. Karena kita terus-menerus terkena virus, ini menunjukkan bahwa setelah anda terinfeksi untuk pertama kalinya, anda akan kebal terhadap infeksi baru lainnya. Jadi mungkin mengukur kekebalan kita untuk mencegah infeksi baru, tapi tidak merambah lama. Ada argumen-argumen yang sama yang didukung dengan cara mengaktifkan kembali virus herpes. Ini biasanya memakan waktu paling ringan penekanan kekebalan ( kulit terbakar adalah pemicu klasik, dan yang berhubungan dengan penekanan kekebalan lokal; stres adalah contoh yang lain) sebelum virus dapat aktif kembali dan menyebabkan tanda-tanda klinis yang baru. Jadi ada juga bukti bahwa sistem kekebalan tubuh tidak hanya mencegah infeksi baru, tetapi juga dapat memblokir pengaktifan kembali virus yang sudah ada.

Akhirnya (jadi, ini adalah akhir untuk saat ini; aku bisa memiliki dan menghabiskan berjam-jam berbicara tentang hal ini) ada beberapa vaksin hewan yang memberikan perlindungan cukup yang berhubungan dengan virus herpes, seperti virus herpes 1 pada kucing. Vaksin tidak berperan hebat, tapi dapat memberikan perlindungan. Jadi jawabannya adalah bahwa hampir mungkin untuk memiliki derajat perlindungan kekebalan terhadap HSV, tapi sudah sangat sulit untuk mengembalikan keuntungan dalam hal ini di klinik dengan sebuah perlindungan vaksin efektif yang sederhana. (Hal ini sangat erat hubungan dengan "kekebalan" dalam arti formal; mungkin ada ciri-ciri fisik dan molekul yang membuat beberapa orang tahan terhadap infeksi virus herpes, tapi itu bukan "kekebalan" yang sesungguhnya.

Terjawab 10 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang