Apakah rokok vape bisa mengakibatkan pneumonia?

Dilihat 5,33 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Berkembangnya teknologi menjadi lebih modern dan canggih, berdampak pada perubahan gaya hidup manusia pada masa ini. Gaya hidup manusia modern sudah bergeser kepada sesuatu yang lebih instan dan juga canggih. 


Mereka selalu tidak ingin ketinggalan pada sesuatu penemuan terbaru yang berhubungan dengan gaya hidup, tanpa memikirkan terlebih dahulu mengenai dampaknya terhadap kesehatan. Untuk itu tidak heran jika sekarang mudah sekali ditemukan penyakit berbahaya seperti kanker, infeksi bakteri, infeksi virus dan penyakit mematikan lainnya yang diakibatkan oleh gaya hidup modern. 


Apalagi pada dikalangan kaum muda yang sepertinya tidak asing lagi dengan namanya gaya hidup merokok. Bahkan ada sebagian anak di bawah umur sudah merasakan nikmatnya mengkonsumsi rokok tanpa memikirkan dampak buruk yang akan mereka terima. 


Apalagi sekarang dengan kemajuan teknologi munculah jenis rokok modern yang kini sudah mulai digandrungi oleh banyak orang yaitu rokok vape


Rokok vape


Apa itu Rokok Vape?


Rokok vape atau lebih dikenal dengan rokok elektrik adalah salah satu jenis penghantar nikotin elektronik sebagai pengganti dari rokok tembakau. 


Sebenarnya tujuan dari rokok vape adalah untuk membantu pada pecandu rokok agar berhenti merokok dan juga mengurangi polusi asap rokok yang dihasilkan oleh para pengguna rokok tembakau. 


Bahkan banyak yang beranggapan bahwa rokok vape yang sempat menjadi trend di Indonesia ini lebih aman dibandingkan dengan rokok tembakau, apakah benar demikian? 


Sampai saat ini penggunaan rokok vape memang masih menjadi perdebatan diantara para pakar medis dan peneliti. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO juga belum membenarkan bahwa penggunaan rokok vape akan lebih baik dari rokok tembakau. Terdapat tiga komponen utama pada rokok vape yaitu baterai, tabung yang berisi cairan (cartridge), dan elemen panas. 


Cairan dalam tabung tersebut berisi nikotin, penambah rasa seperti buah-buahan, dan juga propilen atau gliserin. Biasanya tabung pada rokok bisa diisi ulang dan pengguna bisa mengganti rasa dari rokok vape tersebut sesuka hati. 


Cara kerja rokok elektrik ini adalah dengan memanaskan cairan yang ada dalam tabung sehingga tabung tersebut akan menghasilkan uap yang akan dihirup oleh perokok. Uap yang dihasilkan oleh rokok vape ternyata mengandung banyak bahan kimia yang tentunya akan berbahaya bagi kesehatan.


Bahaya rokok vape


Bahaya Rokok Vape


Sebenarnya rokok vape sangat berbahaya sama halnya dengan rokok tembakau. Walaupun rokok vape tidak menghasilkan asap tetapi uap, namun bukan berarti pengguna rokok vape bisa bebas merokok di mana saja. 


Bahaya vape justru terletak pada uap yang dihasilkan dari tabung yang berisi beberapa bahan kimia. Untuk itu masih banyak perdebatan tentang manfaat rokok vape yang bisa membantu para rokok tembakau untuk berhenti merokok karena sama dengan rokok tembakau, rokok vape juga bisa berdampak pada kesehatan penggunanya. 


Bahkan menurut WHO, uap yang mengandung zat kimia pada rokok vape bisa mengakibatkan kanker pada penggunanya dalam jangka panjang. Hal ini menujukkan bahwa rokok vape tidaklah lebih aman dari rokok tembakau, untuk itu dianjurkan bagi para perokok untuk memikirkan terlebih dahulu sebelum beralih pada rokok elektrik ini. 


Berikut adalah beberapa efek dari bahaya vape bagi kesehatan: 


  • Nikotin pada rokok vape bisa berdampak buruk bagi penggunanya dan juga orang-orang disekitar yang ikut menghirupnya.
  • Uap yang dihasilkan rokok vape bisa mengakibatkan wanita hamil yang menghirupnya terpapar nikotin yang akan berdampak buruk pada perkembangan janin dan bahkan dapat mengakibatkan keguguran. 
  • Nikotin dalam rokok vape akan berpengaruh buruk pada perkembangan otak jika digunakan oleh pengguna yang masih muda. 
  • Bahan kimia tambahan yang berbahaya seperti logam, senyawa organik, dan juga nitrosamin pada uap rokok vape bisa berdampak buruk pada kesehatan penggunanya maupun orang-orang disekitarnya

Rokok vape bisa mengakibatkan pneumonia


Apakah Rokok Vape Bisa Mengakibatkan Pneumonia?


Apakah rokok vape bisa mengakibatkan pneumonia? 


Tentu saja bisa karena beberapa zat kimia yang terkandung dalam rokok vape bisa berakibat pada gangguan saluran pernapasan penggunanya, salah satunya bisa mengakibatkan penyakit pneumonia. 


Pneumonia merupakan penyakit infeksi pada paru-paru yang merangsang inflamasi pada kantong udara pada salah satu atau kedua paru-paru. Pada penderita pneumonia, kantong-kantong udara yang berada di ujung saluran pernapasan akan dipenuhi oleh cairan dan mengalami pembengkakan. 


Yang berisiko tinggi terkena penyakit ini adalah perokok aktif dan pasif. Begitu juga dengan rokok vape yang bisa beresiko besar mengakibatkan penyakit ini. Gejala penyakit pneumonia diantaranya adalah merasakan deman, keringat dingin, batuk, sesak napas, nyeri dada, mual dan muntah, serta diare. 


Penyakit pneumonia sangat berbahaya dan tidak boleh dianggap remeh karena penyakit pneumonia bisa memberikan efek buruk pada sistem pernapasan. Efek pneumonia pada sistem pernapasan diantaranya influenza akut, sesak napas, batuk, nyeri dada, dan juga disertai dengan demam.


Pneumonis pada balita


Pengobatan pneumonia juga membutuhkan waktu yang lama dan juga perawatan medis yang tepat. 


Selain itu penyebab pneumonia juga bisa disebabkan oleh virus dan bakteri yang menyerang paru-paru. Salah satunya adalah virus yang menyebabkan influenza. Virus jamur yang berasal dari tanah dan juga kotoran burung yang tersentuh oleh manusia juga bisa menjadi salah satu penyebab penyakit ini. 


Untuk itu kita harus berhati-hati untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit pneumonia. Fakta tentang kematian akibat penyakit pneumonia sangat tinggi dan tercatat oleh WHO bahwa sekitar 15% kematian anak-anak di bawah usia 5 tahun diakibatkan oleh penyakit ini. 


Bahkan di Indonesia pneumonia telah merenggut sekitar 25.000 jiwa balita di tahun 2013. Memang penyakit ini lebih banyak diderita oleh balita di bawah 5 tahun tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa penyakit ini juga bisa sangat berbahaya bagi orang dewasa terutama pada para perokok berat. 


Banyak yang beranggapan bahwa dengan berhenti merokok justru akan banyak penyakit yang akan muncul. Anggapan ini tentunya salah, justru bila anda terus merokok peluang terjangkit penyakit berbahaya akan lebih besar dibandingkan jika anda memutuskan untuk berhenti sejak dini.


Dampak rokok pada bayi

Sebenarnya masih banyak deretan penyakit berbahaya yang diakibatkan oleh rokok, baik itu rokok tembakau ataupun rokok vape. 


Rokok vape yang pada awalnya bertujuan untuk membantu para perokok untuk berhenti merokok tembakau juga memiliki banyak dampak negatif pada tubuh. Terutama beberapa zat kimia dan juga nikotin yang dipanaskan dalam rokok vape yang kemudian uapnya dihirup oleh penggunanya tentunya akan sangat berbahaya bagi kesehatan. 


Bukan hanya itu, uap yang dihasilkan oleh rokok vape juga biasanya sangat banyak dan juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan orang-orang di sekitarnya yang ikut menghirup asap tersebut. 


Berhentilah meroko mulai sekarang

Seperti yang kita tahu bahwa rokok bisa mengakibatkan beberapa penyakit berbahaya dan juga mematikan diantaranya seperti kanker paru-paru, kanker tenggorokan, serangan jantung, impotensi, katarak, dan juga gangguan pada ibu hamil dan janin. 


Mari mulailah tinggalkan rokok sehingga anda akan mendapatkan kesehatan sehingga anda bisa menikmati kebahagiaan hidup bersama keluarga anda tercinta.


Walaupun rokok vape bisa menghindarkan kita dari polusi asap rokok tembakau, tetapi uap yang dihasilkan oleh rokok ini ternyata juga memberikan banyak dampak negatif bagi kesehatan. 


Selain itu, rokok vape juga bisa berdampak buruk pada orang-orang yang berada disekitar kita yang secara tidak sengaja ikut menghirup uap dari rokok elektrik ini. Mari kita lebih cerdas dalam memilih apa yang baik untuk kesehatan dan kehidupan kita. 


Meninggalkan rokok secara bertahap adalah salah satu langkah yang lebih baik sampai akhirnya anda akan terbiasa untuk tidak merokok sama sekali. Sayangilah kesehatan anda dan juga orang-orang di sekitar anda.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang