Apakah seseorang sebaiknya memanggil taksi kalau mereka curiga terkena usus buntu tapi tidak bisa ke UGD?

Dilihat 1,31 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Tidak. Usus buntu merupakan keadaan medis darurat dan kamu membutuhkan ambulance serta personel medis yang terlatih untuk membawamu ke UGD untuk melalui pemeriksaan lengkap. Kalau radang usus buntumu sudah mau pecah, bakteri yang berbahaya akan berhamburan ke dalam rongga perut yang kemungkinan besar dapat menyebabkan infeksi yang serius selaput perut yang disebut radang selaput perut (yang merupakan infeksi dari selaput perut, membran seperti sutra yang berada di rongga perut) dan darah (keracunan darah)


Ketika radang usus buntumu pecah, rasa sakit yang sangat hebat yang kamu rasakan sebelumnya akan mereda untuk sementara, karena berkurangnya tekanan terhadap organ tubuh, dan kamu akan merasa seolah kondisi tubuhmu membaik. Tapi perasaan tersebut salah, karena rasa sakit yang lebih buruk akan seger dimulai. 


Tubuhmu akan mulai melepaskan zat kimian ke dalam aliran darah untuk melawan infeksi, yang akan memicu respon inflamasi di seluruh tubuh yang disebut  keracunan darah. Serangkaian reaksi akan terjadi yang pada akhirnya akan mengakibatkan syok septik (tekanan darah yang sangat rendah), yang dapat berujung pada kegagalan berbagai organ tubuh, dan yang lebih buruk lagi, kematian. Jadi sebaiknya kamu memanggil ambulance

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang