Apa saja tank perang dunia yang terbaik?

Dilihat 3,21 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

tank perang terbaik


Kamu penggemar militer dan sejarah seputar perang dunia? Para penggemar kisah militer dan peperangan biasanya juga menyukai atau tertarik dengan berbagai senjata dan peralatan yang digunakan, termasuk tank tiap negara. Indonesia sebagai negara militer yang kuat juga tentu memiliki beberapa unit tank yang tangguh.


Tank perang dunia ada banyak, dan jika ditanya yang terbaik, pasti jawaban orang akan berbeda-beda tergantung pendapat masing-masing. Selain itu, pertanyaan ini juga kurang spesifik. Tank perang terbaik dalam hal apa, dalam kekuatannya menghancurkan, berkamuflase, atau kecepatannya?


Memang tank yang bagus tentu tank yang unggul dalam semua aspek dan menguntungkan untuk digunakan dalam peperangan, namun ada aspek seperti pengemudi atau medan yang juga menentukan.


Kalau kamu sekedar ingin tahu, maka di bawah ini akan kujelaskan beberapa tank terbaik menurut pendapatku.



Tank Perang Dunia Terbaik



Tiap negara peserta perang dunia memiliki tank yang unik dan berbeda keunggulannya. Kenapa demikian? Karena setiap negara memiliki keadaan alam yang berbeda, faktor keuangan dan psikologis para penduduknya juga menentukan. 


Misalnya, tank-tank dari Rusia cenderung merupakan heavy tank (tank berat) dengan baja yang tebal karena mereka menggunakannya untuk melewati dataran licin dan bersalju. Sementara itu Finlandia memiliki tank unik dengan suspensi yang tidak biasa.


Baiklah, berikut ini adalah beberapa tank perang dunia terbaik menurut saya beserta penjelasannya.



1. Panther 

 

tank perang dunia


 

  • Dimensi: 8.86 m (Panjang), 3.42 m (Lebar), 3.10 m (Tinggi)
  • Berat total: 45.5 ton  
  • Senjata: Meriam kaliber 7.5 cm Kw.K.42 L/70 Kapasitas Peluru 82 Senapan mesin 7.92 mm MG 34 
  • Ketebalan Baja 16 hingga 80 milimeter, Turet Depan 100-110 milimeter 
  • Kru: 5 Orang (Komandan, pengemudi, penembak, pengisi peluru, operator radio) 
  • Mesin: Maybach HL 230 P30 V12 dengan sistem pendingin air bertenaga 700 tenaga kuda, dengan bahan bakar bensin 
  • Kecepatan maksimal: 55 km/jam pada varian awal (Varian D dan A), 46 km/jam pada varian akhir (Varian G) 
  • Jarak Operasional: 200 km 
  • Jumlah Unit: 5,984 – 6,003 buah 



Panther adalah salah satu tank sedang andalan Jerman saat perang dunia kedua. Panther merupakan tank sedang dengan spesifikasi yang imbang, baik di bidang proteksi, maupun persenjataan.


Meriam kaliber 7.5 cm milik Panther sanggup menembus semua tank sekutu yang ada pada saat itu, karena memiliki penetrasi 149 milimeter dalam jarak 1 kilometer, dan 200 milimeter untuk peluru APCR-nya di jarak yang sama.


Untuk mobilitas, Panther sebagai salah satu tank perang dunia terbaik tentu memiliki mobilitas yang mumpuni. Dengan tenaga mesin sebesar 700 tenaga kuda dan dengan bobot 45 ton, Panther dapat melaju hingga kecepatan 55 kilometer/jam maksimal. Juga dengan suspensi dua lapis selang-seling, membuat Panther dapat melintasi medan kasar dengan cepat. Namun, hal ini membuat suspensi Panther sulit untuk diperbaiki apa bila terjadi kerusakan.


Ketebalan baja milik Panther juga cukup kuat. Meskipun ketebalan untuk hull-nya 8 cm (tidak setebal Tiger 1), akan tetapi dengan sudut kemiringan 55 derajat di bagian depan badannya, serta 10 hingga 11 cm di kepala, Panther memiliki perlindungan depan yang lebih kuat dari Tiger 1 dan dapat menahan serangan M4 Sherman milik Amerika dan T-34 milik Rusia, negara yang menyombongkan diri sebagai negara militer terkuat di dunia



2. IS-2


tank perang dunia


  • Dimensi: 9.9 Meter (panjang) x 3.10meter (lebar) x 2.73 meter (tinggi) 
  • Berat: 46 ton 
  • Kru: 4 (komandan, Pengisi Peluru, Penembak, Supir) 
  • Mesin: V2 diesel V12, 600 tenaga kuda 
  • Kecepatan: 37 km/jam maksimal 
  • Jarak Operasional: 240 km 
  • Persenjataan: Meriam kaliber 122 mm D-25T, kapasitas peluru 27, 3 buah senjata mesin DT kaliber 7.62 mm,Senjata mesin anti udara DShK kaliber 12.7 mm 
  • Ketebalan baja: 30 hingga 120 mm  
  • Jumlah unit: 3,854 



Jika kamu ingin mengalahkan militer Rusia, maka tank ini akan berhadapan denganmu. Merupakan varian kedua dari IS series, salah satu tank perang dunia terbaik dari Rusia ini sering dijuluki “Kartu As Stalin”. 


Dengan ketebalan baja yang kuat pada eranya (12 cm dengan kemiringan 30 derajat), serta armamen dengan kaliber 12 cm, membuat tank ini menjadi tank elit milik Rusia. Ketebalan baja 12 cm dengan kemiringan tersebut mampu menahan serangan peluru kaliber 8.8 cm milik Tiger dari jarak 1 kilometer.


Meriam 12.2 cm juga mampu menembus Tiger dan Panther dari jarak 1 kilometer. Serta dengan kaliber sebesar itu, dapat digunakan untuk menghancurkan fortifikasi milik lawan dengan peluru HE-nya. 

Akan tetapi, meriam sebesar itu membuat ruang di dalam IS-2 menjadi sempit dan hanya dapat membawa 27 peluru, serta dengan pelurunya yang berat, membuat IS-2 membutuhkan waktu cukup lama untuk mengisi pelurunya. Bahkan varian M dari IS-2 masih hanya dapat memuat 37 peluru saja.


Untuk mobilitas, IS-2 sebagai tank perang terbaik tentu memiliki mobilitas bagus. Meskipun berat hanya beda satu ton dari Panther dan mesin berbeda kurang lebih 100 tenaga, IS-2 dapat melaju hingga 37 kilometer per jam di jalan rata, dengan proteksi melebihi Panther.



3. M4 Sherman VC Firefly


tank perang terbaik


  • Dimensi: 7.77 m (panjang) x2.64m (lebar) x 2.7 m (tinggi) 
  • Berat: 35.3 ton 
  • Kru: 4 (Komandan, supir, penembak, pengisipeluru) 
  • Mesin: Multibank/radial bahan bakar bensin, 425 tenaga kuda
  • Kecepatan maksimal: 40 km/jam 
  • Jarak operasional: 193 km
  • Persenjataan: Meriam ROF OQF 17 Pdr Kaliber 76.2 mm, Kapasitas 77 peluru, Senjata mesin Browning M2 kaliber .50 (12.7 mm), Senjata mesin Browning M1919 kaliber .30 (7.62 mm) 
  • Ketebalan baja: 90 mm maksimal, di bagian turret 
  • Jumlah diproduksi: 2000+ pada tahun 1944-45 



Tank perang dunia satu ini merupakan varian Sherman yang paling dikenal dengan kemampuannya untuk menembus Tiger. Varian Sherman ini merupakan varian paling ditakuti pada eranya. 


M4 Sherman VC Firefly merupakan proyek kerja sama antara Inggris dan Amerika, karena Amerika membutuhkan tank yang mampu menembus frontal tank dari Tiger dan Panther. Inggris yang saat itu memiliki meriam yang mampu menembus Tiger dan Panther, akhirnya mencoba memasukkan meriam 17 pdr-nya ke Sherman yang dimiliki oleh Amerika. 


Meriam 17 pdr milik Inggris memiliki penetrasi yang sangat kuat, yaitu 150 mm penetrasi dari jarak 1 kilometer dengan peluru AP(Armor Piercing)-nya. Bahkan meriam ini dapat menembus ketebalan hingga 233 mm dari jarak yang sama dengan menggunakan peluru APDS (Arnor Piercing Discarding Sabot). 


Akan tetapi, meriam ini punya sedikit masalah. Yang pertama, ukuran meriam ini besar. Bahkan saking besarnya, Inggris harus merancang ulang turret yang dipakai oleh tank ini. Hal ini karena turret yang dipakai oleh M4 biasa, bahkan M4 varian 5 yang menjadi hull dasar dari tank ini tidak mampu memuat meriamnya. 


Bahkan setelah merancang ulang turretnya, Firefly hanya memiliki 4 kru (Sherman M4 biasa memiliki 5 kru), dan menaruh radio tank ini di luar, tepatnya di belakang kepalanya. Selain itu, permasalahan kedua dari meriam 17 pdr, adalah dari tingkat akurasinya yang rendah. Pada jarak 500 yard (atau 450 meter), meriam ini tidak mampu mengenai targetnya. 


Akhirnya, Amerika memutuskan untuk tidak memakai tank ini, dikarenakan ruang tank yang dianggap terlalu sempit, dan tingkat akurasi tembakan yang rendah dan tetap menggunakan Sherman dengan meriam 76mm mereka. Akan tetapi, Inggris tetap menggunakan desain ini dan memproduksinya. Dan akhirnya desain ini terbukti sukses dan menjadi salah satu tank yang ditakuti pada masanya. 



--


Itulah beberapa tank perang dunia yang terbaik menurut saya. Bagaimana pendapatmu?

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang