Apakah Thailand dikenal dengan industri film thailand yang berkembang?

Dilihat 886 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Menonton film sudah menjadi kegemaran, bahkan menjadi hal yang seringkali dilakukan untuk mengusir kebosanan. Film memiliki banyak genre yang dapat kita nikmati sesuai dengan selera masing-masing. Bicara tentang film, setiap negara di dunia memiliki industri perfilman mereka masing-masing. Meskipun sedikit sulit bagi kita untuk mengikuti keseluruhan perkembangannya. Kebanyakan industri film yang benar-benar sukses masuk ke dalam pasar adalah industri film besar yang berasal dari Amerika. Namun tidak sedikit pula beberapa film dari negara Asia yang memiliki daya tarik tersendiri di mata para penikmat film, salah satunya film dari Thailand.


Bagi anda yang gemar nonton film Thailand pasti tahu bahwa film Thailand terkenal akan film horornya. Selain film horornya ada pula film Thailand terbaru lainnya yang tidak kalah menarik dengan film horornya. Meskipun begitu, film horor tersebut masih belum bisa mengalahkan produksi film horor dari barat.


Mungkin ada beberapa dari kita bingung mengapa banyak sekali film produksi dari Thailand yang harusnya cukup menarik, tapi kurang mendapat perhatian dari khalayak penikmat film. Di sini akan saya bahas tentang bagaimana perkembangan industri perfilman di Thailand serta memberikan beberapa daftar film Thailand terbaru yang bisa anda nikmati. 



Perkembangan Industri Perfilman Thailand


Perkembangan dunia perfilman berbeda tiap negaranya, pastinya juga mengalami pasang surut untuk industri besar sekalipun. Sama halnya dengan film Thailand. Meskipun produksi film disana tidak sebesar film-film Hollywood ataupun Bollywood, mereka memiliki banyak sederet film yang tak kalah menarik untuk disaksikan.


Walaupun sebenarnya memiliki banyak film dengan berbagai macam genre serta menyajikan berbagai macam unsur budaya Thailand yang khas dan menarik, sungguh sangat disayangkan hal ini tidak cukup untuk membantu perkembangan industri perfilman Thailand di kancah internasional. Hal ini dikarenakan kurangnya komunitas Thailand diluar Asia Tenggara. Alasan lainnya adalah karena bahasa.


Jika anda penggemar nonton film Thailand pastinya tahu bahwa film Thailand terkenal akan film horornya dan film action fantasi. Meskipun tidak memberikan efek grafis yang mewah seperti film hollywood, film Thailand menghasilkan banyak film yang berkualitas meskipun terbatas pada ruang lingkup yang ada dikarenakan masalah keuangan. Adapun beberapa film laga-fantasi Thailand yang terkenal seperti seri Ong Bak. Ong Bak merupakan film aksi terkenal dari Thailand yang dirilis dalam tiga seri. Seri pertama dari Ong Bak dirilis pada 23 Oktober 2003 dan berhasil menarik banyak perhatian khalayak pecinta film laga berkat akting Tony Jaa yang memukau. Tidak sedikit para kritikus film memberi pujian kepada film Ong Bak yang dinilai memiliki kualitas berkat kemampuan bela diri tokoh utama (Tony Jaa). Meskipun secara kesuluran film Ong Bak tidak begitu memberi dampak yang besar sebagai sebuah film aksi, namun aksi laga yang ditunjukkan oleh Tony Jaa mendapat perhatian banyak dari fans dan bahkan tidak sedikit dari mereka yang membandingkannya dengan aktor laga bela diri terkenal seperti Bruce Lee, Jackie Chan, dan Jet Li. Setelah sukses membawa nama Ong Bak di tahun 2003, Tony Jaa mendapatkan tawaran untuk bermain dalam beberapa film laga Thailand  seperti The Bodyguard (2004), dan Tom-Yum-Goong (2005). Tidak hanya itu, menyusul suksesnya seri pertama Ong Bak, di tahun 2006 Tony Jaa di tunjuk untuk menjadi sutradara untuk prequel dari cerita Ong Bak sebelumnya, yaitu Ong Bak 2. Kemudian dilanjutkan dengan Ong Bak 3 yang menceritakan kelanjutan dari prequel Ong Bak yang tidak ditampilkan secara keseluruhan pada seri sebelumnya.


Berbicara tentang perkembangan industri film Thailand, tentu saja kita tidak bisa lepas dari jaman dimana film Thailand sedang jaya-jayanya yaitu pada tahun 1928 - 1942. Produksi film Thailand yang pertama saat itu adalah 'Long Thang' menceritakan tentang seorang suami yang meninggalkan istrinya ke Bangkok. Menggambarkan secara nyata bagaimana kehidupan masyarakat Thailand pada waktu itu. Namun setelah itu, pemerintahan politik diambil alih oleh kepemimpinan diktator dan hal itu juga berdampak pada industri perfilman Thailand. Pada masa perang dunia kedua, industri perfilman digunakan sebagai alat untuk propaganda nasional. Meskipun bukan merupakan film dokumentasi yang pertama, namun film dokumentasi pada saat itu banyak menyorot tentang sesuatu yang dikerjakan pemerintah seperti pembangunan rel kereta api dan perubahan-perubahan lainnya yang dikerjakan oleh pemerintah. Memang sudah sifatnya dokumentasi propaganda menunjukkan  kepada khalayak ramai mengapa kita harus bangga dan mendukung kinerja  pemerintah, menarik rasa simpatik masyarakat akan kerja yang dilakukan pemerintah tersebut. Walaupun untuk ukuran film dokumentasi terlihat sangat realistis, ada beberapa hal dalam dokumentasi tersebut di edit karena tidak keseluruhan bagian mencangkup keseluruhan kompleksitasnya. Karena film dokumentasi cenderung merupakan film yang 'nyata' dan 'dokumentasi', biasanya tidak terlalu kritis tentang konten film. Namun  karena film sudah dijadikan sebuah alat oleh pemerintah untuk menunjukkan berbagai macam kesan tentang pemerintah, apalagi pesan yang disampaikan lebih mudah untuk diterima oleh masyarakat luas. Sungguh sangat disayangkan realita seperti ini tidak terjadi hanya pada industri perfilman Thailand namun juga industri perfilman di negara manapun. Pada tahun 1970, pajak film yang berasal dari luar negara di naikan untuk mendorong industri perfilman lokal. Film dibuat dalam jumlah yang banyak, namun banyak juga yang mempertanyakan tentang kualitas film tersebut. Ada beberapa low-budget film laga populer seperti 'nam nao' dan 'stinking water' yang mendapat perhatian dari pencinta film laga. Namun pada tahun 1997, merupakan tahun lahirnya kembali 


Perkembangan film barat yang terlalu pesat dan film-filmnya selalu berhasil mencuri perhatian masyarakat pecinta film membuat kita lupa bahwa ada

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang