Apakah vaksin campak tidak cukup efektif untuk mencegah infeksi? Jika memang tidak efektif, mengapa para orang tua anak-anak yang terimunisasi begitu jengkel terhadap anak-anak yang belum terimunisasi?

Dilihat 242 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Saya bahkan tak punya anak dan saya sepenuhnya mengkhawatirkan anak-anak yang belum terimunisasi pergi ke sekolah dan menyebarkan campak. Kenapa? Anak-anak yang belum diimunisasi tak bisa membuat keputusan sendiri untuk melindungi kesehatannya tanpa harus diberitahu terlebih dahulu. Komplikasi campak bisa menyebabkan pneumonia, kerusakan otak jangka panjang, dan kematian.


Meski mereka ini bukan anak saya, saya tak ingin anak-anak tak berdosa terpapar risiko ini hanya karena orang tuanya tak paham. Seperti yang sudah disebutkan yang lain, vaksin tidak 100% efektif, jadi anak-anak yang belum tervaksin masih bisa menularkan penyakitnya kepada anak-anak atau orang dewasa yang sudah tervaksin, yang bisa mati karenanya. Sebagian individu tak bisa menerima vaksinnya karena usianya atau riwayat kesehatannya. Karena mereka rentan terhadap penyakit ini, mereka bergantung pada masyarakat yang lainnya untuk tetap sehat dan bebas penyakit supaya mereka tidak terpapar virus itu. Dengan tidak memberi vaksinasi pada anak anda, tindakan anda bisa membahayakan orang-orang ini.


Manusia adalah satu-satunya makhluk hidup yang menderita campak. Semakin lama kita membiarkan campak menyebar pada sesama manusia, semakin kita meningkatkan peluang mutasi spontan virusnya yang menyebabkan semakin sulit kita menanganinya. Meskipun ini bukan ancaman utama, karena campak telah diteliti mereka stabil secara genetik di lingkungan kita, MENGAPA kita memilih inkubator manusia untuk virus yang berevolusi bersama kita ribuan tahun padahal penyakit ini bisa dibasmi?

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang