Apakah vaksin kanker serviks efektif untuk wanita berumur di atas 30 tahun?

Dilihat 9,08 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Kanker adalah penyakit berbahaya yang telah menelan banyak korban. Penyakit ini disebabkan oleh tumbuhnya sel yang tak terkendali atau abnormal. Kanker memiliki banyak jenis dan bisa tumbuh di mana saja dalam tubuh manusia. Penamaannya pun sesuai dengan di mana tempatnya bertumbuh. 


Ada jenis kanker yang sangat berbahaya dan hanya menyerang wanita, yakni kanker serviks. Kanker ini tumbuh dan berkembang di bagian leher rahim atau serviks wanita, sesuai dengan namanya. Bagian leher rahim adalah salah satu bagian dari saluran reproduksi wanita yang menjadi penghubung antara rahim atau uterus dengan vagina. 


Seperti kanker lain pada umumnya, kanker serviks juga memiliki tahapan sebelum akhirnya berujung kematian. Melakukan vaksin kanker serviks merupakan salah satu cara mencegah kanker serviks itu muncul.


kanker serviks


Apa Penyebab Munculnya Kanker Serviks?


HPV (Human Pappiloma Virus) merupakan virus yang terdiri atas banyak kumpulan virus, ada lebih dai 10 jenis virus. 


Virus ini ditularkan lewat hubungan seksual, baik melalui oral ataupun vagina. Setelah beberapa minggu, virus akan berkembang biak dan menyebabkan meluasnya infeksi pada leher rahim. Inveksi ini bisa meyebabkan gangguan yang serius pada mulut maupun genital. 


Akan tetapi, virus ini tidak bisa menyerang anggota tubuh bagian dalam seperti paru-paru atau jantung. HPV ini adalah biang kerok utama pada penyakit organ reproduksi wanita seperti vagina, serviks, endometrium, atau ovari. 


Sebenarnya semua wanita memiliki kemungkinan terserang kanker serviks, namun ada beberapa hal yang mampu meningkatkan kemungkinan tersebut, diantaranya adalah:


  • Sering berganti pasangan dalam melakukan hubungan seks. Selain memiliki pasangan seksual lebih dari satu, melakukan seks di usia dini juga meningkatkan kemungkinan tumbuhnya kanker ini.
  • Terlalu banyak merokok. Zat kimia yang terkandung dalam rokok bisa merusak DNA pada jaringan serviks. Zat kimia tersebut bisa melemahkan imun tubuh dalam menangkal infeksi HPV.
  • Kehamilan dini. Wanita yang hamil di bawah umur 17 tahun, resiko untuk terkena kanker serviks dua kali lebih besar dibandingkan mereka yang mengandung di usia yang lebih matang atau di atas 25 tahun. Selain itu, semakin banyak anak yang dilahirkan, maka semakin tinggi pula kemungkinan terkena kanker serviks.
  • Pemakaian pil kontrasepsi atau KB. Hal ini belum terlalu jelas, ada yang menyebutkan penggunaan pil ini selama 5 tahun bisa meningkatkan resiko terkena penyakit ini.

penyebab kanker serviks


Mencegah Kanker Serviks


Lalu bagaimana dengan cara mencegah kanker serviks? Pencegahan dari para wanita sangatlah penting, namun pria juga bisa membantu melakukan pencegahan. Selain dengan vaksin, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mencegah kanker ini tumbuh. 


Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan wanita dalam hal mencegah kanker serviks agar tidak menimpa dirinya:


  1. Jalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang cukup nutrisi dan bergizi, sayuran dan buah-buahan sangat membantu dalam hal ini.
  2. Selalu menjaga kesehatan tubuh dan sanitasi lingkungan.
  3. Hindari pembersihan bagian privasi dengan air yang kotor.
  4. Jika anda perokok, maka segeralah berhenti.
  5. Sebisa mungkin hindari berhubungan intim saat usia dini.
  6. Jangan sering berganti pasangan dalam hubungan seksual.
  7. Lakukan pemeriksaan pap smear minimal lakukan selama 2 tahun sekali, khususnya bagi yang telah aktif melakukan hubungan intim. Cara yang sudah terbukti ampuh untuk mencegah kanker serviks adalah dengan pemeriksaan ini untuk mencari lesi pra-kanker sebelum mereka berubah menjadi kanker invasif. 

Di Amerika, ada tiga pilihan. Cervarix sudah disetujui oleh FDA untuk perempuan dari usia 9-25 tahun, sementara Gardasil dan Gardasil 9 disetujui untuk wanita umur 9-26 tahun. Selain itu, Gardasil 9 disetujui untuk laki - laki usia 9-15 tahun. Laki - laki usia 16-26 tahun harus menggunakan Gardasil biasa. 


Karena Cervaris hanya merupakan bivalen yang mencakup HPV tipe 16 dan 18, Gardasil saat ini merupakan vaksin yang lebih dipilih, karena mencakup HPV tipe 6 dan 11 yang menyebabkan kutil yang besar dan juga kanker dari tipe 16 dan 18.


vaksin kanker serviks


Sebenarnya persetujuan FDA bukan hal yang wajib untuk pemberian vaksin kanker serviks, tapi hal lain yang berada di luar rentang usia di atas dianggap sebagai "tidak-disetujui", dan pihak asuransi tidak akan membayarnya, jadi anda harus membayar dari kantong sendiri. 


Sebagian besar negara mengikuti arahan FDA dan menjadikan usia 26 sebagai batasannya. Teman saya yang seorang apoteker melihat harga yang diberikan suplier nya dan harganya sekitar 1,5 juta untuk setiap dosisnya dan anda harus menerima 3 dosis (kalau tidak salah itu adalah Gardasil biasa, bukan Gardasil 9). 


Sekalipun kamu mau membayar, mungkin akan sulit untuk mencari dokter yang mau memberikan vaksin kanker serviks. Memang sayang sekali. Usia 26 dijadikan batasan untuk vaksin kanker serviks karena biasanya pada usia tersebut sebagian besar individu sudah terekspos virus HPV dan vaksin tidak lagi akan memberikan dampak yang berarti. 


Walau begitu, terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa vaksin kanker serviks efektif sampai dengan wanita berumur 45 tahun (batasan usia yang digunakan pada penelitian tersebut) yang belum pernah terekspos HPV yang dilindungi oleh vaksin (Gardasil untuk Wanita usia 24 - 45 tahun). Hal ini sangat penting terutama karena persetujuan Gardasil 9 adalah pada bulan Desember 2014. 


mengobati kanker serviks


Jadi jawaban untuk pertanyaaanmu adalah, Ya, vaksin kanker serviks efektif untuk wanita berusia 30 tahunan. 


Meskipun demikian, jika kamu sudah terdeteksi mengidap kanker serviks, maka ada beberapa metode pengobatan yang bisa dilakukan. Jika terdeteksi kanker serviks stadium awal, maka pengobatannya dilakukan dengan cara menghilangkan kanker serviks tersebut dengan cara dilakukan pembedahan, baik pembedahan laser, listrik atau dengan cara pembekuan dan membuang jaringan kanker serviks (cyrosurgery). 


Untuk kasus kanker serviks stadium lanjut akan dilakukan pengobatan dengan cara kemoterapi serta radioterapi, namun jika sudah terdeteksi cukup parah, tak ada cara lain kecuali dengan mengangkat rahim (histerektomi) secara menyeluruh agar kanker tidak berkembang. 

Untuk mendapatkan informasi seputar kanker serviks, kamu bisa mendatangi rumah sakit terdekat atau menghubungi organisasi yang fokus pada urusan kanker.

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang