Apakah waktu bisa menyembuhkan orang terluka?

Dilihat 1,33 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Ada yang berkata bahwa 'waktu menyembuhkan segala luka'. Saya tidak setuju. Lukanya tetap ada. Di waktu, pikiran, melindungi kebersihannya, menutupinya dengan jaringan luka dan sakitnya bisa berkurang. Tapi lukanya takkan pernah pergi. Mungkin anda sering mendengar orang berkata 'waktu menyembuhkan segala luka'? Tetapi saya berpikir waktu tidak menyembuhkan apapun, tindakan andalah yang menyembuhkan semuanya. Bagaimanapun juga, jika waktu dapat menyembuhkan segalanya, maka seseorang cukup tidur saat malam dan menunggu efek ajaib dari waktu, kan? Tindakan anda menyembuhkan luka yang terbentuk di hati anda melalui kata atau perlakuan dari teman dan anggota keluarga anda. Tapi, kita memang harus memberi waktu kepada waktu. Jika anda melihat kembali kehidupan anda 10 tahun yang lalu, mungkin anda dapat melihat bahwa orang yang dulu bermasalah dengan anda tidak lagi bersama anda sekarang. Masalah yang dulu anda hadapi sudahh tidak ada lagi. Terkadang saya berpikir bahwa waktu sebenarnya tidak melakukan apapun.. sebenarnya, oranglah yang belajar untuk mengatasi atau belajar untuk hidup dengan rasa sakit... mereka belajar untuk beradaptasi. Waktu dapat membantu anda menyembunyikan masalah lebih dalam di pikiran anda, atau bisa membantu anda menyingkirkan masalah dari memori jangka pendek anda; namun apapun yang berkaitan dengan masalah anda akan muncul kembali, cepat atau lambat, dan membawa luka anda kembali ke permukaan. Jika anda ingin menyembuhkan luka apapun, maka hanya satu hal yang perlu anda lakukan, yakni mengambil tindakan karena menunggu tidak pernah menyembuhkan luka apapun. Berduka, atau penyembuhan, membutuhkan latihan. Anda tidak bisa begitu saja mengutuk diri anda sendiri, menggerutu soal masalah anda dan mengamati dunia berputar. Tidak masalah jika hanya untuk beberapa bukan saja; toh seseorang harus berduka atas kepergian orang lain. Anda harus mencoba menjauh dari luka dan memastikan bahwa tidak ada lagi unek-unek. Saya sarankan untuk hidup tanpa penyesalan; nikmati hidup dan kesenangan sebanyak yang anda bisa. Pada saat yang sama, saya menyadari bahwa penyesalan adalah bagian dari hidup dan juga akan datang hari dimana anda akan dilupakan selamanya, kecuali jika anda sangat terkenal atau cukup baik untuk dikenang. Jadi mengapa kita harus khawatir dengan hal yang ada? Marilah kita memberi waktu pada waktu. Untuk menyembuhkan dan melupakan.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang