Apakah waxing kaki lebih sakit dari pada waxing di lengan, dada, atau punggung? Kenapa?

Dilihat 494 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Agar kulit terlihat bersih dan mulu, ada banyak cara yang biasa dilakukan wanita untuk menghilangkan bulu-bulu yang tumbuh dipermukaan kulit, terutama di daerah-daerah tertentu seperti ketiak, kaki, dan daerah genetalia. Waxing adalah salah satu alternatif yang sering dipilih oleh wanita. Waxing ketiak, kaki, hingga bikini waxing bisa dilakukan di salon khusus kecantikan atau bisa Anda lakukan sendiri dengan membeli wax atau waxing strip yang dijual secara umum di toko-toko. Waxing adalah cara yang relatif sederhana dan cepat jika dibandingkan dengan mencukur bulu-bulu di kulit Anda. Belum lagi ketika Anda mencukur, ada kemungkinan melukai diri Anda sendiri jika Anda kurang berhat-hati dalam prosesnya.


Tergantung dari seberapa banyak kandungan hormon androgen di dalam tubuh seorang wanita, ada wanita yang terlahir dengan sedikit rambut di tubuhnya, namun ada juga yang bisa menjadi sangat berbulu. Hal ini terjadi karena hormon androgen tersebut memang mampu memicu ciri maskulinitas pada wanita, salah satu efeknya adalah tumbuhnya bulu-bulu halus di daerah-daerah tertentupada tubuh, seperti kumis, tangan, kaki, ketiak, dan lain-lain. Oleh karena itu, biasanya para wanita yang merasa tidak nyaman dan kurang percaya diri dengan kondisi semacam ini akan melakukan berbagai usaha untuk menghilangkannya. Tapi tak jarang juga wanita menganggap bahwa perawat seperti ini adalah sebuah keharusan untuk menjaga kebersihan dan kecantikan tubuh. Salah satu yang menjadi alternatif populer selain mencukur adalah waxing.



Apa itu Waxing?


Waxing adalah salah satu cara pencabutan bulu dengan memanfaatkan lilin yang sudah dipanaskan. Lelehan lilin tersebut dioleskan secara merata ke daerah yang ingin dihilangkan bulunya, lalu ditutup dengan waxing strip. lalu dengan gerakan cepat menarik atau mencabut waxing strip tersebut. Dengan begitu, rambut-rambut yang tingin dihilangkan akan terangkat bersama dengan waxing strip. Waxing ketiak dan kaki memang merupakan salah satu prosedur yang populer, namun tak hanya waxing ketiak dan bulu kaki, masih ada bagian-bagian tubuh lain yang bisa di-wax. 


Metode waxing ini memang sudah terbukti dapat menghilangkan rambut-rambut yang tidak diinginkan dengan cepat dan memiliki jangkauan daerah yang luas selain ketiak dan kaki. Anda bisa melakukan waxing di daerah tubuh lainnya seperti dada, punggung, tangan, daerah kemaluan, bahkan wajah. Kelebihan waxing yang lainnya adalah hasil yang memiliki jangka waktu relatif panjang, biasanya dua sampai lima minggu tergantung dari seberapa cepat pertumbuhan bulu di daerah yang di-wax.




Untuk orang yang baru pertama kalinya menjalani waxing, ada kemungkinan Anda akan merasa sakit karena ketika waxing strip dicabut, waxing strip tersebut ditarik dengan satu gerakan cepat, sehingga bulu-bulu akan tercabut hingga bagian akar dan folikelnya. Namun pada kali kedua Anda melakukannya Anda akan mulai terbiasa dan rasa sakit itu tidak akan sesakit yang pertama. 


Seiring dengan perkembangan zaman, bahan-bahan yang dapat digunakan untuk melakukan waxing menjadi lebih bermacam-macam. Tak hanya lilin, di era modern ini gula karamel, madu, dan juga krim sudah banyak digunakan untuk prosedur waxing. Namun menurut beberapa penelitian, ketika melakukan waxing dengan memakai gula karamel, lilin, dan madu dapat menyebabkan lebih dari satu helai bulu tumbuh dalam satu pori-pori, sehingga bulu yang tumbuh menjadi lebih lebat dan juga kasar.




Anda harus sangat memperhatikan prosedur yang baik dan benar ketika akan melakukan waxing karena jika Anda melakukan kesalahan dapat menyebabkan komplikasi dan juga membuat rambut menjadi tumbuh ke dalam. Tingkat kesensitifan kulit Anda juga perlu Anda perhatikan. Jika Anda memang memiliki kulit yang mudah mengalami reaksi alergi pada kosmetik dan lain-lain, Anda haru lebih berhati-hati saat ingin melakukan prosedur kecantikan ini. Karena kesalahan dalam memilih bahan wax dapat memicu alergi dan itu akan sangat mengganggu tentunya karena bisa saja Anda mengalami gatal-gatal atau mengalami peradangan kulit. 


Untuk mengetahui apakah Anda memiliki reaksi alergi atau tidak, Anda perlu mencobanya terlebih dahulu dari daerah yang kecil, lalu tunggulah beberapa hari untuk melihat apakah Anda memiliki reaksi alergi pada bahan yang sedang Anda gunakan. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui bagaimana reaksi kulit Anda dan tidak usah mengambil resiko pada sebagian besar tubuh Anda.


Sehubungan dengan pertanyaan Anda mengenai apakah sakit saat melakukan waxing pada bagian tubuh yang satu bisa berbeda dengan lainnya, hal tersebut tergantung pada beberapa faktor, salah satu yang paling menonjol adalah ketebalan rambut. Saya pribadi merasakan waxing kaki itu lebih sakit daripada waxing punggung ataupun waxing ketiak. Bulu punggung saya itu sangat baik dan tipis, mudah lepas, dan akarnya sudah kecil, jadi tidak akan terasa sakit ketika di-wax. Namun, bulu kaki saya itu paling gelap dan memiliki akar yang besar, karena saya mengewaxnya sekitar tujuh tahun lalu, dan setiap kali saya mencukurnya, bulu tersebut bertumbuh kembali dengan lebih tebal. 


Sekarang, karena saya sudah mulai melakukan waxing kembali, akarnya bertumbuh kembali dengan yang lebih kecil, dan setiap kali mengewax rasa sakitnya juga berkurang, tapi saya masih perlu beberapa kali mengewaxnya lagi supaya rasa sakitnya benar-benar hilang.



Singkatnya, semakin tebal bulu, semakin sakit saat mengewaxnya. Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah tingkat toleransi rasa sakit Anda sendiri, dan tingkat hidrasi Anda. Kalau kulit Anda dehidrasi, folikel akan menahan akar-akar tersebut sebisa mereka. Pastikan sebelum melakukan pengewaxan, minum banyak air, dan mungkin gunakan beberapa lotion dan sabun bebas alkohol di bagian tubuh tersebut. Anda juga bisa mengambil Advil atau Ibuprofen sebelum mengewax, tapi hindari krim penghilang rasa sakit yang menyebabkan mati rasa, karena semakin bersih mereka digunakan di area sebelum memakai wax, krimnya akan hilang seketika. Selain itu, setelah melakukan wax, ada baiknya Anda menghindari penggunaan kosmetik dengan bahan kimia yang kuat karena biasanya kulit Anda masih sensitif setelah prosedur tersebut dan riskan memicu reaksi alergi.


Semuanya tergantung pada kebutuhan dan keinginan pribadi Anda. Andalah yang memutuskan akankah Anda melakukan prosedur wax atau tidak. Ada banyak wanita yang berfoya-foya saat liburan, belanja banyak sekali barang, namun ada juga wanita lain yang lebih memilih memanjakan dirinya dengan rangkaian perawatan kecantikan seperti waxing secara rutin. 


Untuk melakukan waxing di salon profesional memang memakan biaya yang cukup besar dan prosesnya bisa menyakitkan dibanding dengan mencukur bulu-bulu tersebut setiap hari. Namun pada akhirnya, kalau tujuan Anda adalah memiliki kulit yang lebih sehat, menghilangkan ketebalan juga kegelapan bulu kaki Anda, dan memiliki kaki yang halus untuk lebih dari minggu (daripada dua hari, seperti yang terjadi kalau Anda hanya mencukur), berarti menahan rasa sakit selama lima belas menit itu seimbang dengan hasil yang Anda inginkan. Semoga bermanfaat!

Terjawab hampir 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang