Apakah waxing memiliki efek samping permanen?

Dilihat 544 • Ditanyakan 11 bulan lalu
1 Jawaban 1

Seperti yang kita ketahui, setiap manusia secara alami memiliki rambut atau bulu. Entah itu rambut tipis maupun hitam nan lebat. Jika rambut-rambut tipis, mungkin tidak akan menjadi masalah yang berarti. Namun bagaimana jika yang tumbuh ialah rambut tebal dan juga lebat? Tentu saja ini akan mengganggu penampilan. Terutama bagi kaum hawa.

Rambut  bisa tumbuh di mana saja. Ada yang berada di tangan, kaki, wajah, punggung, dada, atau sekitar pusar. Kebanyakan perempuan tidak menyukai tumbuhnya rambut yang tidak diinginkan pada beberapa bagian tubuh, termasuk bagian kaki. Apalagi untuk perempuan yang gemar menggunakan pakaian terbuka seperti rok, celana pendek, dan gaun mini, pasti sangat tidak nyaman memilikinya. Karena mereka senang menunjukkan kaki mereka yang mulus. Bagi mereka, kaki merupakan salah satu aset kecantikan yang akan terlihat kurang menarik jika rambut tebal tumbuh subur di bagian tersebut.

Dengan demikian, wanita yang memiliki bulu kaki lebat harus mencari cara merontokkan bulu kaki. Karena kaki tidak akan menjadi mulus dengan sendirinya tanpa perawatan tertentu. Orang zaman dahulu menggunakan bahan-bahan alami seperti kunyit, kapur sisrih, putih telur, lemon, jeruk nipis, dan bahan lainnya. Tentu saja cara ini membutuhkan proses yang agak lama dan hasil yang tidak instan.



Beberapa Cara Untuk Merontokkan Bulu Kaki Dengan Cepat


Untuk Anda yang tidak menginginkan cara alami, ada beberapa alternatif cepat yang bisa Anda pilih sebagai cara merontokkan bulu kaki. Seiring semakin berkembangnya era modern ini, terdapat banyak cara modern untuk mendapatkan kaki yang bersih tanpa bulu seperti mencukur, waxing, tweezing, elektroforesis, maupun penggunaan laser.


1.  Mencukur




Salah satu cara modern, mudah dan sering sekali dilakukan dan menjadi pilihan banyak wanita yaitu mencukur bulu kaki. Namun mencukur mempunyai resiko luka yang diakibatkan oleh alat cukur yang digunakan. Belum lagi setelah dicukur biasanya bulu kaki akan lebih cepat untuk tumbuh memanjang dan keriting.


2.  Waxing

Untuk perempuan yang suka tampil cantik, istilah waxing bukan lagi menjadi istilah yang asing. Bahkan semua perempuan pasti sering melakukannya di area tertentu pada tubuh agar terbebas dari bulu. Cara ini banyak sekali disediakan di salon-salon kecantikan. Tidak sedikit juga yang rela membayar mahal untuk mendapatkan layanan waxing dari salon terkenal sekalipun.

Waxing merupakan metode menghilangkan rambut di kaki kaki yang mana dilakukan dengan cara menempelkan kain ke kulit yang sudah diolesi cairan khusus waxing. Untuk menghilangkan rambut, kain yang sudah merekat di cairan tersebut kemudian di tarik. Alhasil rambut akan menempel di kain dan kulit menjadi bersih bebas rambut.


3.  Tweezing

Mungkin di antara Anda ada yang belum mengetahui apakah itu tweezing. Tweezing adalah metode menghilangkan bulu kaki dengan cara mencabutinya menggunakan pinset. Meski ampuh untuk mencabut rambutkaki hingga ke akarnya, metode ini membutuhkan tingkat ketelatenan yang tinggi karena rambut pada kaki dicabuti satu persatu.


4.  Elektroforesis

Metode ini jika dibayangkan mungkin cukup menyakitkan dan biayanya juga tidak murah. Metode ini dilakukan dengan cara memasukkan jarum ke dalam pori – pori bulu kaki. Kemudian arus listrik dialirkan ke jarum tersebut.


5.  Laser

Proses pemakaiannya adalah dengan menyinari bagian kaki yang ingin dihilangkan bulunya menggunakan sinar laser. Sinar laser tersebut akan membakar akar rambut sehingga bagian yang terkena laser tidak akan ditumbuhi rambut kembali.


Untuk melakukan metode ini, kita harus merogoh kocek lebih dalam. Selain itu, metode ini juga dinilai menyakitkan karena ada berbagai macam efek akibat laser tersebut. Ketika proses menggunakan laser kulit akan terasa sakit dan kepanasan. Dampak lainnya juga akan terjadi perubahan pigmen di balik kulit. Dalam waktu yang relative lama, pigmen pada kulit yang pernah dilaser menjadi berlebih dan terlihat seperti memar pada kulit.



Kelebihan Metode Waxing


Dari beberapa metode di atas, cara menghilangkan bulu kaki yang sudah terkenal di kalangannya adalah waxing. Caranya cukup efektif dan efisien dibandingkan dengan cara tweezing ataupun mencukur. Berikut paparan manfaat waxing dibanding metode modern lainnya:




1. Menghindari iritasi atau alergi kulit

Waxing jarang menyebabkan iritasi atau alergi pada kulit. Berbeda dengan krim perontok bulu, Waxing menggunakan cairan lilin. Jadi tidak begitu banyak bahan kimia yang terlibat di dalam prosesnya.


2. Tidak menyebabkan luka dan memar

Waxing tidak menggunakan alat tajam seperti saat mencukur. Sehingga mengurangi resiko luka dan memar pada kaki.


3. Pertumbuhan rambut di tubuh lebih lambat

Kalau Anda memilih wax, rambut akan tercabut dari akarnya. Berbeda dengan mencukur, akar rambut tetap ada dan terkadang tertutup dengan kulit yang mengakibatkan proses penumbuhan rambut yang “abnormal”. Jadi manfaat terbaik dari waxing adalah bahwa pertumbuhan rambut akan sangat lambat paling tidak selama 4 sampai 6 minggu.


4. Meningkatkan tekstur kulit

Waxing menghilangkan sel kulit kering dan mati bersama dengan rambut yang tidak diinginkan. Manfaat seperti ini tidak mungkin Anda dapatkan dalam teknik hair removal lain seperti krim hair removal atau mencukur.



Efek Samping Metode Waxing


Efek samping dari wax terus diteliti lebih jauh, mengingat bahwa semakin banyak wanita yang memilih wax sebagai opsi untuk menyingkirkan rambut pada tubuh. Waxing memang adalah cara yang efektif untuk menjaga tubuh anda dari rambut yang tidak diinginkan, namun sebelum anda melakukan waxing sebaiknya anda tau kekurangannya:


1. Komplikasi

Jika persiapan sebelum melakukan waxing dilakukan tidak sesuai dengan prosedur, efek samping  yang cukup mengganggu adalah rambut yang tumbuh dibawah permukaan kulit. 


2.  Kemerahan

Kemerahan yang terjadi bisa beragam. Mulai dari kulit yang hanya sedikit berubah menjadi merah muda selama beberapa jam, ruam, bintik merah, sampai  pendarahan dan pembengkakan selama beberapa hari. Bahkan mereka yang sudah terbiasa menggunakan wax secara reguler juga masih bisa mengalaminya. Untungnya, efek samping ini bisa diminimalisir dengan beberapa cara mudah. Mengkompres dengan menggunakan es atau air dingin bisa mengurangi kemerahan yang terjadi. Beberapa salon dan spa kelas atas akan menyediakan es untuk Anda dan mengaplikasikannya selama beberapa menit sebelum mengoleskan lotion pendingin atau salep.


3. Pengeriputan Kulit

Waxing juga melibatkan tarikan pada kulit. Tidak peduli seberapa halus wax yang digunakan, tarikan ini bisa menyebabkan berkurangnya elastisitas serta kekuatan kulit, yang pada akhirnya akan berdampak pada pengeriputan kulit.



Di atas adalah beberapa efek samping waxing. Efek samping di atas sangat jarang terjadi pada penggunanya, kalaupun terjadi efek samping, itu hanya sesaat dan masih dapat diatasi. Jika berbicara mengenai efek samping permanen, menggunakan waxing tidak mempunyai efek samping permanen apapun pada kulit.


Jadi, waxing memang sudah terkenal sebagai cara merontokkan bulu kaki yang aman, efektif, dan minim resiko. Semoga artikel ini membantu Anda untuk mengetahui seluk beluk melakukan waxing pada tubuh. Bagaimana, tertarik untuk mencobanya?


Terjawab 10 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang