Apakaha batu permata itu ada dasar keilmuannya?

Dilihat 1,81 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Hal ini sangat dikenal tentang kenyataan kalau batu permata dulunya digunakan untuk perbaikan kehidupan seseorang. Tapi kebanyakan orang tidak percaya tentang hal ini terutama generasi muda karena mereka memikirkan logika dibelakang suatu hal. Tapi, dalam hal ilmiah, ada suatu tekanan yang belum dibuktikan, tapi kami masih mempercayainya karena kami merasakannya. Contoh yang paling menonjol adalah hukum gravitasi. Hukum ini masih belom dibuktikan oleh peneliti, tapi kami percaya kalau hal itu ada karena kami merasakannya. Mirip dengan efek dari batu permata yang diteliti oleh mereka yang telah menggunakannya dibawah rekomendasi yang benar. Apakah kamu tahu kalau batu permata memiliki warna dan kilauan yang berbeda dan matahari yang menjadi sumber semua energi, juga memberi efek pada manusia. Dalam hal ilmiah, ada prisma, ketika dilihat dari sinar matahari, hal itu mengubah cahaya matahari menjadi 9 warna yang 2 warna nya itu tidak terlihat - ultraviolet dan infra merah. Sehingga spektrum dari 9 warna itu dipahami menjadi kosmik matriks dan sangat esensi dari sembilan planet. 

Warna-warna itu sanga mirip dengan warna batu permata. Kesembilan planet itu diasosiasikan dengan warna-warna ini dan batu ini juga dianjurkan dalam konsonan. Kenyatannya adalah, panjang gelombang dari warna-warna ini sangat mirip dengan yang ada pada batu permata. Hal itu menandakan batu permata tidak keluar dari sistem energi ini. Batu tertentu menyerap semua jenis solar dan energi kosmik dan membiarkan tipe enerrgi tertentu itu melewatinya dan nantinya akan diserap oleh tubuh. Kalau dianjurkan dengan benar, hal ini sebenarnya membantu seorang individu. Hal ini menyembalikan keseimbangan dalam seseorang, dan ia akan menemukan perkembangan diri. Namun, efek dari batu permata juga terbukti memiliki efek sebaliknya. Kalau seseorang diberikan batu permata yang salah, sudah diteliti kalau hal itu akan memberinya efek yang salah selama ia memakainya dan feknya akan hilang saat batunya dilepas. Sehingga kemanjuran dari batu permata tidak memerlukan eksperimen lab, cukup beberapa hukum ilmiah tidak memerlukan dukungan eksperimen.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang