Bagaimana aku bisa menyembunyikan benturan pada tulang dada ku?

Dilihat 319 • Ditanyakan 8 bulan lalu
1 Jawaban 1

Ini jawaban panjang, jadi akan kujelaskan detilnya: dunia ilmiah berkata jika kamu menyepelekan senggolan, seperti orang lainnya dan akan menjadi tujuan "tersembunyi". Orang akan menilai perilakumu sebelum menilai penampilanmu. Kamu akan di kira cari perhatian. Mirip seperti kata nenek, meski dia tidak ikut dalam scan Functional Magnetic Resonance Imaging (FMRI), dia benar.

Kini akan kuceritakan evolusi persepsi neuron dan pengalamanku, sebagai pribadi dengan penampilan aneh yang jelas-jelas menjadi perhatian dan lebih mengganggu daripada senggolanku. Jangan kira aku menertawakanmu. Dan jangan pikir karena ada seseorang yang lebih buruk darimu kamu jadi lega. Aku akan menceritakan bagaimana menangani kekurangan fisik.

Pertama kamu memiliki kelainan proses xiphoid. Xiphoid merupakan inti kecil pada ujung tulang dada dimana ligamen menempel. Itu adalah variasi bukan cacat. Sekitar 5% dari populasi. Lebih umum pada pria daripada wanita. Xiphoid hanya merubah sebagian kecil ligamen yang ada tulang dada. Diperkirakan dia membuat penderita menarik nafas lebih efektif tapi itu hanya dugaan saja. Manusia bukan kloning. Semua orang memiliki variasi anatomi, hasil dari bawaan genetik atau selama pertumbuhan. Aku perkirakan kamu sudah melewati masa kritis super-self di mana kamu tidak nyaman dengan fisikmu sendiri.

Dalam evolusi persepsi neurologi, ide utamanya adalah otak memprioritaskan masukan dari lingkungan karena kamu melakukan sesuatu secara satu-persatu. Ketika mengevaluasi sesama manusia, atribut fisik tidak menjadi prioritas. Tapi otak memprioritaskan atribut perilaku dengan tujuan memahami niat mereka. Kita sering bertemu seseorang dengan penampilan fisik yang berbeda dengan perilakunya. Jadi kamu tidak perlu khawatir tentang kelainan fisikmu karena orang lain hanya menilai perilaku kita dan menomorduakan fisik kita. Pada akhirnya, kamu tidak bisa menyembunyikan sesuatu tentang dirimu baik mental atau fisik, jika kamu terus mengeluh maka orang lain akan tahu tentang itu. Itu seperti bermain poker.

Terjawab 6 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang