Bagaimana Anda akan membuat sebuah film Green Lantern yang bagus?

Dilihat 773 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Sebuah film Green Latern yang bagus sudah pernah ada: yaitu sebuah film animasi yang diberi judul Green Lantern: First Flight, disutradarai oleh Lauren Montgomery pada tahun 2009. Film tersebut memiliki beberapa keuntungan, karena cerita yang lebih pendek dan merupakan film animasi, tetapi pada tahun 2011, film tersebut di angkat ke layar lebar dan itu merupakan suatu kesalahan : 

  • Seorang pahlawan yang menyenangkan : Peran pahlawan yang  dimainkan oleh Ryan Renolds sangat buruk. Dia seorang yang agak menarik, tetapi dia seorang yang sama sekali buruk, tidak bertanggung jawab, sombong dan gegabah , bahkan agak pengecut. Benar-benar bukan seorang tokoh yang hebat. Tokoh Hal Jordan dari film animasinya, yang suaranya diisi oleh Christopher Meloni,  adalah seorang yang sombong, dan cenderung merasa hebat, tetapi dia memang sangat berani dan cerdik, selain daripada itu , dia mempunyai  semangat yang mulia dari pengorbanan dan persahabatan.  Juga, dia lebih klasik, dalam arti bahwa anda tidak perlu menonton adegan agar anda kasihan padanya ketika ayahnya meninggal atau ketika dia ada masalah dengan bos nya yang seksi. Dia seorang kesatria luar angkasa, dan dia ada untuk melaksanakan tugasnya ! Itulah seorang Green Lantern (GL) yang sebenarnya.
  • Seorang penjahat yang keren : Dalam filmya tahun 2011, ada sebuah ketidaktertarikan, menyebalkan - melihat seorang penjahat yang mempunyai kekuatan mematikan bernama  Parallax dan seorang penjahat yang mempunyai fisik yang sangat besar bernama Hector Hammond. Mereka bukanlah tokoh-tokoh legenda. Di film tersebut juga ada tokoh legenda Sinestro, tetapi dia disana muncul sangat singkat dan dia menjadi sangat jahat di adegan pendek dari akhir film. Tetapi dalam filmnya  Lauren Montgomery, kita melihat Sinestro sepanjang film, dan Hal dan Sinestro bekerja sama untuk memerangi orang jahat. Dia memperlihatkan kepercayaannya beberapa kali, dia memiliki sikap, kharisma dan penampilannya sangat keren. Ketika dia berbelok ke sisi gelap, konfrontasi akhir antara Hal dan Sinetro sangat keren dan hebat sekali, karena mereka sangat mengenal dan mempercayai satu sama lain.
  • Belajar ketika anda terbang : Eksposisi, bukan main!  Film live action sangat sulit dibuat menjadi sebuah eksposisi, sedangkan film kartun memungkinkan anda mengetahui kehidupan dunia GL (Green Lantern), sepertinya anda ikut terbang melalui film itu. Film kartun tidak mempelajari hal-hal tentang "keinginan" vs "ketakutan", tetapi saya pikir hal itu merupakan keuntungan : film itu adalah sebuah pertarungan antara individual dan bala tentara : biarkan emosi memilah sendiri, setidaknya untuk film ini. Oh, Hal mendapatkan cincin dari  Abin Sur langsung di kapal, anda tidak harus menunggu kapalnya untuk tabrakan di Bumi. 
  • Ruang Angkasa, perbatasan akhir : Dalam film nya tahun 2011, sebagian besar  peristiwa/kejadian  yang terjadi di film  ada di planet Bumi kita yang membosankan dengan beberapa adegan ada  di planet Oa serta beberapa tempat lain.  Tetapi kebanyakan peristiwa/kejadian dalam film kartun nya ada di planet asing yang sangat jauh dengan spesies yang menarik dan teknologi-teknologi aneh.  Film kartun bermain dengan mempunyai keuntungan , karena biaya lebih murah daripada menciptakan live action yang sesungguhnya. Namun Bumi masih terasa membosankan ketika anda dapat terbang ke perbatasan alam semesta.  Film Lauren Montgomery juga unggul dalam hal penampilan dan cerita, dengan gagasan  imaginatifnya dan penuh kelucuan serta pertempuran yang sangat baik. 

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang