Bagaimana anda menyingkirkan sakit gigi yang luar biasa tanpa konsultasi dokter gigi?

Dilihat 3,37 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Sakit gigi bisa disebabkan oleh sejumlah penyebab dan jika tidak ditangani bisa berujung dengan opname di rumah sakit. Jika anda mengalami bengkak yang ekstrim pada wajah, area leher, dan rahang atau mungkin anda merasa ada infeksi gigi yang butuh penanganan darurat, segera pergi ke fasilitas kesehatan di tempat anda. Di samping itu ada banyak metode temporer untuk membantu meredakan rasa sakit dari sakit gigi: Minum obat pereda rasa sakit, kantong es (jangan pernah menggunakan yang panas!), membatasi pergerakan, tidur posisi duduk – dokter gigi adalah satu-satunya cara untuk menghilangkan rasa sakit itu secara permanen.


Cari Dokter Gigi.

Tidak peduli anda suka atau tidak, pada umumnya pilihan satu-satunya yang bisa anda lakukan adalah mencari dokter gigi. Banyak yang mengalami kegelisahan dengan giginya. Tapi faktanya, saya ragu jika setiap orang “mau” pergi ke dokter gigi. Percayalah, klinik gigi tahu bahwa kami adalah tempat terakhir yang akan dikunjungi pasien – bahkan untuk sekedar kunjungan rutin dengan senyum tersehatnya.

Ini beberapa tips untuk mencari dokter gigi.

  • Lakukan riset dokter gigi lokal. Dengan teknologi saat ini, anda memiliki akses ke berbagai situs, Facebook, begitu banyak sumber yang bisa anda tanyai dari teman-teman dan online.
  • Telepon klinik manapun yang anda rasa sesuai dengan harapan anda. Mintalah untuk dijelaskan apa yang akan dilakukan di kunjungan pertama anda. Jujurlah, jelaskan jika anda nervous. Tanyakan tentang apa yang mereka sarankan untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan anda. Klinik seringkali menawarkan cara-cara untuk menghilangkan nervous – nitrous oxide, pengobatan oral, metode IV dan banyak lainnya. Hari apa saja mereka menjadwalkan pertemuannya? Apakah cocok dengan jadwal anda?
  • Pergi ke klinik. Setelah anda menemukan klinik gigi yang melegakan anda saat di telepon – saya rekomendasikan anda sendiri yang menjadwalkan pertemuannya. Pergilah ke klinik yang mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan anda dan memberikan pelayanan konsumen terbaik via telepon. Apakah atmosfernya sesuai dengan apa yang dilakukannya di telepon?
  • Jadwalkan pertemuan anda. Jika anda sudah tenang, jadwalkan pertemuan! Percayalah. Anda tentu ingin menjaga gigi anda selama mungkin.

Di bawah ini beberapa penyebab sakit gigi. Tentu saja, cara terbaik untuk menyembuhkannya – adalah pergi ke dokter gigi!


  1. Gigi busuk. Gigi busuk biasanya terjadi saat bakteri mampu menghancurkan enamel gigi dan menyebabkan lubang. Lubang gigi bisa jadi tak terdeteksi hingga pembusukan merambat ke syaraf gigi. Sekalinya hal ini terjadi, gejala yang paling umum adalah sensitifitas terhadap panas/dingin dan menambal lubang gigi itu. Jika pembusukan menjangkiti gigi, ia harus konsul ke dokter gigi secepatnya untuk mencegah komplikasi di masa datang dan kehilangan gigi tersebut.
  2. Gigi bengkak. Saat pembusukan tidak tertangani, dengan berjalannya waktu akan mengikis enamel gigi. Ketika ini terjadi, akar gigi akan melemah sehingga membuat bakteri mampu menyerang dan menyebabkan infeksi yang parah. Penyebab lainnya dari bengkak mungkin ada gigi yang patah, penyakit gusi atau apapun yang dapat membuat bakteri masuk menginfeksi pulp gigi. Gejala umum dari bengkak adalah rasa sakit yang luar biasa (terutama di malam hari saat menjelang tidur), rasa sakit yang nyeri/berdenyut, ada bisul atau kantung yang mungkin muncul di sekitar rasa sakit, pembengkakan rahang, dagu dan/atau gusi. Sangatlah darurat untuk segera pergi ke Unit Gawat Darurat jika anda mengalami pembengkakan wajah, dagu, area rahang atau leher. Jika tidak tertangani, pembengkakan gigi akan menyebabkan dampak jangka panjang yang serius dan bisa menyebabkan kematian pada kasus yang serius. Harap berkonsultasi ke klinik dokter gigi lokal sebelum situasinya berkembang hingga ke titik anda harus masuk rumah sakit.
  3. Gigi fraktur. Kadang-kadang, seseorang mengalami gigi patah/pecah. Penyebab umum dari gigi fraktur adalah gigi keropos (biasanya akibat pembusukan/lubang) atau trauma (seperti kecelakaan mobil, olahraga). Sangat penting untuk melakukan foto rontgen/x-ray pada gigi tersebut setelah trauma, untuk menentukan apakah gigi itu memerlukan perbaikan. Tergantung pada jenis kecelakaannya, gigi bisa saja patah dalam ukuran sangat kecil atau retak yang tak terlihat tanpa melalui x-ray. Jika tidak ditangani, gigi tersebut bisa berkembang menjadi komplikasi yang lebih jauh.
  4. Tambalan gigi yang rusak. Seiring berjalannya waktu, tambalan dan perbaikan gigi lainnya bisa melemah, sehingga menyebabkan “kebocoran” yang bisa diakses bakteri menuju enamel dan mengakibatkan pembusukan. Untuk mencegah terjadinya hal ini, pergi ke dokter gigi anda setidaknya tiap 6 bulan. Ia akan memeriksa integritas perawatan gigi yang sudah ada dan membantu untuk mengawasi area yang perlu perhatian.
  5. Gerakan-gerakan berulang. Beberapa orang menggertakkan giginya atau mengunyah permen karet sehingga membuat giginya aus. Saat gigi kita aus, bakteri bisa menemukan lubang-lubang kecil untuk kemudian merusaknya. Penting untuk berkonsultasi pada dokter gigi anda dalam mendiskusikan opsi-opsi pelindung gigi supaya gertakan-gertakan tersebut tidak menyebabkan kerusakan permanen.
  6. Penyakit gusi. Orang-orang dengan penyakit periodontal (gusi), memiliki resiko tinggi kehilangan gigi. Penyakit ini menyebabkan bakteri menyerang gigi anda di bawah garis gusi dan menyebabkan gigi berlubang yang seringkali tak bisa diperbaiki dengan menambalnya. Ada beberapa tanda-tanda umum yang menunjukkan penyakit gusi: bau nafas tak sedap, gigi longgar, gusi bengkak/berdarah. Segeralah pergi ke dokter gigi untuk mencegah kerusakan jangka panjang. Jangan menunggu terlalu lama untuk pergi ke dokter gigi, semakin lama penyakit periodontal tidak tertangani, akan semakin banyak gigi yang keropos dan kerusakan akan terjadi. Saat terlalu banyak gigi yang keropos, gigi tiruan dan implan bukan lagi menjadi opsi. Artinya,  seorang pasien dengan tingkat keropos yang ekstrim, tidak bisa menggunakan gigi palsu selamanya.

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang