Bagaimana cara anda tidur saat anda menderita insomnia?

Dilihat 3,08 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Saya akan berasumsi bahwa anda tertarik dengan solusi non-medis. Saya telah menuliskan ini beberapa kali dan pertanyaan ini bisa dijawab lagi. Solusinya mudah dalam opini saya, dan nyaris tak ada teman penderita insomnia saya yang mau mencobanya, mereka hanya melanjutkan eksperimen dengan obat resep dan mengulangi kata-kata “tidak, kamu tidak mengerti, ini kondisi medis”. Saya percaya faktor-faktor berikut ini dapat dipertimbangkan saat mengevaluasi ketidakmampuan anda untuk tidur.

A) Pola makan. Apakah anda banyak memakan junk food sebelum tidur? Minuman berenergi? Kopi? Beberapa orang lebih sensitif terhadap komponen psikoaktif yang ada di dalam makanan/minuman ini, termasuk saya. Bahkan sedikit kopi setelah siang dapat membuat saya terjaga hingga pagi (fakta bahwa saya tidak rutin meminum kopi membuat hal ini menguntungkan bagi say). Cobalah menghindari makanan tinggi gula, kafein, dan alkohol karena mereka jelas akan membuat anda terjaga atau membuat tidur meresahkan. Carilah di Google tentang cemilan sebelum tidur yang dapat anda konsumsi dan tidak mempengaruhi tidur anda. Saya biasanya memilih antara kacang-kacangan dan susu (yang mengandung melatonin, kalau saya tidak salah), yang menjadi salah satu neurotransmitter utama dalam tidur.

B) Aktivitas fisik. Apakah anda merasa gelisah saat malam? Cobalah mengunjungi gym atau berolahraga di rumah. Beberapa orang mengatakan ini membantu mereka sebelum tidur, saya pribadi mendapati olahraga terlalu menstimulasi, sehingga saya merekomendasikan olahraga sebagai rutinitas setelah makan siang/malam jika anda juga begitu.

C) Area tidur/rutinitas sebelum tidur. Apakah anda menyimpan laptop, TV, ponsel dan Kindle anda disamping anda? Penggunaan alat-alat ini sudah sering terbukti sebagai penghalang terbesar untuk tidur nyenyak dan nampaknya bagus apabila tidak ada penggunaan alat-alat ini satu jam sebelum tidur karena adanya blue light di layarnya, yang menekan produksi melatonin. Saya melihat ini sebagai faktor utama di antara teman-teman saya yang tidak bisa tidur. Mereka berbaring, dan menyimpulkan setelah 30 detik bahwa mereka insomnia dan mulai ber-SMS. Tidak ada yang bisa tidur dengan suara getaran ponsel di samping kepala mereka, kecuali alarm karena mereka tetap berfungsi saat mode hening (dan sebaiknya diletakkan di seberang ruangan untuk menggerakkan anda saat pagi). Kebanyakan kenalan saya, termasuk saya, merekomendasikan sedikit bacaan sebelum tidur untuk membuat pikiran anda berkelana. Mandi air hangat dalam kegelapan juga sangat berfungsi bagi saya, meskipun harus berhati-hati dengan suhunya. Tubuh anda menyukai lingkungan yang sejuk dengan udara segar untuk tidur, bisa jadi ruangan anda terlalu panas dan pengap sehingga mencegah anda tidur.

D) Secara internal, harus ada evaluasi tentang fungsi kamar bagi anda. Saat waktu tidur datang bagi anda (mungkin sejam sebelumnya), cobalah untuk mengamati pikiran dan perasaan yang anda rasakan. Jika anda merasa “yah, malam ini tidurku tidak nyenyak lagi” dll., anda telah menghadapi penghalang pertama anda. Saat pemikiran ini muncul, keluarlah dari kamar, minumlah air atau susu, tataplah ke luar jendela selama beberapa saat hingga anda kembali santai, kemudian kembalilah ke kasur anda. Saya ulangi: hindari layar elektronik, ini hal terburuk yang menghalangi tidur. Wajib bagi anda untuk mencoba melihat kamar tidur sebagai tempat beristirahat, bahkan jika anda sedikit melantur dan gelisah, bangun saja, duduk di suatu tempat dan biarkan pikiran anda sedikit melantur. Semua faktor ini umumnya membantu saya untuk tidur nyenyak dan saya menderita insomnia parah saat beranjak dewasa (tidur pukul 3-4 pagi dan bangun jam 7). Saya tidak suka obat-obatan, mereka menciptakan ketergantungan dan sudah tidak lagi fungsional atau dibuat sesuai kebutuhan di masa kini). NB: saya selalu merekomendasikan meditasi dan membaca sebelum tidur. Dengan memperhatikan diri anda sendiri, penyebab insomnia anda bisa jadi akan terlihat sendiri. Tubuh anda sangatlah cerdas dan tahu apa yang diinginkannya, jadi cobalah mendengarkannya.

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang