Bagaimana cara-cara untuk mengurangi gatal yang disebabkan tumbuhnya rambut setelah waxing/mencukur bulu kaki?

Dilihat 1,9 rb • Ditanyakan 8 bulan lalu
1 Jawaban 1

Kemolekan tubuh merupakan hal penting bagi setiap wanita. Tak heran jika para wanita berlomba-lomba untuk mendapatkan kemolekan tersebut dengan berbagai cara, sekalipun harus membayar harga yang mahal. Selain wajah, kulit yang halus selalu menjadi prioritas utama bagi mereka. Karena itu, mereka rajin untuk mencukur bulu yang tumbuh di beberapa spot, terutama mencukur bulu kaki.

Mencukur bulu kaki juga memiliki efek samping, salah satunya adalah rasa gatal. Kaki yang gatal setelah mencukur bulu merupakan dilema yang umum terjadi pada wanita. Goresan yang menyakitkan bisa membuat wanita yang paling rasional pun menjadi frustasi dan menangis. Kaki gatal setelah bercukur bisa terjadi karena beberapa alasan, salah satunya kulit kering. Terkadang, ruam bisa muncul juga setelah bercukur. Akan tetapi, ada, banyak cara dan teknik untuk menangani dan mencegah masalah yang menjengkelkan ini.


mencukur bulu kaki


Penyebab Munculnya Rasa Gatal


Ada beberapa kekurangan dalam melakukan waxing pada kaki. Diantaranya adalah munculnya rasa gatal dan menimbulkan ruam setelah mencukur bulu kaki. Namun, hal itu bisa karena masalah kulit anda sendiri dan sebagian disebabkan langsung oleh pencukurannya. Berikut adalah penyebab munculnya rasa gatal tersebut :


  • Kulit Kering
    Jika anda sudah memiliki kulit yang kering, menekan objek apapun pada kulit anda bisa menyebabkan iritasi. Hal ini termasuk melakukan hal-hal sepele seperti mengeringkan kulit dengan handuk setelah mandi. 
  • Sensitifitas Kulit
    Orang-orang dengan kulit sensitif terganggu oleh apapun yang mengganggu. Ruam yang muncul setelah mencukur bulu kaki adalah masalah umum bagi orang-orang dengan kulit yang sensitif.
  • Pisau Cukur Tumpul
    Menggunakan pisau cukur yang tumpul bisa menyebabkan anda menekan kulit terlalu keras saat mencukur, menyebabkan kaki menjadi gatal dan bisa menimbulkan ruam. Pisau cukur tumpul tidak bisa bekerja seperti yang anda inginkan. Menekannya lebih keras untuk mencoba agar pisau itu menjadi lebih baik hanya akan membuat anda tidak nyaman dan anda kemungkinan besar masih tidak mendapatkan hasil cukur yang anda inginkan.
  • Luka Bakar Akibat Cukur
    Menggunakan pisau cukur yang tumpul, mencukur terlalu dekan dengan kulit, dan menekan pisau cukur terlalu keras pada kulit akan menyebabkan luka bakar. Masalah yang menyakitkan ini juga bisa disebabkan karena pencukuran kering dan pencukuran dingin.
  • Menggaruk
    Kaki yang gatal setelah mencukur dan ruam yang muncul setelah mencukur kaki akan membuat anda secara alami ingin menggaruk. Sayangnya, meski cara ini bisa meringankan rasa gatalnya sesaat, menggaruk hanya akan membuat rasa gatalnya lebih buruk.
cara menghilangkan rasa gatal setelah cukur bulu


Penanganan yang Tepat untuk Mengatasi Gatal


Berikut ini adalah cara mengatasi rasa gatal yang ditimbulkan setelah mencukur bulu :


  1. Pengobatan dari toko obat
    Lotion, krim dan spray yang mengandung bahan-bahan berikut ini bisa meredakan gatal-gatal pada kaki setelah bercukur: Camphor, Mentol, Phenol, Pramoxine, Diphenhydramine, Benzocaine (atau topikal "caine" apapun). Krim anti gatal yang mengandung 1%hydrocortisone bisa juga bermanfaat untuk meredakan gatal-gatalnya; terutama ketika ada ruam di kaki setelah bercukur. Balsem Tas, aslinya dibuat untuk melancarkan susu pada sapi yang menyusui atau sedang disusui, produk ini sudah sering digunakan di banyak rumah-rumah sebagai obat alami untuk kulit kering dan iritasi kulit.
  2. Pengobatan Alami
    Bahan-bahan berikut ini bisa ditemukan secara alami, mereka dapat membantu gatal pada kaki setelah bercukur, termasuk gatal-gatal yang disertai ruam. Pereda alami ini bisa digunakan pada lotion, krim, spray, atau tanpa semua itu. Aloe vera adalah pereda alami yang digunakan untuk banyak iritasi kulit, termasuk luka bakar matahari. Jus dari aloe bisa dioleskan langsung dari sumber tanamannya.
    Sedangkan Oatmeal, benar-benar, merupakan salah satu obat alami terbaik untuk menghentikan gatal setelah bercukur pada kaki. Melakukan mandi oatmeal akan membantu meredakan gatal-gatal atau ruam, termasuk gatal akibat reaksi alergi. Cukup gunakan stoking setinggi lutut, isi dengan oatmeal, dan gunakan sebagai penggosok saat mandi dengan air. Oatmel tidak hanya akan meredakan kulit yang teriritasi tapi juga melembabkan, membuat kulit terasa halus dan lembut.
    Minyak vitamin E biasanya ditemukan dalam lotion (tapi juga bisa ditemukan dalam bentuk tablet di toko obat atau fasilitas kecantikan). Minyak vitamin E adalah pelembab alami dan akan meredakan iritasi kulit dan kulit kering dengan cukup cepat.
    Lavender, tidak hanya akan meredakan kulitnya tapi juga indera perasanya. Gunakan saat andi untuk menghilangkan gatal dan sakitnya, dan juga untuk menghilangkan stress. Redakan segala rasa sakit dan stress dalam sebuah mandi lavender.
    Minyak pohon teh sudah lama digunakan sebagai antiseptik alami. Digunakan paling sering untuk masalah kulit seperti jerawat, ketombe dan eksim, minyak pohon teh akan menyeimbangkan kulit dan meredakan iritasi.
    Tanaman witch hazel adalah astringen alami; menyeimbangkan dan menguatkan kulit setelah menggunakan produk yang mengiritasi, termasuk produk-produk bercukur dan sabun
efek mencukur bulu kaki


Teknik Untuk Mencegah Munculnya Rasa Gatal


Ada banyak teknik dalam pencegahan gatal-gatal pada kaki setelah mencukur. Teknik ini dilakukan sebelum, selama dan sesudah bercukur. Teknik mencegah rasa gatal setelah bercukur, diantaranya :


  1. Gunakan air hangat (jangan panas) untuk mencukur bulu di kaki. Air panas akan menghilangkan kelembaban kulit. Air hangat akan membantu melembutkan bulu rambut untuk pencukuran yang lebih mulus.
  2. Pastikan kulit-kulit lama anda sudah terkelupas sebelum dan sesudah mencukur.Eksfoliasi sebelum mencukur untuk meluruskan rambut supaya tercukur lebih rata dan untuk menghilangkan kulit mati. Eksfoliasi setelah bercukur untuk membersihkan produk apapun yang digunakan untuk bercukur. Eksfoliasi setelah bercukur juga membantu mencegah rambut tumbuh ke dalam. Selalu gunakan krim bercukur atau produk-produk bercukur ketika bercukur untuk membasahi kulit. Jangan hanya menggunakan air saja. Meski anda bisa menggunakan sabun, hal itu tidak disarankan karena bisa mengeringkan kulit. Jika anda suka rasanya saat menggunakan sabun untuk bercukur, cobalah sabun susu kambing yang sebenarnya menetralkan pH dalam kulit anda. Jika anda memiliki kulit sensitif, cobalah produk cukur sensitif yang mengandung aloe. Biarkan krim cukur pada kaki anda kira-kira selama tiga menit untuk lebih melembutkan rambutnya. Cukurlah dengan arah tumbuhnya rambut anda. Jika anda mencukur melawan arah, iritasi dan benjolan bisa terjadi. Cukur dengan pelan menggunakan pisau cukur yang tajam. Jangan gunakan pisau cukur tumpul! Pisau cukur tumpul dan tambahan tekanan saat bercukur akan menyebabkan iritasi dan kemungkinan besar ruam. Setelah bercukur dan eksfoliasi, bersihkan kaki dengan air dingin. Hal ini akan membuat pori-pori menutup, mencegah gangguan dari luar untuk masuk ke kulit anda. Setelah membersihkan dengan air dingin, tepuk-tepuk kaki anda hingga kering. Jangan digosok. Menggosok pori-pori terbuka dan mengijinkan zat pengganggu itu masuk; dan juga menghilangkan lapisan kulit baru. Tepuk-tepuk kaki anda dengan tanaman witch hazel untuk memperkuat dan menetralisir sebelum menggunakan lotion atau krim. Gunakan pelembab yang tidak mengandung parfum, pewarna atau alkohol karena hal ini bisa mengeringkan dan lebih jauh lagi mengiritasi kulit. Cobalah balsem tas atau krim khusus setelah bercukur.

mencukur bulu kaki dengan benar


Tips


Setelah membagikan penyebab dan cara mengatasi rasa gatal saat mencukur, saya akan memberikan sedikit tips. Jauhi semua produk yang mengandung parfum, pewarna dan alkohol, termasuk kosmetik, khususnya bagi mereka yang sensitif atau memiliki kulit kering. Jika muncul ruam pada kulit yang merupakan infeksi atau tidak sembuh dalam beberapa hari, kontak dokter anda. Ruam bisa jadi merupakan masalah kesehatan yang lebih parah seperti dermatitis, eksim, atau infeksi staphylococcus.

Terjawab 11 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang