Bagaimana cara kerja alat bantu dengar digital?

Dilihat 1,25 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Bagaimana cara kerja alat bantu dengar digital? Alat bantu dengar digital menggunakan kombinasi dari berbagai teknik yang berbeda yang disebut sebagai DSP (Digital Signal Processing/Pengolahan Sinyal Digital), termasuk:


  • Penyesuaian perolehan. Jumlah dimana pengeras suara ditingkatkan sampai dengan frekuensi suara tertentu dikenal dengan perolehan. Alat bantu dengar digital menyesuaikan perolehannya secara selektif, biasanya untuk sekitar satu lusin pita frekuensi yang berbeda, untuk menyesuaikan kehilangan pendengaran seseorang. Penyesuaian perolehan hampir mirip seperti graphic equalizer pada stereo, dimana kamu dapat mengubah pita frekuensi yang berbeda naik atau turun untuk menekankan perkataan, treble, bass, atau instrumen - instrumen tertentu. (alat bantu dengar analog juga melakukan penyesuaian perolehan secara selektif untuk frekuensi pita yang berbeda).
  • Kompresi. Ini merupakan fitur kunci pada alat bantu dengar digital. Meskipun ini rumit, dan ada berbagai jenisnya, pada dasarnya ini merupakan hal yang sederhana.  Seseorang yang memiliki pendengaran normal dapat mendengar rentang suara penuh baik yang keras maupun pelan (mulai dari daun yang berguguran sampai dengan suara pesawat jet) untuk semua frekuensi, tapi seseorang yang memiliki kerusakan pendengaran akan mendengar rentang suara yang lebih kecil untuk pita frekuensi tertentu (mereka hanya mendengarkan frekuensi suara yang keras). Yang harus dilakukan oleh alat bantu dengar adalah meremas (atau memadatkan) rentang dari suara yang keras dan pelan di sekitar kita ke dalam rentang yang lebih kecil yang dapat didengar oleh pasien, sementara mempertimbangkan bahwa mereka dapat mendengar beberapa frekuensi lebih baik dari yang lainnya  dan seringkali ingin mendengar frekuensi tertentu. (terutama suara percakapan) lebih dari yang lainnya. WDRC (Wide Dynamic Range Compression/Kompresi rentang lebar dinamis) merupakan suatu jenis kompresi yang meningkatkan suara yang lebih pelan yang ingin kamu dengar (termasuk suara percakapan) lebih besar dibanding suara yang lebih keras yang tidak ingin kamu dengar. Menggunakan pita frekuensi yang disebut kanal, kompresi ini mempertimbangkan pola frekuensi tertentu yang dapat dan tidak dapat kamu dengar. Kompresi ini juga menyesuaikan cara suara berubah "secara dinamis" dalam intensitas sejak dimulai sampai berakhir.
  • Klasifikasi suara. Ini mengkatergorikan suara yang kamu dengar menjadi musik, percakapan, kebisingan, atau apapun juga dan memperbesarnya (atau menurunkannya) secara selektif. Alat bantu dengar yang canggih secara efektif mengetahui pada lingkungan seperti apa kamu sedang berada (konser, restoran yang bising, di kelas, di bioskop, atau dimanapun tempat lainnya) dan menerapkan pola pengeras yang berbeda untuk suara yang kamu dengar. Secara efektif, alat bantu dengar digital bekerja seperti alat bantu dengar analog tapi secara otomatis menyesuaikan dengan lingkungan tempat kamu berada.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang