Bagaimana cara kerja behel gigi?

Dilihat 1,28 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Meski tak jarang orang yang terlahir dengan gigi yang rapi, banyak pula orang yang terlahir dengan gigi gingsul atau bahan gigi yang tumbuh dengan arah tidak menentu. Bahkan ada pula orang yang telahir dengan jumlah gigi lebih banyak dari yang seharusnya. Karena gigi berantakan dianggap tidak cantik, untuk merapikan gigi mereka banyak orang yang memutuskan untuk pasang kawat gigi


Kawat gigi atau yang lebih dikenal dengna sebutan behel adalah salah satu alat untuk merapikan gigi yang biasanya berbahan metal. Sesuai dengan kebutuhan, ada macam-macam behel yang digunakan untuk merapikan gigi. Ada behel gigi permanen, ada yang bisa dilepas dan dipakai lagi. Meski pada umumnya kawat gigi bisa terlihat karena dipasang di depan gigi, namun ada pula jenis kawat gigi yang bernama behel incognito di mana kawat gigi ini dipasang di belakang gigi, sehingga letaknya tersembunyi. 


Di antara macam-macam behel, behel jenis ini harganya memang cenderung lebih mahal karena memang hasilnya lebih bagus dan jangka pemakaiannya lebih lama, namun efek sampingnya kebanyakan orang yang menggunakan kawat gigi tipe ini akan menjadi cadel atau pelat karena behel ini terletak di belakang gigi dan sering bersentuhan dengan lidah, lidah akan sedikit teriritasi dan menyebabkan penggunanya menjadi pelat.




Prosedur pasang kawat gigi memang terkenal mahal, ditambah lagi perawatan rutin yang harus dilakukan juga akan menambahkan sejumlah biaya. Meski begitu, karena tren, banyak pula orang-orang yang sebenarnya tidak membutuhkan kawat gigi, tapi ingin memakai behel untuk alasan kecantikan. Karet berwarna-warni yang digunakan untuk menyangga kawat pada gigi tersebut dianggap lucu dan imut, sehingga sempat menjadi salah satu tren kecantikan yang cukup populer. 


Namun sebenarnya apa yang membuat prosedur pemasangan kawat gigi begitu mahal


Berbeda dengan kawat gigi abal-abal yang hanya digunakan untuk kecantikan yang bisa Anda temukan dengan mudah di toko-toko online, behel yang secara khusus dibuat di dokter gigi dibuat secara khusus dan disesuaikan dengan bentuk rahang dan juga kebutuhan Anda, sehingga memiliki harga yang bervariasi. Kawat gigi ini memiliki mekanisme yang jauh lebih rumit daripada yang terlihat karena dokter harus memastikan bahwa behel ini tidak mempengaruhi pergerakan sendi rahang Anda dan juga tidak menyakti Anda. Untuk hasil sempurna, dibutuhkan presisi yang baik. 


Lalu apakah memang kawat gigi ini bekerja? Bagaimana cara kerjanya?


Di bawah ini saya akan menjelaskan bagaimana kerja behel dalam memperbaiki susunan gigi.




Cara Kerja Kawat Gigi (Behel)


Dalam arti dasarnya, kawat gigi itu adalah alat yang terbuat dari ortodontik archwire, elastik, dan sebagainya yang bisa ditransmisikan pada gigi Anda dan ke dalam tulang disekitarnya untuk menstimulasi respon biologis gigi Anda. Tekanan awal dalam ligamen periodontal pada saat terjadi pertumbuhan gigi bisa membuat Anda merasa tidak nyaman, tapi aplikasi tekanan yang lebih ringan (fisiologis) cenderung menghasilkan sakit yang tidak parah. 


Pertumbuhan gigi adalah proses fisiologis, dan supaya gigi dapat bertumbuh sesuai dengan tulang disekitarnya, akar gigi harus diubah ulang. Proses ini secara keseluruhan berdampak pada metabolisme tulang, kepadatan tulang, dan fisiologi dalam ligamen periodontal Anda (ruang jaringan penghubung yang menahan akar gigi dalam gusi). 


Keragaman dalam pertumbuhan gigi ini dapat menyebabkan gigi untuk bertumbuh lebih lambat atau lebih cepat. Anda tidak bisa hanya menggunakan tekanan dan mengharapkan gigi Anda akan bertumbuh lebih cepat karena itu tergantung tubuh untuk memfasilitasi gerakan ini. Karena itu, seberapa lama Anda harus terus menggunakan kawat gigi atau behel ini tergantung dengan berapa banyak waktu yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan gigi seseorang dan juga kondisi fisiologis gigi individu itu sendiri. 




Dengan fisiologi yang normal dan aplikasi tekanan kawat yang benar (dan alat penggerak gigi lainnya), Anda masih bisa menggerakkan gigi kapan saja. Namun, setelah masa remaja, tulang akan menjadi lebih padat dan metabolisme tulang akan berkurang karena kita tidak lagi aktif bertumbuh. Artinya pada gigi orang dewasa cenderung bertumbuh sekitar 30% lebih lambat. 


Kalau maloklusi, itu dikarenakan rahang kecil yang secara fisik dan tidak hanya posisi dari gigi, terkadang operasi itu dibutuhkan untuk memperbaiki hal ini karena gigi dan gusi harus ditarik untuk bisa menyesuaikan semuanya. Pada pasien remaja, terkadang pertumbuhan rahang bisa di modifikasi secara ortodontik untuk memperbaiki maloklusi tertentu, tapi itu tidak memungkinan pada orang dewasa.


Kawat gigi berfungsi memberikan tekanan pada gigi, sehingga gigi secara bertahap bergeser dalam jangka waktu tertentu. Selain untuk menggeser gigi, behel juga berfungsi untuk menahan gigi Anda untuk tidak tumbuh ke arah yang tidak seharusnya, seperti menahan gigi yang semakin lama maju ke depan atau biasa disebut tonggos.

 

Tekanan tersebut datang dari bagian kawat lengkung pada behel dan ini bekerja dari bagian luar gigi. Tergantung kebutuhan Anda, kadang ada orang yang hanya memerlukan behel pada baris atas atau bawah giginya, namun ada juga yang membutuhkan keduanya. Kawat lengkung ini terbuat dari bahan yang lentur sehingga bisa mengikuti bentuk gigi yang tidak rata dan memberikan tekanan lembut untuk gigi dan membantu mengarahkan gigi untuk tumbuh ke arah yang dikehendaki.


Model behel yang lebih lama mempunyai lengkungan kawat yang dihubungkan dengna pita-pita metal besar kemudian direkatkan di sekitar masing-masing gigi. Namun behel yang lebih modern mempunyai lengkungan kawat yang menempel pada braket kecil yang direkatkan di bagian depan gigi dengan slot di bagian luarnya untuk menahan kawat. 


Seiring dengan posisi gigi yang berubah secara bertahap, lengkungan kawat ini harus disesuaikan secara berkala untuk menerapkan tekanan secara sempurna guna memindahkan posisi gigi untuk jangka waktu berikutnya. Untuk behel model terbaru biasanya dibuat dari bahan kawat Nitinol (nikel titanium lab ordnance naval), yang merupakan campuran logam nikel dan titanium yang digunakan oleh NASA untuk melebarkan satelit yang dilipat dalam masa peluncuran.



Macam-macam Behel


Di bawah ini adalah macam-macam behel yang banyak digunakan secara umum dan bisa didapatkan dengan mudah dari dokter gigi kepercayaan Anda, seperti:


  • Behel yang terbuat dari bahan metal (metal braces)
    Behel jenis ini adalah behel yang paling sering dan paling umum dipakai. Karena berbahan metal, jangka waktu pemakaiannya pun lama.
  • Behel estetis (ceramic bracket)
    Behel jenis ini terbuat dari bahan yang berwarna sama dengan gigi natural, sehingga cocok sekali bagi Anda yang membutuhkan behel untuk memperbaiki susunan gigi Anda, namun tidak ingin terlihat seperti menggunakannya.
  • Invisalign

    Ini merupakan jenis behel yang tidak begitu dikenal oleh masyarakat. Berupa plastik transparan, behel jenis ini dibuat dengan bantuan komputer dengan teknologi 3 dimensi. Invisalign ini bisa Anda pasang dan lepas sendiri, namun harus diganti setiap 2 minggu sekali. Tapi, invisalign ini hanya cocok untuk perbaikan gigi ringan, jika perbaikan yang Anda butuhkan cukup signifikan, lebih baik Anda menggunakan behel lainnya.

  • Behel Damon
    Behel damon ini merupakan varian behel metal, hanya saja memiliki sistem penguncian sendiri. Bahan damon ini lebih higienis dan lebih nyaman untuk digunakan. Gigi bisa bergerak dengan lebih leluasa, pergerakannya pun stabil, dan tidak perlukan kontrol ekstra seperti pada behel jenis lainnya
  • Behel lepasan
    Behel jenis ini lebih biasa dipakai pada anak-anak usia SD yang sedang menjalani perawatan perbaikan gigi. Behel ini akan dipakai sepanjang hari dan dilepas saat makan. Seperti invisalign, behel jenis ini hanya digunakan untuk perbaikan gigi ringan.



Sesungguhnya selain untuk alasan kecantikan, alasan mengapa pemasangan behel dibutuhkan bagi orang dengan gigi tak beraturan adalah agar gigi dapat berfungsi dengan maksimal. Ketika susunan gigi tidak seperti yang seharusnya, fungsi gigi untuk mengunyah juga tidak akan bekerja dengan sempurna. Susunan gigi yang rapi dan lurus akan bekerja sempurna baik untuk mengunyah, menggigit, maupun berbicara. 


Selain itu dengan gigi yang berjajar rapi, akan meminimalkan jumlah sela-sela kecil di mana plak bisa bersarang. Plak tersebut bisa menyebabkan gigi Anda rusak atau berlubang dan lebih parahnya bisa menginfeksi gusi Anda. 


Gigi yang bengkok juga dapat menyebabkan kerusakan tidak normal pada permukaan gigi, menyebabkan ketidakselarasan pada sendi rahang dan leher Anda, juga menyebabkan timbulnya rasa nyeri ketika Anda mengunyah atau menggigit makanan, bahkan bisa menyebabkan sakit kepala. Karena gigi dipenuhi oleh saraf-saraf yang sensitif, masalah pada gigi bisa menyebabkan berbagai masalah lain pada tubuh kita. Oleh karena itu kesehatan dan kebersihan gigi sangatlah penting. Semoga bermanfaat!

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang