Bagaimana cara menuliskan pemandangan?

Dilihat 772 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Sepertinya yang kamu maksud, "mengatur" pemandangan. Kalau bukan itu maksudnya, sebelumnya saya minta maaf karena memberikan jawaban yang tidak tepat. Semua cerita punya pengaturan, atau bisa dibilang tempat dimana cerita tersebut berjalan. Setiap pengaturan tersebut harus diciptakan oleh si penulis, yang dijabarkan secara rinci. Harus ada waktu dan tempat. Waktunya bisa hari ini, kemarin, atau di waktu yang akan datang. Waktu kapanpun yang kamu pilih, pastikan bahwa ceritamu masuk akal.


Misalnya, di tahun 60an belum ada ponsel, jadi jangan sampai salah satu  karakter dalam ceritamu menggunakannya di waktu itu. Kesalah sekecil apapun akan membuat pembaca malas untuk terus membaca ceritamu. Pengaturan untuk ceritamu bisa jadi di perkotaan, beberapa rumah di pinggi jalan, atau bisa jadi seluruh alam semesta, tergantung dari ceritamu. Apakah tempat dari ceritamu di Amerika atau Iran? Pastikan karakter bersikap sesuai dengan negara tempat mereka tinggal. Lakukan penelitian terhadap pakaian yang mereka gunakan, aksen berbicara dan budaya dari tempat tersebut.


Kalau kamu menggunakan beberapa bahasa asing, jangan berlebihan. Para pembaca tidak menginginkan pelajaran bahasa. Pengaturan lebih dari sekedar latar belakang, melainkan merupakan salah satu faktor yang bisa mempengaruhi ketertarikan pembaca terhadap sebuah cerita. Jadi pastikan kamu bawa pengaturan yang kamu buat dapat dirasakan dengan kelima panca indera. 


Buatlah pembaca mencium wangi baju yang sedang digantung dan melihat kerusuhan melalui jendela rumah. Kamu juga harus bisa membuat pembaca tetap menyadari jalan cerita yang kamu buat. Kalau kamu ingin tiba - tiba memajukan ceirta beberapa minggu ke depan, pastikan jalan cerita tetap sesuai. 

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang