Bagaimana cara mencegah virus zika?

Dilihat 469 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Sayangnya, satu-satunya cara untuk sepenuhnya menghilangkan penyebaran virus adalah mengeliminasi vektornya - dalam kasus ini, nyamuknya, Aedes aegypti. 


Selama beberapa dekade, melawan nyamuk ini karena DBD. Setiap tahun kita ada perjangkitan, dan beberapa lebih serius dari yang lain, tapi setiap tahun ribuan sakit dan beberapa orang meninggal. Tahun lalu korban yang tewas 700 orang.


DBD sendiri adalah masalah kesehatan publik yang serius. Masalah yang sepertinya tidak bisa ditangani oleh pemerintah kita. Sepertinya tidak cukup pencegahan sebelum musim hangat datang - yang mana nyamuk lebih aktif.


Dan kejutan yang tidak menyenangkan, tahun lalu kita menemukan kalau nyamuk yang sama, yang tidak bisa kita bunuh, sekarang membawa tiga penyakit: DBD, Chikungunya, dan Zika. Dan lebih parahnya, ditemukan keterkaitan adtara zika di kehamilan dan kelainan pada kelahiran, microsephaly. Ya, menjadi tambah buruk, sangat cepat.


Tapi bagaimana cara melawan nyamuk ini? Secara teori, tidak begitu susah. Tidak seperti nyamuk adalah serangga abadi super mutant. Tapi bereproduksi sangat cepat, dan sangat aktif. Untuk melawannya, kamu harus memastikan kalau nyamuknya tidak bereproduksi. Butuh air yang (sangat) bersih dan tenang untuk bereproduksi.


Dan di sinilah jadi sangat susah: bahkan botol kosong dengan air hujan di dalamnya, atau di kolam renang di rumah jarang pengunjung, atau di karet ban tak terpakai di tempat sampah merupakan tempat yang bagus bagi nyamuk brengsek ini.


Jadi kita harus mengikutsertakan seluruh populasi (khususnya di daerah yang miskin, di mana tempatnya tidak ada sanitasi dan tempat pengolahan air) untuk memastikan tidak ada dari air tenang bersih ini tersedia untuk nyamuk untuk menyebarkan larvanya.


Tidak ada obat yang mengobati ketiga penyakit yang disebabkan oleh Aedes ini. Tidak ada vaksin. Alat yang kita miliki hanyalah pencegahan. Dan untuk menghitung seluruh populasi - bahkan untuk melawan penyakit yang sebahaya zika dan DBD - tidak segampang kedengarannya.


Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang