Bagaimana cara mengeluarkan klorofil dari daun?

Dilihat 435 • Ditanyakan 10 bulan lalu
1 Jawaban 1

Sebelum menjawab pertanyaan, terlebih dulu akan saya jelaskan secara singkat tentang apa itu klorofil dan letaknya pada daun. Klorofil adalah zat hijau daun yang dimiliki oleh tumbuhan dan terletak pada bagian daun, yang dibutuhkan untuk kehidupan tumbuhan tersebut. Klorofil bertugas melakukan fotosintesis yang pada akhirnya menyediakan zat-zat pertumbuhan yang sangat dibutuhkan oleh tumbuhan. Fungsi klorofil dalam melakukan fotosintesis dilakukan dengan jalan menyerap tenaga cahaya matahari dan kemudian mengubahnya menjadi tenaga kimia untuk mengolah beragam zat makanan yang telah diserap tumbuhan melalui akar. Selain menghasilkan makanan untuk tumbuhan, klorofil dalam proses fotosintesisnya juga memicu fiksasi CO2 sehingga menghasilkan O2 yang dibutuhkan oleh semua makhluk hidup.


Saat ini, berkat kemajuan teknologi, para ilmuwan sudah menemukan cara untuk mengeluarkan klorofil dari daun sehingga dapat digunakan untuk kesehatan tubuh secara maksimal. Dan cara ekstraksi klorofil dari daun ini dapat kita tiru dan lakukan sendiri di rumah dengan mudah dan aman. Klorofil secara umum, pada tanaman tingkat tinggi, dibagi menjadi dua, yaitu klorofil-a (C55H72O5N4Mg) berwarna hijau tua dan klorofil-b (C55H70O6N4Mg) berwarna hijau muda. Dalam dunia kesehatan sekarang ini, klorofil yang merupakan pigmen utama pada tumbuhan telah banyak dimanfaatkan untuk makanan suplemen guna membantu fungsi metabolik, sistem imunitas, detoksifikasi, inflamatorik dan untuk menyeimbangkan sistem hormonal pada tubuh manusia.


klorofil 1


Khasiat dan manfaat klorofil bagi kesehatan


Sebagaimana yang telah disinggung di atas, bahwa klorofil adalah zat hijau daun yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia. Beberapa manfaat atau fungsi klorofil bagi kesehatan tubuh manusia antara lain untuk mencegah terjadinya anemia, untuk membantu penyembuhan luka, untuk pembekuan darah, untuk detoksifikasi racun dalam tubuh, untuk kesehatan pencernaan, dan masih banyak lagi yang lainnya. Berkat penelitian yang telah banyak dilakukan terhadap klorofil, akhirnya para ilmuwan mengetahui beragam manfaat tersebut. Dan belakangan telah dilakukan berbagai upaya untuk mengekstrak atau mengeluarkan klorofil sehingga segala khasiatnya dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesehatan manusia.

Saat ini Anda bisa mencari dengan mudah cara mengeluarkan klorofil dari daun di internet. Cara-cara tersebut dapat Anda lakukan sendiri di rumah dengan peralatan seadanya. Asal proses yang Anda lakukan sudah sesuai petunjuk, maka klorofil pun bisa Anda dapatkan dan dapat dikonsumsi secara aman dan menyehatkan. Klorofil juga banyak mengandung antioksidan, sehingga sangat baik dikonsumsi oleh mereka yang memiliki kondisi medis terkait kanker, peradangan atau untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Klorofil juga dapat merangsang terjadinya induksi apoptosis, yang mana induksi ini dapat memberikan perlindungan dari beragam karsinogen dalam daging, biji-bijian yang diolah untuk makanan, ataupun udara bebas. Penelitian lain juga telah menemukan kemanjuran klorofil sebagai senyawa fitokimia guna mengurangi tumorigenesis.


Pigmen klorofil


Klorofil adalah pigmen warna hijau yang terdapat pada daun sayuran atau tubuhan lainnya. Juga terdapat pada sejumlah buah-buahan yang memiliki warna hijau. Pada tumbuhan, klorofil terletak di dalam kloroplastid. Kloroplastid sendiri terdiri dari satuan renik yang disebut grana. Ukuran grana lebih kecil dari 1 mikrometer. Di dalam gana terdapat lamina dan diantara lamina-lamina yang tersusun dalam gana terdapat klorofil. Selain terdapat pada tumbuhan, klorofil juga terdapat pada alga dan bakteri fotosintetik. Dan sumber klorofil yang paling mudah didapatkan adalah sayuran hijau, namun cara paling baik untuk mengonsumsi klorofil ini adalah dalam keadaan mentah. Karena ketika sayuran hijau saat dimasak, yang mana mengalami proses pemanasan, maka proses tersebut akan merusak hampir semua kandungan klorofil yang ada pada sayuran hijau tersebut.


Secara keseluruhan, fungsi klorofil dapat meningkatkan pertumbuhan sel serta pemulihan kesehatan juga vitalitas tubuh orang yang mengonsumsinya. Dan dalam hal pigmen atau pewarnaan makanan, secara tradisional pigmen hijau daun digunakan untuk memberikan sentuhan warna hijau pada makanan yang diolah. Sedangkan untuk warna-warna lain, juga diambil secara alami dari beberapa jenis tumbuhan atau hewan yang memiliki pigmen warna khusus. Seperti kuning dari kunyit, merah dari daun jati muda, hitam dari arang jerami, dan lain sebagainya.


klorofil 3



Cara mengeluarkan klorofil dari daun


Mengingat banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dari fungsi klorofil bagi tubuh dan kesehatan manusia, lantas muncul pertanyaan apakah klorofil sudah bisa disintesis di lab? Berkat kemajuan ilmu pengetahuan yang semakin pesat, maka saat ini sudah banyak orang atau perusahaan yang telah mampu mengekstrak kandungan klorofil dari tumbuhan atau alga. Namun untuk urusan mensintesis, sejauh ini belum ada bukti hasil penelitian yang valid tentang hal ini. Setidaknya ada dua cara mudah untuk mengeluarkan klorofil dari daun dengan hasil yang memuaskan.

Cara atau metode pertama mengeluarkan klorofil adalah:


Bahan yang dibutuhkan:

  • Panci air 
  • Tungku 
  • Sendok 
  • Daun berwarna hijau (semakin tua warnanya semakin baik) 
  • Spiritus 
  • Gelas tahan panas 

Langkah - langkah:

  • Tuangkan dua cangkir air ke dalam panci dan nyalakan api kompor. 
  • Ketika air sudah mendidih, masukkan daun ke dalamnya selama dua menit. 
  • Air yang mendidih akan membunuh sel -sel dan menghancurkan enzim yang meningkatkan degradasi klorofil. 
  • Matikan api dan gunakan sendok untuk mengeluarkan daun. 
  • Tuang satu cangkir spiritus ke dalam gelas. 
  • Masukan gelas ke bagian tengah panci yang berisi air panas. 
  • Masukan daun ke dalam gelas, pastikan daun terendam sepenuhnya di dalam spiritus. 
  • Setelah satu jam, spiritus akan berwarna hijau karena sekarang spiritus tersebut berisi klorofil. 

klorofil 5


Sedangkan metode yang kedua yaitu:


Bahan yang dibutuhkan:

  • Panci air 
  • Kompor oven 
  • Gunting  
  • Gelas 
  • Tabung reaksi atau toples kaca kecil (harus memiliki tutup yang rapat) 
  • Sendok 
  • Daun berwarna hijau (semakin tua warnanya semakin baik) 
  • Kertas timah 
  • Gelas tahan panas 
  • Salah satu dari bahan berikut : spiritus, etanol, isopropanol, aseton, heksana 

Langkah - langkah:

  • Ulangi langkah 1-3 dari metode 1. 
  • Buang tangkai daun dan pembuluh pusat dari daun (bagian ini tidak mengandung banyak klorofil). 
  • Potong bagian daun lainnya menjadi potongan-potongan kecil (1 - 2 mm) dan sebarkan merata di atas kertas timah. 
  • Masukan kertas timah ke dalam oven selama 20 menit pada suhu 40°C.  
  • Setelah daun dikeluarkan, giling sampai menjadi bubuk. 
  • Masukan bubuk tersebut ke dalam tabung reaksi, tambahkan beberapa ml (5-10) pelarut ke dalamnya dan tutup dengan rapat. 
  • Goyangkan tabung sampai larutan berubah warna menjadi hijau (larutan tersebut sekarang mengandung klorofil). 
  • Tunggu sampai bubuk daun mengumpul di dasar tabung (10-15 menit). 
  • Tuangkan 90% cairan ke dalam wadah lain, dan biarkan terbuka (tanpa tutup) dalam tempat yang berventilasi. 
  • Setelah beberapa lama, cairan yang tersisa akan menjadi klorofil pekat. 

klorofil 4



Klorofil di alam bebas


Ada banyak tanaman yang mengandung klorofil, salah satunya ganggang. Ada beberapa jenis ganggang yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat umum, dua diantaranya adalah ganggang merah dan cokelat. Pada ganggang merah dan cokelat juga memiliki klorofil. Kandungan klorofil pada kedua jenis ganggang ini berbeda. Untuk ganggang merah mengandung pigmen klorofil a, klorofil d dan phycoerythrin. Sedangkan pada ganggang cokelat terdapat pigmen klorofil a, clorofil c dan fucoxanthin. Jadi, jika Anda ingin mendapatkan manfaat klorofil dari kedua jenis ganggang ini, Anda bisa mengonsumsinya secara langsung atau mengekstraknya terlebih dahulu.

Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang