Bagaimana cara menghilangkan jerawat di punggung dan dada saya?

Dilihat 2,06 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Jerawat di punggung dan dada diperkirakan terjadi pada 61% pasien. Jika anda mengatakan bahwa anda tidak pernah "berhadapan" dengan jerawat saat anda umur berapa pun, berarti mungkin anda seorang "anak yang diberkati bintang" dengan "ekstra gen terrestrial",  karena mayoritas manusia telah berurusan dengan jerawat dalam beberapa hal atau lainnya di dalam kehidupan mereka.


Studi kasus

Seorang wanita, umur 20, merasa gatal dan kasar di bagian punggung, dimana punggung mulai timbul bintik-bintik kecil. Dia dan ibunya mengira bahwa itu adalah jenis alergi , tetapi setelah berkunjung ke dermatologist dinyatakan bahwa ada infeksi jamur/bakteri yang menyebabkan jerawat di bagian punggung (jerawat truncal). Apa itu jerawat truncal ? Para dokter mengatakan, jerawat vulgaris adalah kondisi kulit yang ditandai dengan adanya komedo, papula, pustula, dan nodul, pada bagian-bagian tertentu dari tubuh, seperti wajah, dada, punggung, lengan bagian atas (ketiak).

 Ahli dermatologist mengatakan  " Jerawat truncal yaitu jerawat di punggung dan dada diperkirakan terjadi pada 61% pasien."  Mengapa jerawat di punggung bisa terjadi ? Ahli dermatologist menjelaskan, " Jerawat dipunggung , seperti jerawat pada wajah dan area manapun disebabkan oleh aktivitas kelenjar minyak. Kita memiliki kelenjar minyak yang sangat banyak (jumlah maksimal) pada wajah, bahu, punggung, dan bokong, karenanya jerawat muncul pada daerah-daerah yang memiliki kelebihan kelenjar minyak tersebut."

Pria lebih rentan mengalami jerawat di punggung. "Pada dasarnya jerawat timbul karena faktor hormonal. Biasanya wanita lebih banyak berjerawat pada wajah, dan pria lebih banyak berjerawat di punggung," itulah yang dermatologist katakan.


Penyebab jerawat di punggung

  • Pityriasis Capitis (ketombe), ditandai dengan pengelupasan kulit mati berlebihan dan abnormal pada kulit.
  • Seborrheic dermatitis, adalah suatu kondisi peradangan yang ditandai dengan timbulnya sisik dan kemerahan pada kulit
  • PCOD- polycystic ovarian diseases (gangguan keseimbangan kadar hormonal) juga dapat menyebabkan jerawat truncal
  • Pasca melakukan terapi laser, hal itu dapat menyebabkan adanya jamur (folliculitis) karena panas yang dihasilkan oleh terapi laser sehingga menimbulkan jerawat.
  • Shaving dan waxing (proses mencukur dan menghilangkan bulu) juga dapat menyebabkan jamur (folliculitis) 
  • Segala macam penyumbatan, gesekan atau panas juga dapat menimbulkan jerawat.
  • Dapat terlihat pada-pasien-pasien yang kulit (mukanya)  lebih mudah berjerawat.

Perawatan/pengobatan

Pengobatan pada punggung yang berjerawat sedikit lebih sulit, dikarenakan kulit lebih tebal di daerah yang terkena jerawat. Dokter menyarankan, " Biasanya jerawat meninggalkan bekas pigmen (yang berwarna) yang dapat dihilangkan dengan terapi laser."

Para dokter mengatakan, " Pasien dapat menggunakan kombinasi obat  benzoil peroksida, asam silsilat, dan sulfur . dalam kasus yang berat , antibiotik secara teratur harus diberikan."

Dia menambahkan bahwa pasien seharusnya menggunakan sabun mandi yang mengandung  benzoil peroksida dan mengoleskan asam silsilat dalam jangka waktu 15 hari. 


Tindakan Pencegahan

Para dokter mengatakan bahwa tindakan pencegahan secara keseluruhan adalah tidak mungkin karena kondisi tersebut disebabkan faktor hormonal. Bagaimanapun juga, efek (pengaruh) yang lebih luas dapat dikurangi jika kita melakukan perawatan.  " Segera setelah anda melihat jerawat pertama muncul, anda dapat mulai menggunakan krim anti jerawat seperti krim retinol dan benzoil peroksida. Hal itu dapat mengurangi intensitas jerawat dan bekas luka berikutnya."  itu yang dokter katakan.

Sangatlah penting untuk mengobati penyebabnya, yaitu ketombe, peradangan ( seborrhoea) dan PCOD, nasihat para ahli. 

"Anda harus melembabkan kulit anda sebelum melakukan jenis perawatan apapun di salon/klinik. Aplikasikan es dan gel lidah buaya pasca terapi laser sangatlah penting,"  dokter berkata.

 Aplikasikan  (memakai)  krim tabir surya secara teratur sangatlah penting , kata ahli dermatologist 


Jerawat membekas ketika tubuh butuh proses penyembuhan lebih baik namun akhirnya memunculkan keadaan yang tidak diinginkan. Kondisi medis akibat bekas  luka jerawat disebut Atrophia Maculosa Varioliformis Cutis, biasanya disebut bekas jerawat atau istilah nya sering disebut  "ice pick" . Sebuah enzim yang berada di daerah lesi (luka) jerawat menggerogoti jaringan kolagen dan elastin. Ketika terjadi peradangan, kolagen dan jaringan elastin ak mampu meregenerasi sepenuhnya. Akhirnya muncullah bekas luka.  Dokter menasehatkan, "Ini adalah efek samping yang umum dari jerawat. Hal ini dapat di obati dengan bantuan pengobatan Dermabrasi, RF (Ematrix), Laser CO2."



Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang