Bagaimana cara mengobati luka tembak?

Dilihat 255 • Ditanyakan 7 bulan lalu
1 Jawaban 1

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengobati luka tembak sendiri (ini bukan saran profesional... semacam itu tapi berbeda). Kamu baru saja tertembak. Tidak ada pertolongan dan fasilitas medis selama berhari -hari. Kamu hanya dapat mengandalkan dirimu sendiri. Segera, kamu akan berada dalam penyangkalan. 



Kalau kamu tertembak pada tubuhmu, kamu bahkan tidak akan merasakan sakit selama beberapa detik, hanya tekanan yang besar atau sensasi terbakar pada tempat peluru mengenaimu. Tapi setelah itu dengan cepat rasa sakitnya akan terasa.. gabungan dari saraf yang hancur karena daging yang robek, tulang yang tergoresserta energi peluru yang menembus dengan cepat terasa pada daging di sekitarnya. Tapi yang pasti kamu akan berada dalam penyangkalan dan terkejut.


Hari pertama: 

Terimalah kenyataan. Setiap penyintas menerima kartu yang dibagikan kepada mereka. Orang yang tidak selama berusaha melawan kenyataan: mereka terus berjalan dalam penyangkalan dan tersesat, bukannya mencari perlindungan. Rasa sakit yang kamu alami dan hilangnya darah secara tiba - tiba akan membangkitkan gelombang sirkulasi katekolamin endogen - hormon yang sama yang memproduksi euforia - sensasi dari angin baru di tengah - tengah aktifitas olahraga. 


Karena hal ini, satu bagian pada otakmu akan menyakinkanmu bahwa lukamu tidak serius. Sadari dan terimalah bahwa kamu memiliki luka yang besar dan bahwa langkah - langkah selanjutnya merupakan hal yang penting agar kamu bisa bertahan.Jangan sampai tertembak lagi. Carilah tempat berlindung. Pikiranmu mungkin akan mengatakan agar kamu menghemat tenagamu tambakan lainnya bukan merupakan hal yang menyenangkan.


Hentikan pendarahan. Pendarahan di luar merupakan hal yang cukup mudah untuk dikendalikan (gunakan ikat pinggangmu untuk mengikat). Pendarahan di luar jauh lebih sulit untuk dikendalikan. Tidak ada cara yang dapat kamu lakukan untuk menerapkan tekanan langsung. Jangan memasukkan sesuatu ke dalam lubang peluru.. kamu tidak akan menghentikan pendarahan di dalam , bahkan nantinya akan malah akan mengalami infeksi dan " toxic shock syndrome" (yang dapat membunuhmu). Dalam fasilitas medis manapun, pendarahan internal merupakan indikasi harus dilakukannya operasi. Karena ini tidak mungkin, lakukanlah
langkah - langkah berikut:

  • Tetaplah tenang. Tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh rasa panik, stress dan taku akan memompa darah keluar dari sistem tubuhmu dengan lebih cepat dari biasanaya. Kendalikan nafasmu dan tetaplah tenang untuk mengendalikan tekanan darahmu. 
  • Berbaringlah. Berbaring akan membantu mengarahkan darahmu ke otak untuk membuatmu tetap waspada dan dapat berpikir dengan jernih (darah tidak harus melawan gravitasi untuk sampai ke otakmu).
  • Topang kakimu untuk mengalirkan darah di kakimu ke arah kepala.
  • Pertahankan panas tubuh. Berbaringlah di permukaan yang menjaga panas tubuhmu (selimut, jaket, kantong tidur). Jagalah tubuhmu tetap hangat untuk meminimalkan kebutuhan metabolisme. 
  • Minum. Ini satu - satunya cara yang dapat kamu lakukan untuk mengisi ulang volume intravaskularmu. Minumlah sedikit - sedikti untuk menghindari muntah. Jangan khawatirkan mengenai lukamu saat ini.
  • Jangan berkeliaran dan buang - buang energi, fokuslah membersihkan dan membungkus lukamu. Kalau yang terkena tembakan adalah bagian tubuhmu, kamu hanya harus bertahan dari kehilangan darah. Berdoalaah agar lukamu cepat kering

Hari kedua:

Kalau kamu berhasil bertahan pada malam pertama, kemungkinan besar pendarahanmu sudah terkendali. Teruslah minum air yang banyak. Kamu akan merasa pusing. Berhati - hatilah ketika berdiri karena kamu mungkin akan pingsan. Hal itu dikarenakan kurang darah dan dehidrasi. 


Periksa lukamu secara seksama. Apakah peluru masih ada dalam tubuhmu atau tidak bukan merupakan hal yang penting karena tidak ada yang bisa kamu lakukan terkait hal ini. Bersihkan luka dengan hati - hati (ini merupakan langksh yang paling penting). Akan lebih baik kalau kamu bisa menggunakan air bersih, kalau tidak juga tidak apa - apa. Beberapa orang bahkan menggunakan urin. Kamu bisa menggunakan cairan apapun untuk membersihkan lukamu selama kamu menggunakannya dalam jumlah banyak  dan akan lebih baik dalam ada tekanannya. Ambillah sebuah botol standar dan buat lubang kecil. Remas botol tersebut untuk menciptakan pancuran air untuk membersihkan lukamu. 


Jangan berusaha untuk menjahit luka yang terbuka. Biarkan luka terbuka untuk mengeluarkan nanah yang mungkin muncul karena infeksi yang dalam. Kalau kamu mengurung infeksi dengan menutup luka, kamu bisa keracunan darah (penyebaran bakteri / jamur ke dalam aliran darahmu) dan ini bisa membunuhmu. Tidak peduli sekuat apa baunya, mengeringkan luka jauh lebih baik dan aman.


Bungkus lukamu. Bungkus lukamu dengan kain yang bersih. Ganti kainnya setiap hari. Kamu mungkin akan menghadapi masalah dengan infeksi luka. JIka memungkinkan letakkan kompres hangat di tas infeksi luka. Menghangatkan pembuluh kapiler disekitar jaringan yang terinfeksi akan memungkinkan sel kekebalan tubuhmu mencapai bagian yang terinfeksi. Ulangi kompres hangat tersebut beberapa kali dalam sehari. 


Makanlah sesuatu. Nutrisi merupakan komponen penting untuk melawan infeksi yang serius. Makanlah sayuran hijau untuk meningkatkan zat besi dalam tubuh. Zat besi sangat penting bagi sumsum tulang untuk memproduksi sel darah merah baru. Kunjungi fasilitas medis. Jangan lupa untuk meminta suntikan tetanus. Kamu sudah berhasil mengobati dirimu dan bertahan dari luka tembak


Terjawab 7 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang