Bagaimana cara menurunkan berat badan saat bulan puasa Ramadhan?

Dilihat 1,06 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
Saya ingin menggabungkan puasa kali ini dengan diet agar berat badan saya berkurang. Apa ada cara khusus untuk diet di bulan puasa? Makanan seperti apa yang bisa saya konsumsi?
1 Jawaban 1

Bulan Ramadhan, umat muslim mana yang tidak merindukannya? Bulan yang penuh kemenangan ini memang selalu memiliki suasana dan emosi yang berbeda apabila dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya dan meninggalkan kenangan tersendiri di dalam diri setiap individu. Nuansa agamis dan tenang terasa begitu kental di setiap penjuru, salat Tarawih setiap malam, bangun untuk makan sahur, dan ngabuburit adalah beberapa hal yang akan langsung terbesit di benak anda apabila kita membicarakan bulan puasa.


Apakah ada hal lain yang identik dengan bulan puasa? Makanan. Tentu saja, ada banyak makanan yang secara ajaib hanya muncul atau jadi mudah ditemukan di bulan Ramadhan. Sebut saja, kolak pisang, es blewah dan es timun suri, candil dan jajanan pasar lainnya, serta es kelapa muda. Seluruh makanan ini memang termasuk jajanan favorit yang selalu diburu karena sangat cocok untuk berbuka puasa, harganya juga terjangkau dan rasanya manis menyegarkan.

  makanan buka puasa untuk orang diet


Namun, banyak orang tidak mengetahui, atau mungkin tidak memedulikan tingginya kadar gula dan kalori yang terkandung dalam makanan dan minuman tersebut. Hal ini memang bukan masalah besar bagi sebagian orang, namun harus diketahui oleh orang-orang yang ingin diet saat puasa di bulan Ramadhan. Puasa adalah salah satu cara yang tepat untuk menurunkan berat badan jika dilakukan dengan cara yang tepat, karena tidak jarang berat badan naik drastis di bulan Ramadhan. Makanan buka puasa untuk orang diet tentu saja sedikit berbeda dan harus diperhatikan dengan cermat agar usaha anda berhasil.

Berikut ini akan saya jabarkan cara-cara untuk melakukan diet saat puasa dan bagaimana memilih makanan yang tepat.

 


Apa saja yang harus diperhatikan untuk menurunkan berat badan di bulan Ramadhan?


Pada dasarnya, makanan buka puasa untuk orang diet tidak memiliki perbedaan yang terlalu signifikan. Anda bisa memilih, anda ingin menurunkan berat badan sebanyak dan seoptimal mungkin atau hanya ‘sekedar menurunkan berat badan’? Jika pilihan anda adalah hanya sekedar menurunkan berat badan, maka anda cukup dengan mengurangi porsi dan pilihan makanan anda. Misalnya:


  • Apabila biasanya anda mengonsumsi semangkuk kolak pisang dan 4 potong gorengan, maka kurangilah menjadi setengah mangkuk kolak pisang dan 2 potong gorengan. 
  • Apabila biasanya anda selalu meminum es degan dengan gula putih dan susu, gantilah dengan gula merah tanpa menggunakan susu. 

Namun jika anda ingin mendapatkan hasil seoptimal mungkin di bulan Ramadhan ini, maka anda harus memberikan seluruh dedikasi dan usaha anda, tidak boleh setengah-setengah. Melakukan diet saat puasa adalah hal yang sangat menguntungkan, karena selain beribadah, anda juga dapat mencapai berat badan ideal impian anda. Kemungkinan besar anda harus mengubah banyak kebiasaan dan pola makan sehari-hari, dan ingatlah poin-poin di bawah ini agar mendapatkan hasil maksimal.


  • Hindari gorengan. Sebisa mungkin, jangan konsumsi gorengan untuk berbuka puasa. Minyak mengandung kalori yang sangat tinggi dan ini akan merusak diet anda. Sepotong pisang goreng bisa mengandung sekitar 300-500 kalori, sementara anda hanya membutuhkan 2000-2500 kalori dalam sehari. Jika memang tidak ada pilihan lain, maka cobalah untuk mengeringkan minyaknya terlebih dahulu dengan tisu untuk membantu mengurangi jumlah kalorinya sekitar 30-50. 
  • Hindari makanan dan minuman bersantan. Santan mengandung kalori yang tinggi dan sangat berlemak. Kolak pisang, es dawet, dan bubur ketan hitam adalah makanan-makanan bersantan yang biasanya akan anda jumpai sebagai menu berbuka. Sebisa mungkin, hindarilah makanan tersebut, atau jangan tuang terlalu banyak santan ke dalam mangkuk anda. Ingat, anda akan mendapatkan sangat banyak asupan santan ketika hari Lebaran tiba dan pasti sulit untuk menolaknya. 
  • Hindari minuman bersoda. Minuman bersoda mengandung kadar gula yang sangat tinggi. Gula dalam tubuh cukup sulit dibakar dan akan menghambat proses penurunan berat badan anda.  
  • Hindari makanan siap saji. Fast food seperti McDonalds dan KFC memang sangat menggoda, terutama bagi anak-anak muda yang berbuka puasa bersama teman-teman di luar rumah. Namun ingat, kalori dalam makanan siap saji sangat tinggi. Sebut saja sepotong ayam goreng McD mengandung sekitar 450 kalori. Anda tidak akan berhenti hanya dengan sepotong ayam goreng saja, bukan? 
  • Jangan langsung mengonsumsi nasi. Langsung memakan makanan berat tidak akan berdampak baik bagi perut dan pencernaan anda. Pencernaan atau metabolisme yang terganggu turut berpengaruh dalam proses diet, karena semakin baik metabolisme anda, maka semakin cepat proses penurunan berat badan anda. 
  • Jangan langsung tidur setelah sahur. Langsung tidur setelah makan akan memperlambat proses pencernaan makanan; dan pada akhirnya anda akan memperoleh perut yang buncit
  • Kurangi konsumsi garam dan vetsin. Garam bersifat mengikat lemak. Semakin banyak garam yang anda konsumsi, maka akan semakin sulit bagi tubuh untuk membakar lemak-lemak anda. Untuk mengatasi hal ini, anda bisa menggunakan garam murni Lososa yang memang khusus diolah untuk kesehatan. 



Makanan buka puasa apa yang tepat untuk orang diet?

Setelah melihat daftar di atas, mungkin anda berpikir bahwa pilihan makanan buka puasa untuk orang diet sangatlah terbatas. Namun tidak demikian, ada banyak alternatif yang cukup lezat dan akan membantu usaha anda dalam menurunkan berat badan, seperti:


  • Minum air putih. Begitu adzan Maghrib terdengar, anda bisa meminum dua gelas air putih. Selain karena tubuh anda telah mengalami dehidrasi selama seharian penuh, air putih juga akan membantu anda agar tidak kalap ketika menghadapi berbagai hidangan di meja makan. Perut anda akan terasa cukup kenyang dan terkontrol. 
makanan buka puasa untuk orang diet


  • Buah. Mengonsumsi buah kurma adalah sunah Rasulullah dan baik bagi tubuh anda. Kurma mengandung banyak serat dan kandungan gula alaminya akan membuat anda merasa kenyang. Jika anda tidak suka kurma, maka pisang atau alpukat bisa menjadi alternatif. Namun hindari buah yang asam dan keras seperti nanas dan durian. 
  • Umbi-umbian. Ubi, singkong, dan kentang telah lama dikenal sebagai makanan diet. Anda bisa mencoba mengonsumsi ubi atau singkong rebus untuk berbuka. Selain padat dan mengenyangkan, umbi-umbian juga rendah kalori dan membantu mempercepat metabolisme tubuh, bahkan lebih baik daripada pepaya.
  • Ikan. Tidak hanya berperan dalam pertumbuhan otak, ikan juga dapat membantu anda menurunkan berat badan. Ikan mengandung kadar kalori yang rendah dan lemak baik, terutama tuna dan salmon. Anda bisa mengonsumsi ikan panggang, bakar, atau rebus sebagai panganan untuk berbuka puasa. 
makanan buka puasa untuk orang diet


  • Sayur. Anda bisa membuat salad yang terdiri dari selada, tomat, seledri, kacang polong, dan tuna panggang untuk berbuka puasa, namun dengan dressing secukupnya seperti minyak zaitun, lada, dan sedikit garam.
  • Ayam dan daging. Tidak ada yang melarang anda untuk mengonsumsi ayam dan daging ketika sedang diet, asal diolah dengan cara dipanggang, direbus, atau dibakar. Untuk ayam, selalu pilih bagian dada karena merupakan bagian dengan kadar lemak paling rendah. 
  • Nasi merah. Anda bisa menggunakan nasi merah sebagai pengganti nasi putih karena mengandung serat lebih banyak dan membuat anda kenyang lebih lama meskipun hanya memakannya dalam porsi kecil. 
  • Vitamin C. Asupan vitamin akan sangat berguna bagi tubuh anda, terutama vitamin C. Selain menjaga daya tahan tubuh, vitamin C juga turut berperan mempercepat proses pembakaran lemak dan membantu pembentukan otot.

Apabila disiplin dengan pola makan tersebut, maka dijamin usaha anda tidak akan sia-sia. Memang cukup berat, namun anda pasti akan terbiasa. Selalu ingat bahwa anda melakukan semua ini untuk mencapai suatu tujuan, yaitu berat badan ideal.

Meskipun demikian, anda juga harus tetap berolahraga karena penurunan berat badan yang baik terdiri dari 80% pola makan dan 20% olahraga. Dengan olahraga dan pembentukan otot, tubuh akan terus membakar lemak selama 24 jam, bahkan ketika anda sedang tidur. Di bulan puasa, anda bisa melakukan olah raga setelah makan malam dan/atau setelah sahur. Jangan lakukan olah raga yang terlalu berat seperti jogging di pagi hari karena akan membuat anda dehidrasi dan lemas seharian. 

Jangan lupa berdoa dan jangan menyerah, semoga berhasil!

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang