Bagaimana cara selamat dari demam berdarah?

Dilihat 299 • Ditanyakan 10 bulan lalu
1 Jawaban 1

Demam dengue atau yang dikenal secara umum oleh masyarakat Indonesia sebagai demam berdarah merupakan penyakit yang dapat membuat suhu tubuh penderita menjadi sangat tinggi dan pada umumnya disertai sakit kepala, nyeri sendi, otot,  tulang, serta nyeri di bagian belakang mata. Sebenarnya demam dengue dan demam berdarah merupakan dua kondisi yang berbeda. Demam berdarah atau dengue hemorrhagic fever (DBD) merupakan komplikasi dari demam dengue (dengue fever) yang memburuk. 




Penyakit demam dengue disebabkan oleh virus dengue yang penyebarannya terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Karena diperantarai oleh kedua serangga tersebut, maka demam dengue tidak dapat menular dari orang ke orang secara langsung selayaknya penyakit flu.  Dalam beberapa kasus, demam dengue dapat berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius, yaitu dengue hemorrhagic fever atau demam berdarah dengue (DBD) dan dengue shock syndrome yang dapat menyebabkan kematian akibat pendarahan hebat. Kedua komplikasi tersebut berisiko tinggi dialami oleh orang yang sistem kekebalan tubuhnya tidak mampu melawan infeksi dengue yang diderita, atau oleh orang yang sebelumnya pernah terkena demam dengue lalu terkena kondisi ini kembali. Segera bawa ke rumah sakit apabila di sekitar anda ada penderita demam dengue yang gejalanya mengarah pada cici-ciri demam berdarah dengue dan dengue shock syndrome.

Mengingat demam berdarah  dapat mengancam keselamatan siapapun yang mengalaminya, maka dalam artike ini, kami akan mencoba menjelaskan mengenai beberapa hal penting yang berhubungan dengan demam berdarah, simak penjelasan berikut :


Obat Demam Berdarah 


Beberapa tahun terakhir telah ditemukan pengobatan  mutakhir cara mengobati demam  berdarah, berita bagus datang dari Sanofi Pasteur & Micro Labs India. Semakin besar manfaat yang telah dirasakan dari daun pepaya dalam pengobatan demam berdarah menarik perusahaan  tersebut memproduksi  vaksin yang bernama Dengvaxia, dikembangkan oleh Sanofi Pasteur.
Vaksin tersebut telah disetujui/diterima oleh tiga negara. Brazil menjadi negara terbaru yang menyetujui vaksin ini (pada tanggal 28 Desember 2015), yang sebelumnya telah disetujui oleh Meksiko dan Philipina. 

Selain vaksin, bentuk obat  lainnya yang juga dihasilkan sebagai upaya cara mengobati demam berdarah  yaitu sebuah pil yang dikembangkan oleh Micro carlabs, Bangalore, India , yang diluncurkan pada tanggal 30 September 2015, bernama Caripill tablet. Ini merupakan obat pertama yang didukung oleh data ilmiah memadai, terutama untuk meningkatkan jumlah trombosit dalam kasus demam berdarah.



Pil tersebuat dibuat dari ekstrak daun carica papaya, manfaatnya membantu meningkatkan jumlah trombosit pada pasien yang menderita demam berdarah.  Pil tersebut telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan tidak memiliki efek samping.  Penggunaan pil Caripill 1100 mg  untuk menaikkan trombosit pada pasien demam berdarah yaitu  dengan meminumnya tiga kali sehari, selama lima hari.

Walaupun telah ditemukan pengobatan yang lebih mutakhir untuk menyembuhkan demam berdarah, namun nyatanya tidak sedikit masyarakat yang lebih memilih cara mengobati demam berdarah dengan cara-cara pengobatan alami yang lebih murah dan praktis. Pengobatan demam dengue tergolong sederhana dan tidak memerlukan sebuah obat khusus. Sebelum berobat ke dokter (karena kondisi yang parah), penderita dapat mengonsumsi obat demam berdarah tradisional berikut guna membantu mengurangi gejala yang dirasakan.

  • Jus Jambu Biji
            

Jambu biji berdaging merah dikatakan oleh para ahli sebagai alat alami untuk mendongkrak trombosit, sehingga dokter sering menyarankan pasien yang dalam fase penyembuhan untuk  rutin minum jus jambu biji sebagai upaya memenuhi kebutuhan cairan sekaligus memperbanyak produksi trombosit.

  • Beras angkak

Beras angkak (Red Yeast Rice) adalah   jenis beras tertentu yang dibiakkan dengan ragi khusus selama beberapa waktu yang mengakibatkan beras berubah warna menjadi merah. Selain untuk menurunkan kadar kolesterol beras angkak juga diyakini  mampu membantu meningkatkan kadar trombosit dalam tubuh manusia dalam waktu yang signifikan. Cara penggunaan beras angkak sebagai obat alami untuk mengatasi demam berdarah adalah dengan menyeduh 1 sendok makan beras angkak dengan 2 gelas air panas. Angkak yang anda gunakan tidak harus banyak, karena jika terlalu banyak rasa seduhan akan berubah menjadi pahit.

  • Sari Buah Kurma


Sari buah kurma juga merupakan alternatif alami untuk membantu mendongkrak produksi trombosit yang berkurang banyak akibat virus dengue. Mengkonsumsi sari buah kurma secara rutin dan teratur untuk membantu mengobati penyakit demam berdarah yang anda alami.

  • Pepaya (Carica papaya)

Daun pepaya dipercaya dapat meningkatkan jumlah trombosit dalam tubuh karena daun papaya memiliki berbagai enzim seperti papain, karpain, nikotin, pseudokarpain, miosimin, kontinin, dan glikosida karposid. Yang harus anda lakukan jika anda ingin menggunakan daun pepaya sebagai salah satu cara mengobati demam berdarah   adalah dengan cara merebus daun pepaya kemudian haluskan agar mudah mengekstraknya menjadi segelas jus, setelah itu diminum.


Ciri-ciri Demam Dengue (DD)



Penyakit demam dengue memiliki gejala atau ciri-ciri sebagai berikut:

  • Mengalami demam dengan suhu yang tinggi, dapat mencapai 40°C
  • Sakit kepala parah
  • Menggigil
  • Nyeri di belakang bola mata
  • Sakit pinggang
  • Nyeri pada kaki dan sendi
  • Terdapatnya ruam, berwarna kemerahan yaitu  berupa bintik-bintik pendarahan dibawah kulit (ptekie) yang berwarna merah kehitaman.
  • Mungkin juga terjadi gastritis dengan kombinasi sakit di perut yang disertai dengan mual, muntah, atau diare.
  • Pada beberapa kasus demam dengue menunjukkan gejala yang lebih ringan yang dapat salah didiagnosis sebagai influenza, chikungunya, atau infeksi virus lainnya bila tidak ada ruam hadir.

Demam pada demam dengue atau demam berdarah berlangsung sekitar enam hingga tujuh hari, pada hari 1-2 demam tinggi, hari ke 3-4 demam turun, hari ke 5-6 demam naik lagi (sedikit) membentuk pola pelana kuda atau disebut dengan pola biphasic. Secara klinis, demam akan diikuti dengan penurunan jumlah trombosit hingga suhu pasien normal. Gejala utama demam dengue dapat terlihat sebagai berikut :

  • Demam mendadak tinggi
  • Sakit kepala parah (terutama di dahi)
  • Nyeri di belakang mata yang memburuk dengan gerakan mata
  • Nyeri sekujur tubuh dan nyeri sendi
  • Mual atau muntah

Ciri-ciri Demam Berdarah Dengue (DBD)


Penyakit demam berdarah dengue (DBD) sering dimulai dengan kenaikan suhu yang mendadak disertai dengan wajah panas memerah dan gejala seperti flu lainnya. Demam biasanya berlangsung selama 2-7 hari dan suhunya bisa mencapai 41°C. Dalam kasus demam berdarah sedang, semua tanda dan gejala akan mereda setelah demam turun. Pada kasus yang parah, kondisi pasien dapat tiba-tiba memburuk setelah beberapa hari demam; suhu turun, diikuti oleh tanda-tanda kegagalan sirkulasi, dan pasien mungkin cepat masuk ke dalam keadaan kritis yaitu shock. Dengue shock syndrome (DSS) ditandai dengan perdarahan yang mungkin muncul sebagai bintik-bintik kecil pada kulit (petechiae) dan bisa juga berupa pendarahan bawah kulit yang lebih besar (ekimosis). Syok dapat menyebabkan kematian dalam waktu 12 sampai 24 jam. Namun, jika pasien mendapatkan perawatan yang tepat, kemungkinan masih bisa disembuhkan. Perubahan dari demam berdarah dengue menjadi dengue shock syndrome  terjadi setelah 3-5 hari demam. Pada fase ini, demam sering turun. Hati-hati, ini dapat menyesatkan karena banyak yang menganggap bahwa ketika demam turun maka pasien akan sembuh. Justru sebaliknya, ini adalah fase demam berdarah yang paling berbahaya yang memerlukan kewaspadaan yang tinggi.

Ciri-ciri demam berdarah dengue (DBD) mirip atau bahkan sama dengan demam dengue ditambah salah satu dari gejala berikut :

  • Nyeri parah dan terus menerus pada perut
  • Perdarahan dari hidung, mulut dan gusi atau memar kulit
  • Sering muntah dengan atau tanpa darah
  • Buang air besar warna hitam, seperti tar batubara
  • Haus berlebihan (mulut kering)
  • Pucat, kulit teraba dingin
  • Gelisah, atau mengantuk
  • Pada dengue shock syndrome (DSS), gejala di atas ditambah : nadi teraba cepat dan lemah, tekanan nadi kurang dari 20 mm Hg, kulit teraba dingin dan basah serta terdapatnya perasaan gelisah.

Dengan penjelasan ini memang sulit bagi orang awam untuk mengetahui secara pasti apakah demam yang dialami disebabkan demam berdarah atau yang lain, untuk itu pada hari ke-3 demam sangat kami anjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter, karena itu merupakan waktu yang tepat dalam menditeksi penyakit yang diderita..


Pencegahan demam dengue




Penyakit demam dengue disebabkan oleh virus dengue yang penyebarannya terjadi melalui gigitan nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus. Masalah penyakit demam dengue biasanya dialami oleh negara-negara subtropis dan tropis, termasuk Indonesia, Nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus banyak berkembang biak di daerah padat penduduk,  misalnya di kota-kota besar  beriklim lembap dan hangat. Cara terbaik untuk mencegah demam dengue adalah dengan menghindari diri terkena gigitan nyamuk perantara virus. Berikut ini beberapa langkah pencegahan  yang dapat anda terapkan agar terhinar  diri dari gigitan nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus sebagai perantara virus dengue,  di antaranya adalah :

  • Mensterilkan bagian dalam ruangan rumah anda dengan menyemprotkan cairan pembasmi serangga.
  • Berkoordinasi dengan warga lingkungan tempat tinggal untuk mengadakan fogging guna mensterilkan lingkungan dari nyamuk dan jentik-jentiknya.
  • Melakukan gotong royong  bersama para tetanggan untuk membersihkan lingkungan, membersihkan selokan serta membuang sampah  yang dapat  menampung air sebagai media bertelur oleh nyamuk.
  • Membersihkan bak mandi dan menaburkan serbuk abate agar jentik-jentik nyamuk mati.
  • Menutup, membalik, atau jika perlu menyingkirkan media-media kecil penampung air lainnya yang ada di rumah anda.
  • Memasang kawat antin yamuk di seluruh ventilasi rumah Anda.
  • Memasang kelambu di ranjang tidur Anda.
  • Memakai losion anti nyamuk, terutama yang mengandung N-diethylmetatoluamide (DEET) yang terbukti efektif. Namun jangan gunakan produk ini pada bayi yang masih berusia di bawah dua tahun.
  • Mengenakan pakaian yang dapat melindungi anda dari gigitan nyamuk.


Pertolongan Pertama Demam Dengue


Para dokter yang sudah terbiasa menangani demam dengue biasanya dapat langsung mengenali penyakit ini hanya dari gejala-gejala yang anda rasakan. Apabila dokter yang memeriksa anda belum yakin bahwa anda terkena demam dengue, maka pemeriksaan darah dapat dilakukan untuk melihat keberadaan virus di dalam aliran darah.  Apabila gejala yang anda alami sudah dipastikan akibat demam dengue, maka saran pengobatan yang umumnya diberikan oleh dokter adalah:

  • Banyak beristirahat.
  • Minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi (terutama untuk mengganti cairan tubuh yang terbuang akibat gejala demam tinggi dan muntah-muntah).
  • Mengonsumsi parasetamol dan acetaminophen untuk meredakan demam dan nyeri.
  • Berhenti menjalani aktivitas untuk sementara waktu sampai tubuh benar-benar pulih.
  • Kompres kening pasien agar demam tinggi mereda.
  • Sebagai bagian dari saran pengobatan demam dengue, umumnya dokter akan melarang kita mengonsumsi ibuprofen, aspirin, atau naproxen sodium untuk meredakan gejala demam dan nyeri. Karena ketiga obat ini bisa memicu terjadinya pendarahan internal apabila dikonsumsi oleh penderita demam dengue.

Jika saran pengobatan di atas dijalani secara benar, maka biasanya gejala demam dengue akan mulai menunjukkan tanda-tanda pulih dalam waktu 3-5 hari, kemudian sembuh total dalam waktu kurang dari dua minggu. Sebagian besar orang akan merasakan lelah ketika baru saja pulih dari demam dengue, namun hal ini wajar dan sifatnya hanya sementara. Bahkan beberapa orang butuh waktu sampai satu setengah bulan sampai kondisinya benar-benar fit. Penting untuk selalu memonitor perkembangan gejala demam dengue ketika kondisi ini dalam masa pengobatan. Anda disarankan untuk menemui dokter kembali apabila gejala tidak menunjukkan tanda-tanda pemulihan dalam waktu 3-5 hari. Bahkan Anda diharuskan segera ke rumah sakit apabila demam dengue mengarah kepada cici-ciri demam berdarah dengue (DBD) dan dengue shock syndrome setelah suhu tubuh turun (fase kritis).

Demikianlah artikel tentang penyakit demam berdarah, semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi anda. Menjaga lingkungan agar tetap bersih merupakan langkah awal mencegah terjadinya berbagai penyakit yang diakibatkan oleh lingkungan. Jangan lupa pula untuk selalu berolahraga dan menjaga pola hidup sehat agar tubuh tetap dalam keadaan yang fit dalam  melakukan aktivitas sehari-hari.


Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang