Bagaimana cara situs musik dan aplikasi musik menciptakan database untuk setiap lagu?

Dilihat 633 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Saya akan menceritakan kepada anda bagaimana cara mereka bekerja. Bayangkan ada 6 komputer besar dalam sebuah ruangan. Mari kita sebut mereka A. B. C. D. E. F. Ambil contoh dari suatu situs. Saavn atau Gaana, misalnya, hanyalah sebuah aplikasi musik. Ada 100 folder di setiap komputer. Dan 1000-an baris kode. Inilah bentuk aplikasi web pada umumnya. Mari kita sebut aplikasinya MyMusicWebsite. Saat anda mengetik www.mymusicwebsite.com ke dalam mesin pencari anda, Komputer A diberitahu soal ini. Komputer ini bertanggungjawab dalam memutuskan satu hal penting, yakni komputer manakah yang akan menerima permintaan akses anda. Komputer A akan mengirim pesan ke Komputer B dan C, menanyakan "apakah kamu dapat menerima tugas ini?". (B dan C disebut server Aplikasi) Jika komputer B sibuk, dia tidak akan membalas A. Karena C yang bisa, dia-lah yang akan membalas. Sekarang C akan menjadikan anda sebagai pelanggannya dan menunjukkan layar login kepada anda. Anda bisa masuk atau melewati prosesnya dan langsung mendengarkan lagu favorit anda. Jadi, anda menekan tombol skip. Komputer C akan mengirim permintaan ke komputer D dan E untuk melihat mana yang beban kerjanya sedang paling sedikit. D dan E ini disebut database server. Semua lagu yang ada disimpan di database tertentu. Database ini mungkin memegang identitas lagu, penyanyi, dan didepan identitasnya akan ada path menuju server berbeda (misalnya Amazon) dimana lagu sebenarnya disimpan dalam format MP3.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang