Bagaimana cara untuk menenangkan seseorang setelah mereka kehilangan anggota keluarga yang dicintai?

Dilihat 1,59 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Saya menjadi janda pada tanggal 27 Januari 2007. Hari itu saya tahu bahwa kata - kata, "kalau kamu perlu sesuatu beritahu aku" dan "aku ada di sini untukmu" adalah bohong. Ketika benar - benar merasa sakit, orang - orang tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk menghiburmu jadi mereka berharap seseorang bisa melakukannya. Dan biasanya orang lain juga memikirkan hal yang sama. 


Selain itu di akhir tahun 2007, saya menjadi admin dari group janda di facebook. Saya mendengarkan ratusan janda yang berbagi mengenai kesedihan dan cerita. Saya menggabungkan hal - hal yang mereka dan saya butuhkan. Jadi..


  • Tepati janjimu. Jangan katakan kamu akan ada untuk mereka kalau kamu sebenarnya tidak akan melakukannya. "Kita akan melewati ini bersama" akan berdampak luar biasa bagi saya seandainya saya tahu orang yang mengatakannya memang bersungguh - sungguh.
  • Jangan katakan kepada mereka untuk melupakannya atau bahwa bersedih bukan merupakan hal yang benar.
  • Dengarkan mereka. Biarkan mereka berbicara mengenai betapa terlukanya mereka dan jangan mengatakan "saya tahu benar apa yang kamu rasakan. Kucing saya mati waktu saya berumur 12 tahun". Kamu bisa mengganti kata "kucing" dengan "nenek" dan dampaknya akan sama kepada orang yang sedang berduka. Kamu tidak tahu apa yang mereka rasakan. Hanya mereka yang mengetahuinya. Kalau kamu melihat orang yang mereka sayangi menderita, katakan kepada mereka bahwa kamu merasa lega bahwa orang tersebut tidak lagi menderita. Mereka tidak lagi menderita.
  • Jangan katakan kepada mereka bahwa orang baik meninggal muda. Hal itu tidak menghibur. 
  • Seringlah menelepon mereka. Biarkan mereka tahu kalau kamu memikirkan mereka. 
  • Mulailah percakapan. Mudah untuk menjadi pelupa ketika seseorang yang kamu sayangi meninggal. 
  • Kalau mereka kehilangan pasangan mereka karena bunuh diri, jangan katakan kepada mereka bahwa pasangan mereka masuk neraka. Serius. Jangan lakukan itu.
  • Kalau kamu tidak tahu bagaimana harus menghadapi dengan mereka, biarkan mereka tahu bahwa kamu merasa tidak nyaman karena kamu tidak tahu apa yang harus kamu lakukan atau bagaimana kamu bisa membantu.Tidak ada yang memberitahu saya mengenai hal itu. Mereka hanya meninggalkan saya. 
  • Pastikan bahwa mereka menjaga dirimu merek juga. Jangan  berasumsi bahwa seseorang menjaga mereka. Lihatlah apakah mereka sudah makan atau apakah mereka meninggalkan rumah untuk pergi belanja. 
  • Jangan katakan kepada mereka bahwa mereka terlihat berantakan. Akan lebih baik kalau kamu berkata, "Ayo mandi lalu minum kopi sambil ngobrol".
  • Jangan tanyakan kepada mereka apa yang dapat kamu lakukan untuk mereka kalau kamu tidak mau banyak membantu.
  • Bantulah mereka dengan pekerjaan rumah. Hal tersebut sangat sulit untuk dilakukan ketika kamu terluka. Jika seorang wanita kehilangan suaminya, tawarkan untuk melakukan pekerjaan rumah yang mungkin dilakukan oleh suaminya. *Buang sampah, mengambilkan sesuatu di tempat yang tinggi atau mengangkat sesuatu yang terlalu berat baginya, bantu dia membersihkan pakarangan.* Hal - hal tersebut terabaikan ketik suami saya meninggal.
  • Motivasi mereka dengan lembut untuk kembali menjalani hidupnya. Ajak mereka makan malam. Ajak mereka berbelanja. Ajak mereka minum kopi. Hal - hal yang bisa menghibur mereka lebih dari kata- kata. Sebenarnya, tidak ada kata - kata yang belum pernah mereka dengar. Tunjukkan perhatianmu dengan tindakan. Mereka akan sangat menghargainya.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang