Bagaimana caraku memotivasi diriku untuk berolahraga kalau aku sedang sangat depresi?

Dilihat 655 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Saya terlambat mengikuti diskusi hangatnya, tapi saya ingin sedikit memberikan pendapat saya karena dari yang saya baca, saya sudah menyukai anda. Saya tidak sekedar memuji anda. Tampaknya anda adalah seseorang yang sangat berhati-hati yang bertanggungjawab terhadap dirinya sendiri, dan saya memberikan penuh hormat untuk hal itu. Saya perlu mengungkapkan hal itu karena orang seperti anda tak menilai diri anda sendiri dengan cukup baik. Mudah bagi anda dalam menemukan alasan untuk berdiam diri dalam hypersomnia, pesta makan, alkoholik dan aktifitas destruktif terhadap diri anda sendiri. Tapi disini, anda memilih jalan yang jarang dilalui orang banyak. Oke, cukup basa-basinya.


Inilah seluk beluknya.

  • Terus lakukan apa yang sudah anda kerjakan. Anda sedang mencari bantuan profesional, mengkonsumsi obat-obatan, mematuhi perintah dokter. Anda sudah begitu baik dalam membuat depresi perempuan jalang yang ada di dalam diri anda.
  • Carilah aktifitas fisik yang sifatnya bisa anda nikmati. Beberapa tahun yang lalu saya terjebak dalam kebiasaan yang membosankan dan setiap hari saya merasa seakan depresi menyayat diri saya di leher dan mengatakan apa yang harus saya lakukan. Tidur 12 jam sehari. Makan ramen jam 2 pagi. Saat saya memutuskan cukup, dan menghentikan itu semua, saya memilih berlari. Berlari. Saya tahu betapa konyolnya itu terdengar bagi anda. Mana ada seseorang yang begitu saja memutuskan untuk berlari. Khususnya saat seseorang itu sedang depresi. Isyarat untuk meme.
    Itu adalah perjuangan, tapi saya terus berlari selama satu tahun, lima kali dalam seminggu rata-rata 3-6 mil per hari. Itu adalah satu-satunya aktifitas yang memberi arti dalam masa pemulihan saya....tapi coba tebak? Saya berhenti. Saya tak berlari secara rutin lagi. Itu adalah aktifitas yang sangat melegakan tapi di penghujung hari, berlari masih merupakan sesuatu yang menekan diri saya untuk harus melakukannya. Itu adalah sesuatu yang hanya membuat saya senang setelah fakta tersebut. Alih-alih demikian, saya sekarang memilih hiking. Saya benar-benar menikmatinya, tak perlu ada menarik-lengan. Saat saya tidak hiking, saya mencari waktu berikutnya untuk pergi hiking. Hiking mungkin bukan untuk anda, tapi anda perlu mencari cara untuk mengeluarkan energi yang bisa dinikmati secara intrinsik oleh diri anda.
    [1] Akan butuh banyak eksperimen, melebihi dari apa yang pernah anda lakukan. Berusahalah keluar dari gym dan lakukan aktifitas diluar ruangan
    [2] Poinnya adalah, bahwa berolahraga bukanlah sebuah tujuan. Itu harus menjadi sebuah gaya hidup. Jika anda harus melawan diri anda sendiri untuk melakukan sesuatu, meskipun anda konsisten melakukannya untuk sesaat, itu akan sulit untuk mempertahankannya. Anda akan melewati suatu siklus membenci diri anda sendiri ketika tak ada motivasi bagi anda lagi untuk memberanikan diri berlari 8 mil lagi setelah bekerja seharian yang melelahkan.
  • Jadilah seorang pecundang yang menaiki tangga...dan berjalan dimana-mana. Tinggalkan eskalator. Jika saat ini anda berkendara/transit untuk pergi bekerja, bersepedalah atau berjalan kaki saja. Meskipun hal itu membuat anda makan waktu lebih banyak. Itu akan dengan mudah masuk dalam jadwal harian anda, dan bukan berarti anda bisa seenaknya berhenti begitu saja dan kembali ke kebiasaan semula. Anda telah berkomitmen untuk bekerja. Anda harus berkomitmen untuk membawa diri anda ke arah sana.
  • Makanlah makanan yang baik. Saya bukan dokter. Saya adalah seseorang yang berusia 21 tahun dengan dua huruf di belakang nama saya. Tapi, banyak sekali gangguan psikiatri bisa diobati dengan sangat efektif dengan nutrisi yang tepat yang mengarah pada ketidakseimbangan kimiawi di dalam otak.
    [3] Ini tak hanya akan membantu anda menjadi lebih baik dan lebih termotivasi, hal ini secara harfiah akan membuat anda lebih mudah untuk berolahraga.
    Saya tak mengikuti diet spesifik apapun. 80% dari waktu saya, saya gunakan untuk mencoba makan makanan yang kebanyakan terdiri dari buah-buahan dan sayuran (cari variasi dan warna yang cerah) dan 20% saya gunakan untuk makan makanan apapun yang saya inginkan.

Ini adalah pertarungan yang sulit, saya tahu itu. Anda harus mengingatkan diri anda sendiri dari waktu ke waktu tentang perkembangan yang telah anda lakukan dan hargai diri anda sendiri karena hidup dengan tujuan dan alasan seperti itu. Tak ada usaha yang sia-sia.

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang