Bagaimana caraku tetap mengikuti diet sehat (menontrol kebiasaan makan)?

Dilihat 1,12 rb • Ditanyakan hampir 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Pertama-tama, kerja bagus untuk apa yang sudah kamu lakukan sejauh ini untuk menurunkan berat badan! Kamu harus tahu kalau makan makanan sehat dan olahraga adalah cara yang simpel dari apa yang kamu lakukan, tapi hal tersebut tidak mudah untuk diikuti setiap hari. Namun, kamu berada di jalur yang benar dan sepertinya kamu hanya perlu mengatur rutinitasmu. Ini beberapa hal yang ingin aku arahkan: 

Kamu berlari, itu bagus. Tapi, kebanyakan melakukan kardio, selagi ini sangat sehat untuk jantungmu, cara ini tidak akan membuat tubuhmu seperti yang kamu ingini. Kamu perlu melatih ototmu untuk keluar dari "lemak kurus". Untuk melatih ototmu, kamu perlu mengangkat lebih dari sekali seminggu. Aku akan merekomendasi transisi untuk merutinkan angkat beban empat kali per minggu dan lari di hari-hari yang bukan hari angkat beban. Atau, kalau kamu sangat menyukai berlari dan merasa perlu melakukanya setiap hari, kurangi jarak larimu jadi kamu bisa fokus mengangkat beban. 20 - 30 menit berlari itu masih cukup untuk hari angkat beban. Fokus mengangkat beban berat dan (cukup berat badan jadi 8-10 pengulangan adalah maksimal yang bisa kamu lakukan per set) akan melatih ototmu, yang akan membuat metabolisme mencari lemak lebih sebagai bahan bakar, yang harus didapat pon terakhirnya dan memberimu otot. 

Untuk soal mengontrol makan mu, kamu mungkin perlu melakukan beberapa penilaian diri. Apakah kamu makan terus karena terus-terusan lapar? Kalau iya, artinya metabolisme mu itu terbakar terus dan kamu memang perlu makan lebih. Untuk kasus itu, kamu perlu fokus makan makana bergizi. Protein dan serat disetiap hidangan akan membantumu tetap kenyang lebih lama. Karbohidrat sehat juga akan membantu memuaskan rasa laparmu - seperti havermut, biji gandum, dan kentang mans adalah pilihan yang baik. Mungkin saja hal itu akan membantumu menghitung makronutrisimu untuk memastikan fungs tubuh mana yang paling diperlukan, dan membangun rencana makanmu dari situ. Ini sumber untuk menghitung makronutrisimu 

Sekarang, ahli diet terdaftarku ini sudah memberiku dua bentuk saran yang membantuku merasa lebih baik tentang makananku.

  1. Kalau kamu makan makanan sehat, kamu tidak perlu khawatir tentang kalori atau porsinya. Tubuhmu sudah tahu bagaimana membagikan nutris dari makanan sehat.
  2. Ikuti peraturan 80/20. 80% waktu kamu mengikuti rencana makan makanan sehatmu. 20% nya kamu melakukan apa yang kamu mau. Artinya kamu bisa makan makanan apapun sebanyak 20% tanpa perlu memikirkan usaha yang kamu lakukan.  
Aku sudah berhasil megikuti peraturan 80/20 ini, fokus ke makan makanan daging dan sayuran dihidanganku, dan makan makanan seperti buah dan sedikit coklat hitam ketika aku ingin makan makanan manis. Saat aku sudah lebih fokus ke kebutuhan nutrisi ku dan meningkatkan angkat beban ku, aku mengikuti rencara yang didasarkan makronutrisi ku. Sekarang, kalau kamu sadar kamu makan terus, atau ingin makan makanan enak terus tapi tidak lapar secara fisik, bisa saja kamu terlibat dalam memakan secara emosional. Satu-satunya cara untuk mengontrolnya adalah dengan mencari akar dari emosimu yang kamu coba ganti dengan makanan. Contohnya, kalau kamu ingin makan kue kering ketika merasa sedih karena ingin mencoba menyenangkan dirimu, itulah makan secara emosional. Kalau kamu bisa mengidentifikasi kapan dan kenapa kebiasaanmu itu terjadi, kamu bisa memilih sesuatu yang lain daripada makanan di saat itu untuk mencari emosi yang kamu rasakan.

Terjawab hampir 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang