Bagaimana caranya saya pergi menonton film bioskop sendirian?

Dilihat 616 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Saya rasa, saya bisa melakukannya. Saya telah menonton ratusan film bioskop sendirian, mulai dari The Dark Knight Rises, Annabelle, Guardians of the Galaxy, Captain America: The Winter Soldier, Interstellar, dan satu yang paling canggung, The Fault in Our Stars. Yah, kadang-kadang, memang harus begitu. Anda ingin menonton, teman anda tidak, atau saat teman anda ada waktu luang, anda sibuk, atau anda sekedar ingin menguntit sang mantan dengan pacar barunya. Tak ada yang salah tentang itu. Tidak, tidak ada yang selah dengan menonton film bioskop sendirian, tapi, menguntit mantan itu cukup menyeramkan. Semoga anda mengerti kalau saya sedang bercanda.


Nah sekarang, ada empat tingkat dimana anda mungkin akan merasa canggung jika anda pergi sendirian. Pergi sendirian memiliki banyak keuntungan, dan percayalah, ada beberapa film yang lebih baik anda tonton sendiri agar lebih memahaminya dan menghargainya.


Membeli Tiket

Triknya adalah, tahu ucapan yang benar, coba ulangi bersama saya, "Saya ingin tiket Interstellar lagi." Bukannya, "Saya ingin tiket Interstellar." Ini akan terlihat seakan-akan anda bersama sebuah grup dan satu orang baru saja datang. Jika anda benar-benar mengkhawatirkan tentang apa yang mungkin dipikirkan oleh penjual tiketnya saat anda meminta satu tiket, cara terbaiknya adalah memesan secara online di BookMyShow atau dimanapun terserah anda. Dengan cara itu anda terhindar dari rasa malu karena terlihat seperti lelaki "forever alone".

Sekarang untuk pilihan kursi. Ini, benar-benar penting. Kamu harus terlihat seakan-akan sedang terburu-buru. Anda punya rencana yang anda buat dengan orang lain, dan mereka tak bisa datang. Saya berhasil mengambil info ini dari Google dan kelihatannya bisa dipraktekkan di kebanyakan bioskop.

Jika anda mengambil tempat duduk di tengah-tengah barisan, anda akan menghadapi banyak tatapan aneh, yang menghakimi anda. Jadi, cara terbaiknya, adalah memilih tempat duduk di ujung-ujung. Saya sarankan, lajur A, H, J, dua sisi lajur K. Dengan cara ini, anda akan mendapatkan banyak ruang untuk kaki, untuk membantu anda bersandar dan anda juga lebih mudah keluar masuk. Hindari tempat duduk belakang, jika anda tak ingin mengganggu pasangan-pasangan di sekitar anda.


Cara Masuk

Sekarang, ini satu lagi bagian yang sulit. Yang perlu anda lakukan adalah, menunggu kerumunan orang. Selalu ada sekelompok orang yang langsung masuk ke dalam seketika pintu dibuka. Berbaurlah dengan mereka. Jika anda kelewatan, anda bisa langsung masuk saja dan buat diri anda nyaman, atau, anda bisa menunggu hingga kira-kira film akan dimulai. Film-film pada umumnya mempunyai beberapa iklan dan pesan publik sebelum dimulai. Jadi, anda tak akan kelewatan apapun yang relevan. Tapi anda terbebas dari tatapan-tatapan itu, setelah lampu hall dimatikan. Kebanyakan orang-orang melihat iklan dengan cukup cermat dan akan begitu sibuknya hingga tak memperhatikan anda yang duduk sendirian di pojok.

Sekarang, setelah anda di dalam, anda bisa menikmati filmnya. Jangan melihat ke sekitar untuk mencari tahu apakah ada yang sedang memperhatikan anda. Bukan urusan anda. Jika itu urusan anda, begitu juga dengan orang lain.


Jeda Film (Intermission)

Tetaplah di tempat. Tampaklah seperti anda sedang bersama seseorang yang sedang meninggalkan anda untuk membeli makanan atau popcorn. Cek handphone anda. Tampak sibuk, dan tetap di tempat. Jangan meninggalkan tempat duduk anda, kecuali, anda benar-benar ingin buang air kecil dan tak bisa menahannya lagi.


Cara Keluar

Ini tergolong mudah. Keluarlah bersama kerumunan. Berbaur saja, hindari kontak mata, dan berjalan keluar dengan cepat. Jika anda mau, anda bahkan bisa berpura-pura menjadi seseorang yang mencari temannya di kerumunan. Tapi, saya lebih memilih keluar saja langsung.


Semoga beruntung. Semoga kita bertemu di lain waktu ketika anda pergi sendirian. Kepada orang-orang yang masih komplain bahwa tak ada salahnya dengan menonton film bioskop sendirian, saya akui, memang tak ada salahnya pergi sendirian. Saya telah pergi sendiri ribuan kali dan tak pernah mengikuti satupun panduan saya sendiri. Saya rasa itu terlihat saat saya mengawali poin "Membeli Tiket" dengan kalimat, "Jika anda benar-benar mengkhawatirkan tentang apa yang mungkin dipikirkan oleh penjual tiketnya....". Saya sama sekali tidak malu untuk pergi sendirian, dan saya juga tak mempermasalahkan apa yang dipikirkan orang lain tentang saya. Akan tetapi, pemilik postingan ini mungkin memiliki beberapa masalah dan begitu juga mungkin dengan orang lain. Saya kira, saya menulis ini untuk membantu mereka sedikit. Karena pertanyaannya berbunyi, "Bagaimana caranya saya pergi menonton film bioskop sendirian?" dan bukan "Mengapa saya harus pergi menonton film bioskop sendirian?".

Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang