Bagaimana Gojek menghasilkan keuntungan?

Dilihat 43,5 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Gojek


Go-jek adalah sebuah inovasi karya anak Bangsa Indonesia yang dapat membantu anda untuk memesan transportasi sepeda motor atau ojek secara online melalui sebuah aplikasi. Hal ini menjadi salah satu fenomena baru dalam industri transportasi di Indonesia. Gojek telah berhasil menjaring minat banyak masyarakat dengan layanan yang diberikannya. 

Kesederhanaan ide Go-Jek telah menjadikan sebuah kekuatan yang brilian. Ide brilian ini juga yang kini telah mengantarkan Go-Jek meraih berbagai penghargaan nasional maupun internasional. Dengan tarif yang jauh lebih murah dari transportasi konvensional lainnya, tentu saja Go-Jek mampu menyerap banyak pelanggan dengan sangat cepat, umumnya berasal dari berbagai kalangan dari berbagai latar belakang mulai dari pebisnis, pengusaha, hingga ibu rumah tangga dan pelajar. Pertama kali diluncurkan di Jakarta, pada awal tahun 2016 lalu Gojek telah masuk ke banyak kota besar di Indonesia, seperti Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Medan, dan Makassar.


Dengan memaksimalkan teknologi dan pelayanan pelanggan melalui sebuah web aplikasi, Gojek kini telah menggandeng ribuan mitra pengemudi dan meraup pundi-pundi rupiah yang tidak sedikit nilainya. Hal inilah yang menjadikan para pesaing sejenis atau para pebisnis transportasi konvensional mempertanyakan, bagaimana Gojek bisa menghasilkan keuntungan yang begitu cepat?


Seperti Apakah Model Bisnis Go-Jek?


Model bisnis seperti apakah yang dijalankan oleh Go-Jek? Pada dasarnya model bisnis Go-Jek sama dengan bisnis jasa pemesanan transportasi lainnya yang dijalankan oleh Grab atau Uber, yaitu pelanggan dapat memesan transportasi/kendaraan dari satu lokasi untuk menuju ke lokasi lainnya. Perbedaan utamanya adalah, Go-Jek mengutamakan kendaraan dengan jenis sepeda motor, bukan mobil (untuk mobil, kita harus menggunakan sub-menu Go-Car). Model bisnis Gojek seperti ini bisa cepat berkembang karena adanya situasi sebab-akibat, sebab banyaknya keluhan masyarakat terkait ojek pangkalan yang memainkan tarif sesuka hati, maka menjadi keuntungan untuk Gojek sebagai peluang bisnis yang amat potensial. Keluhan para konsumen di antaranya:

  1. Tidak aman (rawan tindak kriminal)
  2. Harga yang tidak transparan. Harus tawar menawar terlebih dahulu, seringkali konsumen yang tidak tahu medan ditipu oleh tukang ojek yang memberikan harga lebih
  3. Harus datang ke pangkalan ojek, namun seringkali pangkalan ojek pun tidak ada ojeknya 

Maka muncullah ide model bisnis Go-jek sebagai pelopor untuk memperbarui sistem transportasi ini, yaitu dengan menjalin kerjasama dengan orang-orang yang berprofesi sebagai tukang ojek ataupun orang-orang yang ingin mendapatkan tambahan uang melalui profesi ini. Mereka menjamin bahwa konsumen akan mendapatkan:

  1. Keamanan, karena setiap driver dan konsumen Go-Jek harus melakukan registrasi terlebih dahulu. Sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, semua dapat dilacak dengan mudah
  2. Biaya Transparan, karena ojek Go-Jek menggunakan argometer dan slip bukti pembayaran otomatis dikirimkan melalui email. 

Cara kerja Go-Jek menggunakan jasa internet untuk memasarkan pelayanan mereka, termasuk untuk pemesanan jasanya memberikan pilihan pelayanan yang diinginkan. Mereka memaksimalkan usaha mereka melalui iklan di beragam media sosial di Indonesia seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. Mereka juga bekerja sama dengan situs-situs belanja online dan restoran untuk mengantarkan barang belanjaan atau makanan kepada konsumen melalui aplikasi Go-Send dan Go-Food. Cara kerja gojek inilah yang dianggap sangat efektif karena disadari bahwa masyarakat modern yang serba sibuk saat ini menginginkan segala sesuatu yang serba mudah dan cepat.


aplikasi gojek

macam-macam jasa layanan gojek

Ada beberapa jenis layanan yang dikeluarkan oleh Go-Jek selain Go-ride untuk memberikan pelayanan kepada pelanggan, dan ini adalah salah satu kekuatan Go-Jek. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pengiriman makanan melalui GoFood, dan jasa pengiriman barang melalui Go-Send adalah salah satu sumber utama penghasilan lainnya dari Go-Jek yang dijalankan secara serius untuk dapat melayani masyarakat. Selain dapat memberikan jasa dalam mengantar makanan atau barang, Go-Jek digunakan sebagai sarana pemasaran bagi mitra kerjanya dalam mempromosikan, memperkenalkan produk makanannya. Begitu juga dengan jasa kurir, Go-jek memudahkan banyak pihak (termasuk perusahaan) yang membutuhkan kurir yang handal untuk mengantar barang/dokumen. Dan saat ini Go-Jek juga memperluas pelayanannya dengan menambah jenis jasa pemesanan transportasi lainnya (tidak hanya motor).

Penggunaan teknologi dan internet ini menjadi sebuah revolusi bagi dunia jasa pesan ojek di kota-kota besar Indonesia. Kemudahan sistem pemesanan dan layanan telah menjadikan jasa ini selalu dicari orang. Strategi yang sudah dilakukan oleh Go-Jek merupakan inovasi yang berhasil mengubah perilaku pasar dengan memberikan keuntungan melalui tarif yang lebih murah dari ojek konvensional sebelumnya.


         


para pengguna jasa gojek


Bagaimana Cara Gojek Mendapatkan Keuntungan?


Rupanya banyak orang penasaran dengan kinerja dan sumber uang bisnis yang resminya berada di bawah bendera PT. Go-jek Indonesia itu. Dengan harga yang sabgat murah, bagaimanakah bisa mereka mendapatkan keuntungan?


  • Aplikasi Gojek sebagai Media/Saluran Periklanan: Jumlah user aplikasi Gojek semakin banyak, maka seiring peningkatan jumlah ini menjadikan aplikasi Gojek sebagai salah satu saluran/media beriklan yang potensial, karena akan ada banyak orang yang bisa terekspos dengan iklan yang dipasang di dalam aplikasi ini.  
  • Fitur Aplikasi Go-Ride: Ketika user menggunakan aplikasi Go-ride maka tentu akan diminta untuk mengisi atau menyebutkan lokasi mereka + tujuan mereka. Kegiatan ini dilakukan di dalam aplikasi, artinya rute-rute tersebut masuk ke dalam database perusahaan Gojek dan Gojek mempunyai data, jalur-jalur mana saja yang sering dilalui pelangganya dan di jam berapa. Lalu apa hubungannya? Untuk perusahaan pengiklan atau penyedia jasa billboard, informasi rute konsumen adalah data yang sangat berharga. dari sini mereka bisa membuat estimasi RoI (Return of Investment)
  • Fitur Aplikasi Go-Mart: Konsepnya sama dengan Go-Ride. Semua transaksi pembelanjaan barang yang dilakukan akan tersimpan di database GoJek. Data yang bisa digali sangat banyak, misalnya :  
  1. Kategori produk yang dibeli (produk pembersih badan, sabun cuci, snack, roti, beras, dan lain-lain) 
  2. Brand atau merknya 
  3. Waktu pembelian (tanggal berapa, jam berapa, channelnya apa : traditional atau modern dan lain-lain) 
  • Fitur Aplikasi Go-Food: konsepnya sama seperti Go-Mart, tinggal diganti yang ini dengan produk makanan. 
  • GoJek akan meraih keuntungan dari perusahaan telekomunikasi: Aplikasi GoJek digunakan dengan menggunakan data. Semakin banyak jumlah aplikasi yang diunduh maka otomatis akan bertambah sering juga.penggunaannya. Dan semakin sering penggunaannya maka akan semakin banyak data yang terpakai, hal ini akan memberi keuntungan bagi perusahaan telekomunikasi, dan GoJek bisa mendapatkan revenue sharing dari sini. Bahkan Telkomsel sekarang sudah menjalin kerjasama dengan GoJek, caranya adalah menyuplai/menjadikan kartu Telkomsel sebagai kartunya si pengemudi Gojek. Hal ini sangat efektif karena sudah pasti penggunaan data dari Telkomsel akan semakin meningkat, belum lagi efek bola salju ke peningkatan volume call dan sms dari kartu Telkomsel tersebut.   

Ke depannya, diharapkan GoJek akan segera memperluas wilayah jangkauan dan tidak hanya berkutat di kota besar. Berbagai kontroversi pasti akan tetap terjadi, tapi manusia tidak akan bisa membendung atau menahan kemajuan teknologi dan inovasi-inovasi baru yang akan terus bermunculan. Gojek juga telah banyak berperan dalam membuka lapangan pekerjaan bagi ribuan orang di Indonesia, ini juga merupakan hal yang patut diacungi jempol, selain tarif murah yang mereka tawarkan.

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang