Bagaimana harga emas berubah/naik turun?

Dilihat 723 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Harga emas dipengaruhi oleh beragam faktor, tapi kuncinya ada di biaya produksi karena produsen emas selalu berusaha mempertahankan profitabilitas. Kebanyakan pedagang emas dan investor menilai saham emas berdasarkan nilai pasaran yang ada, sekaligus harganya di masa depan. Mereka membeli atau menjual saham emas berdasarkan spekulasi dalam pergerakan harga emas yang berujung kepada fluktuasi yang konstan. Selain ini, faktor-faktor berikut juga berlaku dalam fluktuasi harga emas. Pertama-tama, keterlibatan bank-bank sentral dalam perdagangan emas dapat mempengaruhi fluktuasi harganya. Tindakan bank-bank sentral dalam membeli emas membuat pergerakan harga emas penting dalam perubahan harga sampai kelipatan dua. Para analis berargumen bahwa kebanyakan bank sentral merupakan penjual utama emas selama dua dekade terakhir, namun masanya telah berganti dimana bank justru menjadi pembeli emas utama di pasar. Kedua, fluktuasi harga emas adalah hasil dari manipulasi harga bank sentral maupun pemerintah yang berpengaruh. Komite Gold Anti-Trust Action (GATA) secara rutin menuding bahwa harga emas ditekan secara ilegal; ini sebuah tren yang dipercaya GATA telah berlangsung selama dua dekade terakhir. Namun, teori ini tetap hanyalah tuduhan karena banyak pengukuran yang diberlakukan World Gold Council untuk memastikan bank sentral bermain adil dalam pasar terbuka. Ketiga, sudah jelas, adalah permintaaan dan penawaran emas dalam pasar sangat penting dalam menentukan harga emas. Para ahli setuju bahwa jumlah emas yang dihasilkan tidak akan memenuhi permintaan logam mulia yang terus meningkat. Stok emas yang sudah digali ditetapkan sekitar 160.000 metrik ton yang meningkat sekitar 2.400 ton per tahun; penawaran yang terlalu rendah untuk menuruti permintaan yang terus naik. Keempat, emas sudah menjadi suaka bagi investor, terutama dengan adanya krisis keuangan global yang menghantam pasar di seluruh dunia. Ini telah berujung kepada tren baru dimana pedagang serta investor menyisihkan sebagian besar dana mereka ke dalam portofolio emas. Ini adalah faktor kunci dari fluktuasi harga emas. Sebagai tambahan investor yang berpikiran serupa telah bergabung menjadi satu, sehingga ada tekanan dalam pembelian emas, yang berujung kepada fluktuasi harga emas yang sering terjadi. Terakhir, harga minya terus berubah karena logam mulia digunakan sebagai pembatas untuk menghindari inflasi. Ini didasarkan pada teori bahwa uang kertas mungkin mengalami penurunan nilai dan menjadikan emas sebagai satu-satunya benda dengan kekuatan untuk membeli. Menilik sejarah harga emas akan memberi pemahaman pada kita tentang pergerakannya dari waktu ke waktu dan membandingkannya dengan faktor ekonomi yang ada di waktu tertentu, dan ini bisa memberi sedikit ramalan tentang masa depan ekonomi. 

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang