Bagaimana kamu mendefinisikan dan mengukur tingkat kebugaran fisik?

Dilihat 199 • Ditanyakan 7 bulan lalu
1 Jawaban 1

Kebugaran aerobik secara umum diukur secara kuantitatif dengan menggunakan satu pengukuran : VO2 (maks). Hal ini dianggap cukup bagi orang - orang yang atlet kasual; untuk atlet olimpiade atau pilot angkatan udara, kamu akan membutuhkan matriks yang lebih banyak. VO2 diukue dengan 15*(sebagian dari detak jantung saat istirahat), dimana HR (istirahat) merupakan detak jantung istirahatmu, misalnya 15 - 20 menit setelah kamu bangun tidur, sebelum kamu memulai aktifitas fisik yang berat.


Untuk memaksimalkan detak jantungmu, cara yang paling umum dan paling mudah digunakan adalah dengan menggunakan treadmill yang memiliki alat pengukur detak jantung. Treadmill merupakan peralatan terbaik yang dapat digunakan untuk hal ini karena treadmill menjaga langkahmu tetap konsistem.


Metode yang umum adalah dengan memulai pada kecepatan 2,5 - 3,2 km/jam dengan kecuraman 0% selama 2 - 3 menit, setelah itu ukur detak jantung. Tingkatkan kecuraman menjadi 1%, lalu lanjutkan berjalan selama 2 - 3 menit, ukur detak jantung. Tambahkan kecepatan sebesar 1,5 km/jam, lalu berjalanlah selama 2 - 3 menit, ukuran detak jantung. Ulangi sampai kamu merasa harus berhenti atau detak jantungnya tidak lagi mengalami kenaikan (jangan tingkat kecuraman lebih dari 5%, naikkan saja kecepatannya)


Tujuannya adalah agar jantungmu menyesuaikan dengan detak jantungmu untuk mengimbangi konsumsi metabolisme yang meningkat dari oksigen yang disebabkan oleh otot - ototmu. Kamu harus berjalan pada kecepatan.kecuraman tertentu selama beberapa menit karena pada awalnya detak jantungmu akan meningkat, lalu menurunkan ke tingkat dimana jantung dan tubuhmu merasa nyaman. Kalau kamu mau melakukan pengukuran dengan lebih aman dan akurat, kamu bisa berjalan selama 5 menit untuk setiap kecepatan/kecuraman, tapi ini akan makan waktu lebih lama.

Terjawab 10 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang