Bagaimana kopi luwak dikumpulkan dan dipanen?

Dilihat 636 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Biasanya,  produksi kopi dimulai dengan manusia memanen biji kopi matang yang mengandung dua biji kopi. Biji-biji ini diambil dari metode pengolahan basah dengan menekan biji kopi pada jeruji besi yang memisahkan biji kopi dari daging manisnya. Biji-biji ini kemudian difermentasi untuk beberapa lama di dalam tangki air mengandung enzim khusus yang menghilangkan sisa lendir pelindung lapisan. Setelah proses fermentasi,  biji kopi hijau dijemur atau dikeringkan dalam pengering mekanik sampai mencapai kadar air 10-13%.


Akhirnya biji kopi hijau (bibit) dikemas dalam tas dan diekspor. Kopi luwak mengikuti proses yang sama,  hanya biji kopi yang paling matang dipilih dan dimakan oleh luwak yang menggunakan enzim dalam usus untuk mencerna daging manisnya dan lendir pelindung lapisan sambil menetralkan penencernaan biji yang sulit. Luwak menjatuhkan biji kopi yang sekarang terlucuti kemudian dipanen dari daratan hutan oleh masyarakat di Indonesia,  Thailand,  Vietnam dan Filipina dimana luwak kebanyakan hidup. Karena sersi baru-baru ini menjadi perhatian luas dunia dan banyaknya permintaan,  orang-orang bisnis di negara-negara ini mulai menangkap luwak dan menempatkan mereka dalam kandang. Dengan menyediakan pasokan buah kopi matang untuk musang-musang  dalam kandang ini,  para pebisnis mampu mangamankannya lebih teratur dan pasokan biji kopi mudah diakses seperti yang terlihat di bawah ini. 


Komersialisasinya membuatnya menjadi sangat langka dan menjadi produk mahal pada 350 tahun terakhir telah menyebabkan hilangnya variable kualitas dan meningkatkan penipuan bersamaan dengan praktek pemanenan yang dipertanyakan. Karena pencernaan luwak digunakan sebagian besar dalam pengolahan biji kopi hijau,  para pebisnis hanya perlu mencucinya untuk menghilangkan kotoran dan kemudian mengeringkan biji kopi hijau di bawah sinar matahari sampai kadar air mencapai 10-13%. 


Nama-nama merek mewah dan kemasan dari biji kopi luwak hijau yang diekspor pada pengembangan pasar dunia yang melengkapi prosesnya. 

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang