Kenapa latihan aerobik berbeda dari latihan resistensi?

Dilihat 1,3 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Banyak orang yang berminat untuk melakukan senam aerobik guna meningkatkan kebugaran tubuhnya. Gerakan senam aerobik yang mudah dilakukan membuat orang tertarik untuk melakukannya, ditambah lagi biasanya menggunakan musik, sehingga orang akan lebih semangat untuk berolahraga. Selain itu, gerakan-gerakan senam pada umumnya menggunakan seluruh otot pada tubuh, jadi semua anggota badan akan ikut bergerak. 


Latihan senam aerobik seringkali dilakukan dengan banyak orang di suatu acara pagi hari, misalnya Car Free Day di beberapa daerah. Untuk mengontrol tempo dan gerakan, selalu ada instruktur yang akan mengarahkan anda saat melakukan senam ini.


senam aerobik



Manfaat Senam Aerobik


Senam aerobik juga disebut senam menurunkan berat badan, karena kebanyakan wanita yang melakukan senam ini bertujuan menurunkan berat badan. Beberapa orang mungkin meremehkan manfaat melakukan senam aerobik ini, karena gerakan senam aerobik yang terkesan hanya main-main saja. 


Anda harus tahu bahwa manfaat senam aerobik sangat banyak jika anda melakukannya dengan sungguh-sungguh, berikut ini merupakan sebagian dari manfaat tersebut:


  • Meningkatkan kesehatan mental, karena melakukan senam aerobik bisa mengurangi rasa stres, kecemasan, serta depresi.
  • Membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.
  • Mengurangi resiko terkena penyakit tertentu, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau bahkan penyakit jantung.
  • Meningkatkan stamina dan juga daya tahan terhadap rasa lelah.
  • Membuat fungsi jantung bekerja lebih baik.
  • Membantu memperkuat tulang dan sendi.
  • Bagi ibu hamil, melakukan senam ini bisa mempermudah proses persalinan.



Senam aerobik pada umumnya dikaitkan dengan olahraga yang berbasis denyut jantung. Dengan memperhatikan zona denyut jantung anda bisa memperhatikan intensitas latihan anda. 


Di bawah ini merupaka urutan dari zona denyut jantung tersebut:


  1. Zona 1 merupakan tingkat sangat ringan. Denyut jantung setelah melakukan olahraga selama 20-40 menit ini sekitar 104-114 per menit. Memiliki manfaat dalam membantu pemanasan, pendingingan serta pemulihan setelah melakukan olahraga yang lebih berat sebelumnya.
  2. Zona 2 merupakan tingkat yang ringan. Denyut jantung setelah melakukan olahraga selama 40-80 menit sekitar 114-133 per menit. Bermanfaat dalam meningkatkan kebugaran dan pemulihan, serta mendorong metabolisme.
  3. Zona 3 merupakan zona tingkat sedang. Denyut jantung setelah melakukan olahraga selama 10-40 menit sekitar 133-152 per menit. Manfaatnya untuk membantu peredaran darah dan membantu meningkatkan kecepatan latihan.
  4. Zona 4 merupakan zona tingkat sulit, dimana denyut jantung berdenyut 152-172 per menit setelah melakukan olahraga 2-10 menit. Bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan pada kecepatan tinggi dalam latihan.
  5. Zona 5 merupakan zona tingkat maksimum. Denyut jantung setelah melakukan olahraga selama kurang dari 5 menit sekitar 172-190 per menit. Memiliki manfaat dalam meningkatkan kecepatan dalam latihan lari.

latihan resistensi



Perbedaan Latihan Aerobik dengan Latihan Resistensi


Latihan aerobik difokuskan pada peningkatan efisiensi sistem energi aerobik dan sesuai respon sistem saraf. Perlawanan pelatihan umumnya difokuskan pada peningkatan sistem otot-rangka Anda serta respon CNS bobot. 

Keduanya dapat mempengaruhi efisiensi sistem energi anaerobik Anda dan mereka mempengaruhi otot-otot Anda dengan cara yang berbeda. Latihan aerobik terdiri dari aktivitas berulang yang menjaga detak jantung Anda meningkat untuk jumlah diperpanjang waktu. 


Gerakan senam aerobik biasanya berkaitan dengan aktivitas  berjalan, jogging, lari, mendayung, menari, memanjat dan lain-lain. Jumlah detak jantung Anda meningkat dan akan menentukan dampak keseluruhan dari latihan. 


Ada banyak kesalahpahaman mengeni zona-zona tersebut.


Misalnya, Anda tidak bisa menggunakan zona 1 dan 2 jika ingin membakar lemak. Orang yang menggunakan zona 1 dan 2 sebagai latihan utama biasanya malah akan lebih mudah menyimpan lemak dalam tubuh mereka, menjadikan latihan ini lebih cocok untuk orang yang ingin menaikkan berat badan.


Berlatih dengan zona 3 dan 5 lebih cocok apabila anda ingin menurunkan berat badan atau ingin mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan.


Sementara itu, zona 2 dapat membantu membangun daya tahan aerobik anda dan melihat seberapa lama anda dapat bertahan. Karena itu, zona 2 akan meningkatkan metabolisme lemak karena latihan ini akan membuat sistem energi aerobikmu lebih efisien. Kenapa demikian? Karena sumber energi aerobik adalah cadangan lemak.


Jika anda ingin melakukan seluruh zona latihan, ada baiknya anda melakukan setengah dari sesi latihan anda di zona 2, setelah anda menyelesaikan batas minimum dari latihan-latihan di zona 3 dan 4.


Alasan mengapa zona 2 tidak efektif menurunkan berat badan meskipun menggunakan lemak sebagai sumber tenaga adalah karena membutuhkan waktu yang cukup lama untuk masuk ke cadangan glikogenmu dengan kecepatan zona 2, yaitu sekitar 40 menit. Selain itu, otot juga akan menderita jika kita melakukan olahraga selama itu dengan latihan-latihan zona 2.



senam menurunkan berat badan


Sedangkan latihan resistensi biasanya dipusatkan pada olahraga dengan repetisi dan waktu yang lebih singkat dan terkendali. Sebenarnya latihan kardio adalah latihan resistensi, karena Anda menggerakkan tubuh Anda yang memiliki bobot, tapi setelah sekitar 30-40 repetisi berturut-turut, aktivitas apapun berubah menjadi kardio.


Pelatihan ketahanan dapat disesuaikan dengan beberapa arah yang berbeda:

  • Ukuran Otot
  • Kekuatan otot 
  • Daya tahan otot 
  • Kekuatan Dinamis 

Untuk hipertrofi Anda fokus pada 8-12 repetisi dan 2-3 set. Anda ingin menggunakan cukup berat untuk mengalami kegagalan teknis pada tanggal 12 rep. Anda juga bisa fokus pada bagian eksentrik lift untuk mendorong pertumbuhan (alias negatif). 


Untuk kekuatan otot, Anda fokus pada beban yang lebih berat dan lebih sedikit repetisi. 

Rencana 5 x 5 sangat populer dalam hal ini: Strong Lifts 5 x 5. 5 repetisi dan 5 set dengan beban sangat berat. Anda akan mendapatkan kekuatan, tapi ukuran otot anda juga akan membesar dengan sendirinya. 


Latihan ketahanan membangun otot-otot dan juga bisa bagus untuk sistem kardiovaskular jika Anda cukup menggunakan daya tahan dan menghasilkan intensitas yang cukup.


gerakan senam aerobik


Jadi, seperti yang sudah saya jelaskan di atas latihan aerobik terdiri dari gerakan-gerakan yang mudah dilakukan, sedangkan resistensi lebih terfokus pada gerakan berat dan angkat beban. Beberapa orang yang melakukan resistensi memiliki tujuan untuk membentuk otot, sedangkan aerobik kebanyakan memiliki tujuan untuk menjaga kebugaran saja. 


Mungkin aerobik yang dibilang senam menurunkan berat badan ini juga bisa membentuk otot, tetapi hasilnya tidak semaksimal latihan resistensi. Saya harap jawaban saya inilah yang anda cari, semoga membantu anda. 

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang