Bagaimana mengatasi bekas luka setelah operasi?

Dilihat 4,21 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Bekas luka operasi memang mengganggu, apalagi ketika bekas operasi di tubuh kita tidak bisa disamarkan dengan make up atau berada di area terbuka yang tidak tertutupi oleh pakaian. Bagi sebagian besar orang, luka-luka seperti ini membuat kepercayaan diri menurun dan sangat merusak penampilan. Dan anehnya, ada juga sekelompok orang yang menghina mereka.

Lagi pula, siapa yang menginginkan luka-luka tersebut?

Sebagai manusia, kita tidak dapat memungkiri takdir Tuhan. Luka bisa kita dapatkan akibat kecelakaan yang tak terhindarkan atau karena operasi caesar ketika melahirkan.

Bekas luka bedah biasanya permanen dan meninggalkan jejak luka yang dalam. Hal ini terjadi karena adanya jaringan kulit yang dikumpulkan sehingga permukaan kulit menjadi tidak rata. Setelah operasi, tubuh akan berusaha menyembuhkan dirinya sendiri karena tubuh tidak dapat menciptakan kulit atau jaringan dengan segera. Karena parut bekas luka tidak memiliki kelenjar keringat seperti kulit sehat, bekas luka akan tampak pucat, sehingga tampak mencolok jika berada di area yang terbuka.

Tapi jangan khawatir, ada banyak cara untuk menghilangkan luka lama seperti ini, bisa dengan menggunakan obat penghilang bekas luka dari dokter ataupun menggunakan bahan-bahan alami.

Nah, apa sajakah obat-obatan tersebut? Simak penjelasannya!



obat penghilang bekas luka



Mengatasi Bekas Luka dengan Obat Kimia


Dengan memijat daerah bekas luka, bekas luka tersebut akan mendapatkan sirkulasi darah dan pijatan juga akan membantu mengurangi jaringan bekas luka, sehingga kulit akan menjadi elastis kembali. Tapi tentu tidak akan menghilangkan bekasnya.

Di bawah ini adalah beberapa obat yang bisa digunakan untuk menyamarkan bekas luka, seperti:

  • Bio Oil. Meskipun harganya agak sedikit mahal, Bio Oil telah terbukti mampu menghilangkan bekas luka secara total. Selain itu, minyak ini juga mampu menghilangkan stretch mark, bekas jerawat, bekas cacar air, dan meratakan warna kulit yang belang. Dibutuhkan waktu sekitar 3 bulan penggunaan rutin untuk hasil yang maksimal. 



  • Vitamin E. Vitamin E akan menjaga kelembaban kulit dan memiliki kemampuan untuk menembus kulit agar kulit tetap sehat. Di samping itu, vitamin E meningkatkan produksi kolagen yang memperkuat elastisitas kulit sehingga kulit tampak muda kembali. 
  • Krim Ratin-A. Obat penghilang bekas luka ini dapat menghilangkan kerutan, menyamarkan bekas luka parut, tonjolan, dan meratakan warna kulit yang berbeda. Ratin-A adalah asam retinoik, dan senyawa ini memiliki banyak efek samping seperti kulit kering, sakit kepala, dan jantung berdebar. Maka, diperlukan resep dokter untuk mendapatkan obat ini. 
  • Dermatix Ultra. Salep satu ini cukup terkenal, karena penayangan iklannya yang cukup sering di televisi. Fungsinya adalah menghilangkan bekas luka bedah, bekas luka knalpot, luka bakar, dan luka parut lainnya. Harganya hampir sama dengan Bio Oil, sekitar Rp 210.000,-. 


Mengatasi Bekas Luka dengan Obat Herbal


Ada banyak cara menghilangkan bekas luka dengan cepat, salah satunya adalah dengan menggunakan bahan-bahan alami. Selain lebih aman dan tanpa efek samping, harganya juga lebih murah dan mudah didapatkan.

Obat-obatan herbal tersebut adalah sebagai berikut:

  • Jeruk lemon. Buah ini mengandung alpha hydroxy acids (AHA), zat ini dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan mempercepat proses regenerasi kulit hingga mengembalikan elastisitas kulit. Tak heran jika lemon menjadi salah satu cara menghilangkan bekas luka lama yang paling ampuh. Ambil perasan jeruk lemon dan oleskan secara merata pada bekas luka, diamkan selama 30 menit. Lalu, bersihkan dengan air hangat. Lakukan setiap hari sampai bekas luka memudar. 
  • Madu. Madu sangat baik untuk kesehatan karena mengandung zat yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama untuk kesehatan kulit. Madu mampu mengantikan sel-sel kulit mati yang rusak, menjaga elastisitas kulit, menjaga kelembaban kulit, dan menjaga keremajaan kulit. Oleskan madu pada bekas luka secara teratur dan biarkan hingga mengering, lalu bilas dengan air bersih. 

menghilangkan bekas luka


  • Propolis. Kandungan dalam madu inilah yang sebenarnya bekerja menghilangkan bekas luka. Jika Anda dapat menggunakan sebotol propolis, maka hasilnya akan lebih cepat terlihat daripada madu. Sama seperti madu, teteskan propolis secukupnya pada bekas luka dan olesakan, biarkan hingga mengering. 
  • Daun binahong. Sangat banyak manfaat yang terkandung di dalam daun sakti ini, dari mengobati penyakit jantung, menghilangkan rasa sakit, hingga menghilangkan bekas luka. Zat yang terkandung dalam daun dan batang binahong sangat bagus untuk kesehatan kulit. Cara penggunaanya, ambil 3 lembar daun binahong beserta batangnya, lalu tumbuk sampai halus. Oleskan ramuan ini pada bekas luka, diamkan selama 15 menit, dan bersihkan dengan air hangat. Lakukan setiap hari sampai bekas luka memudar. 
  • Minyak kelapa murni. Tidak banyak yang tahu bahwa minyak kelapa yang selama ini dikenal baik untuk kesehatan dapat digunakan sebagai salah satu cara menghilangkan bekas luka lama. Dulu memang kita membuat sendiri minyak kelapa, tapi sekarang sudah banyak VCO (virgin coconut oil) yang dijual bebas di apotek dengan harga yang terjangkau. Oleskan minyak ini di bekas luka dan biarkan hingga mengering. Lakukan secara rutin setiap hari hingga luka mulai memudar. 
  • Lidah buaya. Lidah buaya juga dapat menghilangkan bekas luka yang ada. Caranya, oleskan daging lidah buaya atau gelnya secara merata di bekas luka dan biarkan hingga mengering. Setelah itu, bilas dengan air bersih. Lakukan setiap hari sampai luka memudar. Jika terlalu merepotkan, Anda bisa membeli salep atau gel lidah buaya di apotek, lebih praktis dan cepat!

-

Dalam mengatasi luka bedah, mungkin cara yang paling cepat adalah dengan menggunakan bedah plastik atau dermabrasi laser untuk luka-luka dangkal yang dapat ditarik dengan menggunakan jari. Hasil 50-80% akan segera terlihat, namun dibutuhkan waktu hingga 18 bulan untuk hasil akhir yang sempurna.  

Dalam operasi penghilangan bekas luka, biasanya akan dilakukan pembuangan bekas luka yang lama dan menutup luka yang terbuka dengan teknik yang paling mutakhir, seperti penutup lipatan kompleks atau penutupan berlapis. 


Tergantung dari karakteristik luka, dokter bedahmu mungkin akan menggunakan jaringan pengganti untuk mengganti kulit yang sudah dibuang, atau menggunakan teknik perluasan jaringan untuk menarik kulit sehat yang terdekat agar mendapatkan jaringan yang cukup untuk melakukan penutupan luka yang optimal. 


Jadi, sebenarnya semua tergantung dari seberapa parah bekas luka yang kita miliki. Jika benar-benar parah dan merusak wajahmu hingga merubah kehidupanmu, maka ada baiknya untuk melakukan operasi penghilangan bekas luka di dokter terpercaya agar hasilnya benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. 

Tapi jika hanya berupa bekas luka kecil, cobalah dulu untuk menggunakan obat-obatan herbal untuk menghilangkannya! Semoga berhasil!

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang