Bagaimana para sutradara menentukan apakah komposer tunggal atau banyak komposer yang akan digunakan di film mereka? Seperti apa prosesnya?

Dilihat 579 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Well, mengarang musik itu seperti melakukan casting. Setelah diberikan gambar dan dengan komposer yang luar biasa, seperti Elliot Goldenthal, yang saya rasa ia adalah satu dari banyak komposer yang istimewa karyanya saat ini, saya akan hanya menggunakan lembaran musiknya karena saya ingin filmnya memiliki sensibilitas yang berpadu, seperti pada film "Heat" atau "Public Enemies". Sama juga halnya dengan Trevor Jones dalam tema utamanya "Last of the Mohicans." Randy Edelman juga menciptakan karya tambahan yang luar biasa.


Di film lainnya, saya akan menggunakan lebih dari satu komposer karena saya ingin merotasi perspektif emosi yang berbeda-beda. Bisa saja character-driven atau sesuatu yang benar-benar berbeda mengenai keadaannya, seperti ending dari film Ali saat kami berada di Afrika untuk Rumble in the Jungle dan musiknya hampir sepopuler Salif Keita.


Komposer tunggal mungkin bisa mendorong emosi tertentu dan komposer lainnya lebih unggul di bagian yang berbeda. Saya melakukannya di film "Collateral" dan begitu juga di film "Blackhat." Untuk "Blackhat", Atticus Ros bisa jadi menciptakan kesan yang sangat bagus di paruh pertama, yang bukan mengenai menghitung menit dari musik. Saya juga menggunakan Harry Gregson-Williams. Ada pria yang masih muda bernama Ryan Amon, yang luar biasa: tema-tema menyeramkan, agak aneh. Saudara dari Atticus Ross, Leo, menjadi co-komposer dengan Atticus dan bermain gitar. Dan ada juga sinyal-sinyal bagus dari Mike Dean, yang merupakan produser Kanye West dan seorang pemain keyboard yang luar biasa.


Setiap orang bekerja secara paralel. Pada akhirnya, film lah yang mendikte dan visi saya yang mendikte musik apa yang digunakan dan bagaimana ia dimainkan. Jika seorang komposer ingin musiknya berdiri sendiri, mereka harusnya menjadi artis rekaman dan biarkan karyanya berkompetisi sendiri di arena itu. Saat masuk ke prosesnya, saya sangat terlibat dan murni kreatif dan sangat intuitif.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang