Bagaimana pengalaman Anda ketika menonton film yang bertema " Happy New Year"?

Dilihat 237 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

  • Sebut saja dia sebagai penari bar, kurang lebih yang merendahkan dirinya sendiri sebagai perempuan yang tidak baik. Ya, dia masih tergila-gila pada lelaki itu, karena kemampuan bahasa inggrisnya yang jauh diatas rata-rata. Semua ini adalah tentang martabat wanita.


  • Bagian tubuh dari Shah Rukh Khan dapat bervariasi antara enam, delapan sampai sepuluh packs, tergantung pada tekanan dari aktivitas fisik yang dia lakukan. Semua ini adalah berkat dari VFX (Visual FX : Efek spesial dalam film).


  • Seorang Parsi yang belum menikah di usia lima puluh tahun, kehidupannya masih bergantung pada ibunya. Penari-penari Korea  mahir dalam melakukan seni bela diri. Semua ini berkat berhasilnya dibangun sebuah stereotype palsu dari sebuah kebudayaan.


  • Hotel Atlantis, yang namanya disebut 47 juta kali hanya dalam waktu tiga jam, memiliki ruang layar yang sangat besar untuk seorang hacker pada film pencurian. Hacker tersebut adalah seorang anak muda. Cobalah untuk menonton film ini dua kali (walaupun tidak disarankan) dengan cermat dan teliti dan perhatikanlah dimana anak tersebut dicari dan ditemukan. Semua ini terjadi karena berhasilnya dibangun penempatan yang baik terhadap suatu objek.


  • Tim India, mendapatkan penghinaan dari orang-orang India (yang ada di Dubai) ketika mereka mendarat di Dubai. Karena Tuhan mewajibkan seorang NRI (Non Resident Indian) agar mencintai dan mengabdi pada tanah airnya. Dalam waktu dua menit di layar kaca, Anupam Kher ber- akting dengan sangat baik  (apabila dibandingkan dengan seluruh tim). Dialog yang dibawakan sebagian besar disadur dari film-film sebelumnya. Semua ini adalah berkat orisinalitas (keaslian) naskah.


Tentu saja ini semua bagian film yang disebutkan diatas belum termasuk mereka yang terlibat dalam proses pembuatan film di belakang layar, mulai dari produser hingga orang-orang yang selalu siap sedia dikala film dibuat. Tidak ada satupun dari mereka yang terikat secara hukum atau dipaksa untuk membuat/menciptakan hal-hal yang merangsang intelektual kita untuk menonton film tersebut. Membuat jutaan film (apapun jenisnya) adalah hak setiap orang, dan apabila dengan membuat karya film dapat menghasilkan suatu keuntungan, maka, teruskanlah, jangan berhenti. Gunakan seluruh kemampuan yang ada. 



Terjawab 10 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang