Bagaimana perbandingan antara bayi tabung dan proses fertilisasi vivo?

Dilihat 388 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Saya tak memiliki pemahaman yang bagus tentang sains tapi ini perbandingan dasarnya.


In vitro

Gamet dikeluarkan dari tubuh dan dibuahi dalam sebuah petridish. Embrio dibiarkan berkembang dalam lab untuk beberapa hari. Embrio yang terbaik dipilih untuk reimplantasi dengan pengujian genetik pada tahapan itu jika diperlukan. Kemudian dikembalikan ke rahim tepat pada titik implan yang memiliki peluang paling bagus. Peluangnya kecil untuk permasalahan yang timbul seperti kehamilan ektopik.


In vivo

Gamet dicampur dalam tubuh dengan sperma yang diletakkan secara alami maupun dengan cara dimasukkan ke rahim. Tak ada intervensi dalam pembuahan - berharap pada peluang. Timing pembuahan bisa acak, jika merupakan proses alami, jadi bisa juga tidak terjadi sama sekali. Tak ada pemilihan embrio - tergantung pada (mungkin) sel telur tunggal yang dikeluarkan jadi kualitasnya bisa bervariasi.


Pada kedua opsi tersebut, tak ada jaminan bahwa embrio yang dibuahi akan tumbuh pada dinding rahim, atau akan terjadi keguguran.

Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang