Bagaimana petinju membangun daya tahan tubuh?

Dilihat 2,4 rb • Ditanyakan hampir 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Mereka membangun daya tahan tubuh dengan melakukan sprint, plyometric, latihan interval lainnya, dan sparring. Latihan interval mengajarkan kepadamu untuk mengerahkan 100% usahamu untuk waktu yang lama lalu mengerahkan 50-70% usahamu untuk beberapa waktu untuk memulihkan dirimu dengan cepat. 


Ini adalah simulasi dalam pertandingan tinju. Mulailah dengan 30 detik sprint dan 30 detik istirahat. Lalu berusahalah untuk melakukan 1 menit sprint dan 1 menit istirahat. Laku cobalah melakukan 1 menit sprint dan 30 detik istirahat. Bereksperimenlah dengan waktu sprint/pemulihanmu dan cobalah untuk melakukan sprint selama mungkin dengan istirahat sesingkat mungkin tanpa memperburuk performamu ketika berlari.


Bukan hanya sprint yang bisa kamu lakukan. Kamu bisa melakukan set "pembakaran" yang terdiri dari memukul kantong tinju, jumping drill, calisthenis - apapun yang dapat membuat jantungnya berdetak secepat mungkin. Hal yang penting adalah untuk mengerahkan kemampuanmu sekeras - kerasnya lalu ambil nafas yang dalam dan perlahan dan kendalikan nafasmu ketika beristirahat. Ketika kamu mengerahkan usaha yang maksimal tubuhmu membakar glukosa, bukan lemak atau karbohidrat.


Ketika kamu berlari pada kecepatan yang konstan untuk waktu yang lama, tubuhmu membakar lemak atau karbohidrat. Kamu ingin membuat tubuhmu terbiasa dengan pertempuran yang sangat kuat, bukan lari jarak jauh yang tenang dengan tekanan yang sama. Hal tersebut merupakan jenis energi yang berbeda yang harus dibangun dengan jenis latihan yang berbeda pula.



Jangan salah sangka. Latihan kardio merupakan bagian dari segala bentuk olahraga, tapi untuk membangun daya tahan tubuh yang sangat kuat yang kamu butuhkan dalam pertandingan tinju, kamu perlu lebih menekankan latihan fisikmu pada latihan interval. Latihan kardio dalam waktu yang lama akan membantumu membangun ketangguhan mental dan tingkat dasar dari kebugaran, dan yang paling penting, latihan ini mengajarkanmu untuk tenang sementara mengeluarkan energi. Kamu juga dapat mempelajari mengenai ritme ketika berlari yang merupakan konsep penting dalam tinju. Tapi kalau kamu hanya berlari sejauh 10K, kamu tidak akan dapat bersaing dengan baik/

Tentu saja, hal yang paling penting tentang kardio adalah agar kamu merasa nyaman ketika sedang bertanding (berlari jarak jauh dapat membantu dalam hal ini). Kamu juga harus latihan tinju dengan pelatiha atau rekan tinjumu. Kamu harus berada dalam tekanan dan belajar untuk mengendalikan emosinya dan bernafas selama bertanding. Menurut saya, sparring akan sangat membantu melatih hal tersebut.


Kalau kamu ingin memiliki tubuh yang bugar dan daya tahan tubuh yang tinggi, tidak ada yang namanya jalan pintas. Kamu harus meluangkan waktu dan tenaga untuk meraihnya. Bangunlah kekuatan, ketahanan dan kenyamananmu, lalu lakukan di bawah tekanan. Dengan demikian, ketika kamu bertanding, kamu akan merasa percaya diri dan tenang dalam menghadapi lawanmu yang terlatih. Memiliki pikiran yang percaya diri dan tenang akan membantu dalam mempertahankan daya tahan tubuhmu ketika kamu bertanding melebihi faktor - faktor tunggal lainnya,

Terjawab 6 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang