Bagaimana rasanya berada dalam kecelakaan kereta?

Dilihat 4,42 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Kereta api merupakan salah satu alat transportasi di Indonesia, yaitu bentuk transportasi yang bergerak di atas rel yang terdiri dari serangkaian gerbong dan digunakan untuk mengangkut manusia atau barang ketempat tujuan. Kereta api menjadi pilihan banyak orang untuk sampai ke tempat tujuan, karena selain dapat mengangkut orang dalam jumlah yang banyak, kereta api juga dianggap bisa bebas dari macet. 


Alat transportasi kereta api sudah ada di Indonesia sejak zaman Belanda, dan sampai sekarang telah mengalami kemajuan semakin modern seiring dengan semakin pesatnya jumlah penduduk di Indonesia. 


Teknologi modern pun sering menjadi sebuah harapan agar transportasi kereta api menjadi semakin efisien dan juga bisa meminimalisir terjadinya kecelakaan kereta api yang sering menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat. 

Tentu saja, rangkaian tabrakan kereta api yang menyebabkan korban jiwa sering menjadi hal yang menakutkan bagi para penumpang. 


Kecelakaan kereta api di Indonesia


Penyebab Terjadinya Kecelakaan Kereta Api



Kereta api adalah salah satu alat transportasi yang penting di Indonesia. Transportasi ini dikendalikan oleh seorang masinis yang berperan mengemudikan kereta api. Salah satu usaha dari pemerintah yaitu dengan cara terus meningkatkan sarana dan pelayanan kereta api, selain karena dianggap lebih efisien bisa mengangkut orang dalam jumlah yang banyak, juga harga tiketnya lebih terjangkau oleh masyarakat. 


Walaupun kereta api mempunyai jalur khusus tidak menggangu kendaraan lain, rupanya tidak menjamin tidak terjadinya kecelakaan kereta api. 


Sejumlah kecelakaan kereta api disebut dengan istilah peristiwa luar biasa hebat atau PLH pernah beberapa kali terjadi di Indonesia, mengakibatkan banyak korban jiwa dan juga membuat perjalanan kereta api terhambat. Seperti, tabrakan kereta api dengan kereta api, kereta api menabrak kendaraan lain atau menabrak manusia. 


Peristiwa kecelakaan kereta api yang paling besar dan masih teringat dalam masyarakat adalah peristiwa bintaro atau tragedy bintaro di tanggerang pada tahun 1987. Kecelakaan kereta api Bintaro 1987 merupakan kecelakaan kereta api yang dahsyat, yaitu terjadinya tabrakan kereta api ekonomi patas jurusan tanah abang dengan kereta api ekonomi cepat jurusan rangkasbitung dalam satu jalur. 


Dalam kecelakaan tersebut tercatat sekitar 150 penumpang meningggal dunia dan lebih dari 300 penumpang mengalami luka-luka. Setelah dilakukan penyelidikan, penyebab kecelakaan kereta api tersebut adalah karena human errors (kesalahan manusia), karean petugas lalai dalam memberikan sinyal aman bagi kereta api. 


Penyebab kecelakaan kereta api selain karena faktor kesalahan manusia, bisa juga karena pelanggaran dari pengguna jalan, tidak adanya palang pintu pada perlintasan kereta api, rem kereta api blong, besi bantalan rem hilang, tanah longsor dan persinyalan. Berikut ini adalah penyebab kecelakaan kereta api yang umumnya sering terjadi:  


Kecelakaan kereta api di Bintaro


  • Kesalahan manusia 

Kecelakaan kereta api ini terjadi karena pegawai kereta api tidak mengikuti standar operasional prosedur dengan benar, mengantuk atau tertidur, serta pengaturan tugas yang kurang bagus sehingga petugas kelelahan.


  • Pelanggaran pengguna jalan 

Pengguna jalan tidak disiplin dan tidak sabar, mereka menerobos palang pintu perlintasan kereta api yang hampir ditutup. Mereka memaksa untuk tetap melaju meskipun sirine telah berbunyi, dan ketika mereka melewati perlintasan kereta api tanpa mereka duga kereta datang lebih awal. Atau ketika mereka melewati rel kereta tiba-tiba kendaraan mereka terhenti, hal ini karena adanya medan magnet pada rel kereta api yang dapat mematikan mesin kendaraan yang meli ntas, sehingga terjadilah kecelakaan.


  • Tidak adanya palang pintu 

Masih banyak perlintasan kereta api yang tidak ada palang pintunya dan bahkan tidak adanya penjaga perlintasan kereta api. sehingga pengguna jalan kesulitan untuk mengetahui ada tidaknya kereta yang akan melintas.


  • Rem kereta api blong 

Terjadi karena perawatan kereta yang kurang bagus, sehingga rem kereta api menjadi kurang kuat daya pengeremannya atau rem blong. Rem blong membuat masinis tidak bisa menghentikan laju kereta api, dan kereta api tidak dapat berhenti sampai akhirnya terjadi tabrakan.


  • Besi bantalan rel hilang 

Rel adalah tempat roda kereta api yang terbuat dari logam meluncur saat melaju. Pencurian besi bantalan rel kereta api untuk dijual atau dengan tujuan melakukan sabotase, akan berakibat fatal dan membahayakan. Besi bantalan rel kereta api berfungsi untuk mengikat rel supaya bisa lurus dan sama jalurnya. Bila rel kereta tidak ada pengikatnya, maka bisa membuat kereta api bisa keluar dari jalurnya rel, sehingga bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan.


  • Tanah longsor 

Tanah tempat penyangga perlintasan rel kereta api mengalami longsor dan amblas. Sehingga membuat kereta api yang melintasi rel tersebut anjlok terguling keluar dari jalur rel.


  • Persinyalan 

Persinyalan berfungsi untuk mengatur dan mengontrol pengoperasian kereta api, bisa berupa warna atau bentuk dan ditempatkan pada lokasi-lokasi tertentu. Kesalahan membaca sinyal atau kerusakan persinyalan dapat mengakibatkan kecelakaan kereta api.


Kereta api di Indonesia



Bagaimana Rasanya Berada Dalam Kecelakaan Kereta Api?



Kereta api selama ini dianggap sebagai transportasi yang nyaman walaupun kereta api selalu bergetar saat berjalan. Lalu, bagaimana rasanya berada dalam tabrakan kereta api? 


Siapapun tidak pernah punya keinginan untuk mengalami kecelakaan dalam kerata api. Dan bila mengalaminya itu merupakan suatu peristiwa yang sangat mengerikan dan menakutkan yang tidak akan terlupakan seumur hidup. 


Tabrakan yang keras dan cepat membuat kereta oleng dan terguling, orang-orang dan benda-benda berjatuhan ke kanan dan ke kiri bahkan saling bertumpukan, gerbong kereta ringsek, besi-besi berserakan. 


Orang-orang yang masih hidup menjerit ketakutan dan panik ditambah suara tangisan. Akal dan pikiran saat itu seakan terhenti dipenuhi oleh rasa takut dan panik yang tak terkira, sehingga tidak bisa berbuat apa-apa hanya hati yang berbicara pasrah dan berdoa semoga segera datang pertolongan yang akan menolong dan menyelamatkan. 


Melihat ke sekeliling banyak penumpang-panumpang lain yang tergeletak dan terhimpit dengan kondisi yang sangat mengerikan membuat hati semakin panik dan ngeri, berusaha keluar dari gerbong pasti tak akan mampu karena keadaan diri yang terhimpit oleh kursi penumpang, pintu darurat nampak jauh untuk dijangkau dan keadaanya terbalik. 


Tidak lama kemudian terdengar suara tim penolong datang mendekati dan mulai saling berteriak minta tolong agar segera mendekat dan menolong dari musibah ini. Dan mereka membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.  


Dampak kecelakaan kereta api

Cara Meminimalisir Kecelakaan Kereta Api


Kecelakaan kereta pasti menelan banyak korban jiwa dan menghambat jadwal jam perjalanan kereta api yang lainnya. Untuk menghindari korban yang lebih banyak lagi, maka diperlukan adanya usaha dan kesadaran dari semua pihak, baik pemerintah, manajemen dan pegawai PT. KAI, maupun masyarakat sekitar dan juga pengguna jalan. 


Usaha-usaha tersebut antara lain:


  • Adanya penerapan disiplin kerja bagi pegawai kereta api dengan cara pemberian sangsi yang tegas dan penghargaan . 
  • Pengguna jalan yang melanggar atau menerobos palang perlintasan kereta api harus di beri sangsi  
  • Harus ditingkatkan perawatan dan pemeliharaan terhadap infrastruktur kereta api, dan diadakannya pembaharuan terhadap rel yang sudah tidak layak digunakan. 
  • Pemasangan palang pintu perlintasan agar dilengkapi 
  • Membuat jembatan diatas perlintasan untuk pengguna jalan agar tidak melewati perlintasan rel kereta api. 
  • Masyarakat ikut serta mengawasi dan menjaga bantalan rel kereta api dari pencurian maupun sabotase.  
  • Aadanya petugas penjaga perlintasan kereta api 
  • Penerapan ATP ( Automatic Train Protection ), yang berfungsi untuk melakukan pengereman dan pengaturan kecepatan kereta. 

-


Kereta api merupakan transportasi massal, minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api harus diiringi dengan kedisiplinan dan kesadaran semua pihak. Sehingga tidak hanya sekedar nyaman tetapi keselamatan jiwa adalah yang utama. Terlebih kereta api adalah salah satu transportasi umum sehingga jika terjadi kecelakaan akan ada banyak jiwa yang bisa kehilangan nyawanya. 


Untuk itu, setidaknya kita sebagai manusia harus memperhatikan seluruh standar keamanan dan keselamatan walaupun kita hanya seorang penumpang. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda, terutama bagi para pengguna kereta api.

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang