Bagaimana rasanya memiliki kucing ragdoll?

Dilihat 241 • Ditanyakan 7 bulan lalu
1 Jawaban 1

Aku memiliki tiga kucing ragdoll darah murni, dua betina dan satu jantan. Selagi setiap kucing memiliki sifatnya tersendiri, mereka pastinya memiliki beberapa ciri khas yang sama yang kuhubungkan dengan keturunan mereka.

  • Meskipun berambut panjang, mereka secara relatif membutuhkan perawatan yang rendah. Kucing ragdoll tidak memiliki lapisan bawah yang kaku seperti yang dimiliki banyak kucing lainnya, jadi mereka tidak merontokkan bulu cukup banyak, dan bulu mereka bisa benar-benar hanya dibandingkan dengan kucing Angora; halus, panjang dan sangat lembut. Kucing ragdoll betina ku merawat lapisan mereka dengan baik hingga aku hampir tidak pernah perlu menyisir nya. (Jantan perlu sedikit lebih perawatan karena ukuran mereka yang membuatnya sulit untuk merawat diri mereka sendiri.

  • Mereka itu BESAR. Ragdoll adalah ras dalam neger terbesar kedua setelah Maine Coon. Jantan lebih besar dari betina dan akan sering diatas 20-25 pon. Itu adalah serangkulan kucing yang cukup serius. Mereka itu berupa gumpalan, halus, dan masih cukup lincah.

  • Mereka bisa lebih mirip anjing daripada kucing terkadang. Kucing ku menyambutku di pintu, mengikutiku dari ruang ke ruang, berbaring didekatku di sofa dan di tempat tidur, menunggu diluar selagi aku mandi... dll, dll. Mereka menyukai boneka hewan dan mainan kecil yang mereka akan babwa dari ruang ke ruang. Salah satu dari mereka bahkan memainkannya. Kalau kamu mencari hewan yang lebih independen, ragdoll itu bukan untukmu; mereka ingin dan perlu BANYAK perhatian dan bermain.

  • Mereka itu sangat bersuara. Aku tidak yakin kalau ini adalah soal keturunan, tapi semua ragdoll yang kumiliki memiliki irama vokalisasi yang sangat menakjubkan. Mereka memiliki jangka kicauan, getaran suara, tangga nada, dan bunyi yang dapat bersaing dengan Siamese yang terkenal cerewet. Aku merasa sangat nyaman, walaupun yang lain mungkin lebih memilih ras yang lebih diam.

  • Mereka rentan terhadap masalah saluran kemih. Peringatan aman kalau ini adalah penyakit umum bagi ragdoll. Aku membiarkan kucing ku pada diet pencegahan yang bekerja secara ajaib, tapi lebih mahal dan hanya bisa didapatkan pada dokter hewan.

  • Mereka mungkin atau tidak mungkin sebenarnya menjadi lemas ketika kamu mengangkat mereka. Kurasa ini bergantung banyak pada kucing. Walaupun begitu, mereka itu merupakan hewan yang sangat lembut dan "berat" — mereka suka menjatuhkan diri ke lantai, biasanya mentolerir dirinya diangkat, dan tidak masalah disentuh atau dimainkan.

Mereka itu sangat lucu sebagai anak kucing. Tapi, kenapa kucing tidak? ;)

Terjawab 6 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang