Bagaimana rasanya menghadiri pernikahan orang yang kamu cintai?

Dilihat 1,3 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Itu bukan hal yang buruk, tapi itu menyakitkan, sangat sangat menyakitkan. Ini yang dulu terjadi pada saya - cinta pertama saya memutuskan saya karena saya gampang marah.Dia adalah sepupu saya dan seluruh sepupu saya yang lain tahu mengenai hubungan kami. Dia akan menikah dengan orang pilihan orang tuanya. Ketika saya mendengar berita itu, hal itu tidak mempengaruhi saya.


Tapi saya memutuskan untuk melihatnya sekali lagi sebelum pernikahannya, paling tidak dari jarak jauh dimana dia tidak akan tahu bahwa saya melihatnya. Dia mengenakan berpakaian dengan sangat menawan, saya sangat senang melihatnya berpakaian seperti itu, tapi tidak lama kemudian seorang pria (pengantin pria) berdiri di sebelahnya di atas panggung pernikahan, untuk beberapa menit, satu tidak tahu apa yang terjadi di sekitar saya.


Saya merasa otak saya tertusuk, lalu sepupu saya mengajak saya pergi dari situ dan saya berhasil mengendalikan diri saya dengan tidak menunjukkan perasaan atau emosi apapun. Lalu saya tidak kembali ke acara pernikahan dan memutuskan untuk tetap bersama sepupu saya di tempat makan. 


Beberapa menit kemudian, salah satu sepupu saya yang lain datang dan berkata, "Jangan khawatir, aku tahu betapi sulitnya ini untukmu", lalu air mata saya mulai mengalir tanpa bisa dikendalikan. Setiap momen yang saya lalui dalam hubungan kami muncul dalam pikiran saya seperti kilatan cahaya yang tiada henti.

Orang - orang melihat saya menangis dan datang untuk melihat apa yang terjadi pada saya. Saya tidak sanggup menghentikan air mata saya dan saya lari dari tempat itu. Saya beelari, lalu berjalan cukup jauh dari tempat itu dengan air mata tanpa tahu kemana arah saya berjalan. Baru setelah ibu saya menelepon saya sadar bahwa saya sudah berada dari dari tempat pernikahan. Saya lalu kembali dan duduk sebentar lalu meninggalkan tempat itu, saya bahkan meninggalkan kota itu pada malam harinya, membawa air mata dan kenangan dari hubungan kami. Jadi percayalah pada saya, rasanya sakit, sangat sakit, bahkan sekarang rasa sakitnya masih terasa.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang