Bagaimana rasanya menikmati clubbing (dugem) ?

Dilihat 231 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Rasanya enak!

Pengalaman bervariassi dari klub ke klub jadi aku akan memberikan rasa dari dua tipe klub yang umum yang aku sering kunjungi selama bertahun-tahun.


Klub Rock

Ini termasuk pasar yang ceruk di Manchester, di tempat ku hidup. ‘Rock World’ (yeah, merekaa menghabiskan waktu berpikir nama itu) adalah klub rock utama di Manchester sejak aku sering kesana. Sangat besar, gelap, dan jelek, dipisah menjadi beberapa ruangan yang berbeda yang memainkan jenis musik rock yang berbeda. Ada ruangan dengan gaya 70an lantai dance dengan warna-warni. Ada ‘ruangan utama’ memainkan rock yang mainstream. Lu dapat gambarannya lah.


Suasananya secara umum bersahabat dan banyak wajah yang bersahabat yang akan ada di situ, yang ditambahkan ke suasana bersahabat sebagaimana sering ketemu dengan kenalan dan ngobrol.

Semua disana sangat bergairah tentang musik, jadi hasilnya, lantai dance akan kosong dan terissi kembali setelah hampir semua lagi. Orang akan sering datang ke lantai dance, sudah setengah dane, jika lagu kesukaan dia dimainkan, yang membuat suasana menjadi asyik.


Saya menyebutnya lantai dance, karena begitulah, tapi biasanya berubah menjadi tempat yang berkerumunan (setidaknya di ruangan utama) penuh dengan anak berambut panjang melemparkan dirinya sendiri dan tidak peduli bagaimana penampakan merekaa. Saya seorang laki-laki muda yang canggung, tinggi, dan lumayan introvert, jadi pergi ke tempat di mana ga ada yang peduli bagaimana kamu dance atau bahkan memperhatikan, lumayan enak. Saya suka musik dan fakta kalau aku bisa berbaur di situ.


Klub house/techno.

Ini memiliki proposisi yang berbeda, kita biasanya datang saat ada DJ yang kita suka, jadi lebih ke arah gig.

Suasananya sangat berbeda dengan klub sebelumnya yang au deskripsikan dan bervariasi tergantung pada musik jenis apa yang dimainkan.

Biarku jelaskan; intinya house sering bersahabat, banyak senyuman dan pelukan yang acak, banyak obrolan dengan orang acak tentang sebagaimana hebat DJnya. Aman untuk dikatakan kalau ini karena mayoritas orang kena ekstasi, jarang ada antrian di bar!


Kalau techno sedikit berbeda, suasana tidak tenang, yang terkadang seru dan di peristiwa yang jarang sedikit mengintimidasi.

Ini karena techno menarik lebih hardcore dan sering segerombolan yang menyehatkan yang minum cola, yang kita ketahui membawa sifat ‘pengecut’ di antara orang-orang, yah...lu bisa bayangin lah!

Semua seru kok, kebanyakan orang suka karena mereka enjoy musiknya dan mencari waktu yang enak.

Terjawab 8 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang